
Hari menjelang malam. Aku melirik jam dinding yang berada di kamar halmoeniku, menujukan pukul tujuh.
"Halmeoni-ah..aku harus kekamar ,aku mau ganti baju ku dulu ,ini terasa berat di badanku. Dan sebentar lagi paratamu akan datang,,aku harus siap siap"--ucapku
"Nee...buatlah diri mu secantik mungkin"
"Baiklah..halmeoni-ah jika capek disini saja istirahat,jangan kemana mana..,kalo tidak halmeoni jatuh sakit lagi"
"Nee...cucuku memang baik ,sudah sanah cepat persiapkan dirimu "
"Baik,halmeoni-ah aku tinggal dulu" ucapku sambil menutup pintu kamar nenek.
Aku lihat kebawa eomma dan appa ku sedang sibuk dengan para tamunya,
Aku bergegas kekamar, dan ku dapati jimin yang tengah tertidur pulas di kasur.
"Aishh..aku pikir dia sudah siap siap menyambut para tamu,"batinku
Ingin rasa aku membangunkannya,karna tamu sudah berdatangan..ahh tapi sudalah Mungkin di capek sejak tadi siang dia terus menyambut menyambut para tamu,,
Aku dengan percaya dirinya Melepaskan pakaian ku dan menggantinya...
"Aaaahhhhhhhhhh"aku berteriak
Siapa tidak aku kira orang berbaring dikasur itu benar benar tidur ternyata dia hanya pura pura....
"Aishhhhh...kau ini kenapa hah?"-ucap jimin datar
"Kau-kau sejak kapan bangun"
"Siapa? Memangnya aku tidur,aku hanya memejamkan mataku saja"~~jimin dingin
"Aishh..menyebalkan.."
"Kenapa?,,lagi pula aku tidak tertarik pada dirimu ..mana mungkin aku menjamah mu"--jimin masih dengan nada yang sama
Apa dia bilang tidak tertarik pada diriku..berarti dugaan ku benar dia terpaksa menikah dengan ku...
"Kau, jika tidak menyukai ku knapa kau menerima pernikahan ini?"
Dia tersenyum miring
"Jika bukan karna eommaku ..mana mau aku menikah dengan seorang pelayan sepertimu"
__ADS_1
Aku hanya bisa diam..mendengarkan perkataan nya..ternyata biasku yang ku kagumi membenciku..
Tak lama kemudiaN suara pintu di ketuk dari luar...menyadarkan ku dari lamunanku
"Arra-ah..apa kau sudah selesai"~~eomma
"Belum eomma,,bentar lagi" teriakku dari dalam
"Baiklah,, jangan terlalu lama.tamu sudah berdatangan.."
"Ne oemma.."
Aku pun kembali melanjutkan kegiatan ku yang tertunda..aku berusaha tidak memperdulikan jimin maupun perkataannya
"Tuhan jika aku harus sakit karena keluarga ku baiklah..tapi beri aku kekuatan dalam menjalani hubunganku dengan nya"--arra
.
Aku keluar dari kamarku menghampiri para tamu undangan ..lagi lagi pandangan para tamu tertuju padaku..kecuali dia...siapa lagi yang membenciku??di masih fokus berbicara dengan rekan membernya,,walaupun mata rekannya tertuju padaku orang itu adalah Taehyung..
"Hay sayang....kau begitu cantik malam ini" puji eomma park
"Ah..eomma bisa aja" ucapku tersipu malu
"Eomma emang gx salah pilih jadiin kamu menantu,semooga kamu bisa jadi istri yang baik buat jimin yah..jangan tinggalin jimin walaupun dalam kondisi ataupun masalah apapun"sambil tersenyum
Di sela sela pembicaraan kami ayah park menghampiri kami
"Arra-ah dimana suami mu?"tanya nya
"Itu di sana ppa"ucapku sambil menunjuk dimana posisi jimin tadi berada...tapi yang aku dapat hanya ke enam member bts ,,
"Mana sayang?"--ayah park
"Tadi disana appa," sambil menunjuk arah tersebut
"Ya sudah,kalau kamu bertemu dengan suamimu..tolong suruh ke appa yah, apa ada disana"--ucap ayah park sambil menunjuk posisinya nanti
Kemana dia???--batinku..
Akupun memutuskan untuk menghampiri ke enam member itu dan dengan gugup bertanya pada mereka .kenapa gugup
Jelas gugup karna aku menghampiri idol ku
__ADS_1
"Hay" sapa ku pada mereka
Sontak mereka diam terkejut ,terlebih lagi dia..kelima member itu memandanginya siapa lagi kalau bukan jin
Dan jin hanya diam memanatapku..
"Hay"--balas taehyung memecah keheningan dengan senyuman kasnya
"Noona kau cantik sekali"-- puji hoseok
"Ah,,,geugeoseun?"ucapku tersipu malu(benarkah?)
"Nee...kau berbeda dengan saat itu"--ucap jungkook
Aku hanya tersenyum
"Ada apa Noona kemari"tanya namjoon
"Ahh..ani aku sedang mencari jimin-ah,apa kau melihat nya?"
"Oh ..tadi di bilang padaku dia kekamarmu, untuk mengambil sesuatu"
"Ouh.geulaeseo..joh-eun gomawo"
Saat hendak pergi langkah ku terhenti,,jin....jin menahan ku..
Aku gugup,ditambah member lain yang menatapnya bingung..lagi lagi jantungku berdetak lebih dari biasanya..
"W--w-wae?"--tanyaku.
"Aku ingin bicara" ucap jin
"Nanti saja aku ku hubungi mu kembali, aku harus mencari jimin..ayahnya mencarinya.."
Seketika tangannya melepaskan tanganku..
"Baiklah"ucapnya.
Aku pun tersenyum ,dan pergi menuju kamarku menemui jimin....
"Ahhh.. jimin... Ayolah.."
**author
__ADS_1
kalian ..yang suka baca cerita ini jangan lupa vote and komenya,,
itu penting buat cerita kami๐ข**