Me And IDOL_Perjodohan_ (Parkjimin)

Me And IDOL_Perjodohan_ (Parkjimin)
84.Jin Hyung


__ADS_3

jimin sekarang tengah bersiap , dengan menggunakan jas hitam di padu padan kan dengan kemeja putih..tak lupa dengan dasi panjang bergaris.


Bukan karna hendak ke kantor melainkan ke gedung pernikahan arra dengan hyung nya.


Sungguh sebenarnya jimin berat melangkahkan kakinya, tapi mau bagaimana lagi, jika mungkin setelah arra menikah jimin tak akan bertemu lagi dengannya,


Awalnya jimin hendak ke daegu sehari setelah jihyun  mengirimkan lokasi tempat tinggal arra, tepatnya setelah pulang kerja


Niat hatinya hatinya ingin meminta rujuk , dan kembali lagi bersama arra, karna rasa tanggung jawab terhadap kehamilan arra sekaligus sang sangat menyesal karna ucapannya.


namun saat hendak ke kantor jin hyung mendatangi rumahnya,


**Flashback onn


"Baiklah...aku harus berangkat ke kantor " ucap jimin saat selesai dengan sarapannya dan di beri anggukan oleh jihyun dan juga seulgi


"Sayang,,,appa berangkat kerja dulu....kamu yang baik yah" ucap jimin berbicara pada anaknya itu yang di pangku sang istri


"Nee..appa kalau pulang jangan lupa bawa sesuatu" ucap seulgi menirukan suara park jihoon nama anaknya


"Pasti....baiklah..appa akan pergi sampai nanti" ucap jimin dan sekilas mencium kening seulgi


Jimin melangkahkan kakinya keluar, untuk pergi kekantor tapi saat hendak membuka pintu, ia  sontak terkejut sekaligus senang karna apartemennya di kunjungi hyung yang ia rindu kan


"Ah...hyung" ucap jimin tersenyum


"Eoh..jimin,, lama tak bertemu" ucap jin


"Nee..hyung,, ayo masuk" ucap jin menuntun jin


Hyungnya mengikuti lalu duduk di sofa saat jimin menitahnya sebwlum pergi kedalam


"Loh kenapa balik lagi" tanya seulgi


"Nee..hyung " tanya jihyun


Jimin tersenyum..


"Ada jin hyung di ruang tamu,, ayo kesana" ucap jimin mengajak seulgi dan jihyun ke depan

__ADS_1


"Eoh" ucap jihyun singkat


"Ajhuma..tolong bawakan minuman ke ruang tamu" teriak jimin ketika melihat pembantunya yang sedang mencuci piring


"Ne...tuan" balasnya.


Dan setelah itu jimin pergi kembali bersama seulgi ke depan menuju ruang tamu, namun tidak dengan jihyun


"Woah..seulgi..kau sudah melahirkan" ucap jin terkejut kala seulgi datng bersama jimin membawa bayi


"Nee...baru saja empat hari yang lalu aku melahirkan" ucap seulgi


"Hyung....bagaimana Kabarmu" tanya jimin


"Ne..aku baik...bagaimana dengan kalian...? Ah...ku rasa aku tau jawabnnya kalian pasti baik bukan ,," ucap jin tertawa


"Aih...hyung..kau bertanya tapi kau yang menjawab" ucap jimin yang ikut tertawa bersama seulgi


"Hyung...bagaimana kerjaan mu sekarang,  apa lebih meng-asikan dari pada menjadi IDOL?" tanya jimin


"Ah..ku rasa aku lebih suka menjadi idol, ketimbang menjadi pengusahawan, yang kerjanya hanya menandatangani kontrak dan menghadiri meeting dengan pembahasan perusahaan" ucap jin


"Ya..kalau saja saat grup kita bubar aku memilih debut menjadi aktor, mungkin pendidikan ku tak sia sia" ucap jin tertawa


Begitu pun dengan jimin


"Silahkan tuan" ucap seorang ajhuma yang membawa minuman


"Silahkan hyung" ucap jimin memberikan segelas minuman


"Ya...kau benar kalau saja kau debut menjadi aktor pasti nama mu akan terdengar di layar televisi sama seperti yoongi hyung, hosoek hyung dan jungkook" ucap jimin lagi


"Jimin..bagaimana dengan perusahaan mu apa semua lancar" tanya jin


"Ya...syukurnya semua lancar dan berkembang pesat, " ucap jimin


"Kau sering bertemu dengan member lain?"  tanya jin


"Ani...aku sibuk, mereka pun sibuk, jadi aku tak sempat berkomunikasi ataupun sengaja bertemu" ucap jimin

__ADS_1


Seketika suara tangisan bayi terdengar


"Eh...ko nangis sayang...kamu aus yah..." ucap jimin melihat anaknya


"Cup..cup..cup.." ucap seulgi


"Sudah sanah..beri dia asi" ucap jimin


Dan seulgi pun menurutinya..


"Kau begitu menyangi seulgi" ucap jin


Sedangkan jimin tersenyum, tanpa berkata apapun


"Jimin-ah..sebenarnya aku keseni ingin menyampaikan sesuatu" ucap jin


"Apa hyung?" ucap jimin penasaran


Jin memberikan sebuah surat dengan berhiaskan pita merah di depannya


"Aku akan menikah...dan maaf...aku menikah dengan arra" ucap jin


Dan bersamaan dengan itu jimin menatap surat undangan sambil membaca nama Kim Seokjin dan Kim Arra yang tertera di depannya.


Sungguh...bagaikan ribuan duri yang tertancap dihatinya


"Baiklah..jimin aku tak bisa lama karna aku harus menyebarkan undangan ini" ucap jin


"Jimin-ah..apa kau baik baik saja" tanya jin kemudian setelah melihat jimin yang diam tertegun


Jimin terkesiap kala pundaknya di tepuk sang hyung


"Ah..nee hyung gwaenchanha..aku pasti datang" ucap jimin tersenyum (palsu)


"Baiklah,  aku harus pergi sampai jumpa" ucap jin..


Flashback off**


VOTE , LIKE DAN KOMEN NYA READERS JANGAN LUPA INI MASUK BAGIAN AKHIR

__ADS_1


__ADS_2