
Warning"
Harap tau batas usia minimal 16+ ,jika pun yang membaca umur -16 harap jangan di contoh ataupun di tiru✋
Author tidak bertanggung jawab atas dosa pembaca karna author cuman menulis😂😮
Author.
*Arra kini sedang berjalan jalan bersama jihyun di taman yang dulu sempat terjadi kesalah pahaman.
Sambil memakan es krim, arra duduk menunggu jihyun yang membeli es krim yang kedua kalinya sedangkan ara sendiri satu pun belum habis.
"Noona apa kau mau lagi " teriak jihyun
"Boleh..aku ingin es krim full coklat, untuk nanti di rumah" ucap arra
Jihyun mengangguk lalu membalikan badannya kembali pada si penjual es krim.
Drrrtt...drrrttt..drrtt
"Ye,,yeoboseo?" ucap arra menerima panggilan yang masuk
"Bagaimana kabarmu sayang?"
"Aku baik, bagaimana denganmu"
"Appa baik, bagaimana kabar eomma dan jihyun"
"Mereka baik, bagaimana dengan jimin......-" putus arra
Lalu menghela nafas "-- juga seulgi" lanjutnya
"Mereka juga baik, "
"Ouh....bagaimana pernikahannya lancar?" ucap arra basa basi
"Ya...mungkin kau sudah melihatnya di TV, ataupun internet banyak orang yang menayangkannya bukan"
"Ah...itu benar,"
"Mianhae arra ..appa minta maaf tidak bisa berbuat apa apa"
__ADS_1
"Gwaenchanha appa, aku baik baik saja,"
"Kapan appa pulang?" lanjut arra
"Appa sekarang hendak berangkat untuk pulang mungkin larut malam appa akan sampai,"
"Baiklah..aku akan memberitahu eomma dan menyuruh supir untuk menjemput"
"Ne..baiklah..appa harus memutuskan panggilannya karna pesawat akan segera lepas landas"
"Ye ,,hati hati di jalan"
Jihyun yang baru saja kembali bingung sang ipar mengatakan "hati hati di jalan kepada siapa"..
lantas ia Bertanya "nugurang?" (siapa)
Arra tersenyum
"Ah...ini appa,, katanya nanti malam akan sampai disini"
Jihyun mengangguk tersenyum
"Baiklah...aku sudah membelikan es krimnya dan hari sudah sore..ayo kita pulang"
"Tentu, aku akan menemani mu noona" ucap jihyun
"Gomapta jihyun" ucap arra tersenyum lalu merangkul sang adik ipar*,
______////_____///
"Sayang...ku harap kau mengerti" ucap jimin saat tiba di hotel yang kedap udara,setelah mengunci pintunya
Hari menjelang malam, membuat jimin tidak sabar untuk melakukan aksinya dengan seulgi
"Apa yang kau maksud?" tanya seulgi
"Ayolah..kau sudah tau bukan apa yang ku ingin" ucap jimin mendekatkan tubuhnya pada sang istri
"Apa.park jimin" tanya seulgi lagi.
Sebenarnya seulgi tau yang dimaksud suaminya, namun ia mencoba mengulur waktunya agar dirinya bermain kasar dengan sang suami
__ADS_1
Ya..seulgi menyukai dimana jimin memperlakukannya kasar saat bermain di atas ranjang, mengikut sertakan barang barang untuk membuatnya merintih merasakan kenikmatan, walau terkadang sakit sampai pernah mengeluarkan darah yang bukan pertama kalinya, tapi seulgi hanya bisa menikmatinya dengan mengeluarkan desahan.
"Ayolah park seulgi..kau sudah sering denganku..jangan buatku haus akan dirimu" ucap jimin kesal satu tingkat
"Aku memang sering denganmu, dan aku tau banyak tentangmu sampai aku lupa apa yang biasa kau inginkan dengan ku" rayu jimin
Kini rasa jimin semakin kesal karna sifat lugu yang dibuat seulgi yang tidak merangsang kepekaannya, ia mendorong seulgi ke atas kasur ,
Seulgi tersenyum puas saat sorot mata jimin yang menajam mengarahnya, tidak tepatnya pada bibirnya
"Ayo lakukan apa yang kau mau" ucap seulgi memerintah jimin
Jimin peka akan rasa haus yang juga di rasa seulgi, kemudian ia mengangkat tangan seulgi dan menguncinnya Dengan pegangan tangannya..jimin sudah mencium bibir seulgi dengan rakus seperti kucing yang baru mendapatkan ikan
"Mmmfffttttfff...." lenguh seulgi
Tak lama kemudian jimin menciptakan bintik merah di sekitar leher seulgu sampai seulgi mendesah tak karuan
Setelah banyak meninggalkan bekas jimin beralih pada dada seulgi..membukanya dengan kasar, begitupun dengan cara memainkannya, memilin milin , menari puntingnya sampai seulgi menjerit, lalu mengemutnya tatkala terasa sedikit cairan merah keluar dari benda kenyal itu
Jimin tak peduli rasanya ia benar benar haus dengan tubuh seulgi, sampai di tahap terakhir jimin memuka CD pink milik seulgi menampakan belahan **** yang putih mulus,
Dengan cepat jimin mengeluarkan kejantanannya dan memasukannya pada lubang itu tanpa memberi jeda
"Ah...ah..mffftthh...jimi...n.." desah seulgi menahan sakit ketika jimin mengerakan pinggulnya
"Ah..ji..min..."
"Mmmmfftthh...ah..."
"Fasss...teer...ji..min."
"Ah...ah..mmffth..."
"Faster ji..min....fas...teerrrr...uh.."
Sesuai yang di pinta sang istri jimin mempercepat gerakan nya tanpa jeda
cucuran keringat telah membasahi tubuhnya.
banyak cara yang dilakuakn dalam bermain ranjang yang jimin lakukan seperti seulgi di atas jimin, dengan posisi 69, dan
__ADS_1
Terakhir yang jimin lakukan adalah menyuruh seulgi dengan memposisikan menungging lalu untuk memasukan kejantanannya dari atas