Me And IDOL_Perjodohan_ (Parkjimin)

Me And IDOL_Perjodohan_ (Parkjimin)
29. Jungkook


__ADS_3

Author POv


Jimin baru saja bangun dari tidurnya selepas aktivitas panas semalam dengan seulgi..


Saat membuka mata ia melihat seulgi tengah menggunakan handuk di tubuhnya dengan ranbut yang bercucuran air di lehernya..dan itu membuat jimin meneguk ludahnya sendiri.


"Kau sudah bangun" ucap seulgi saat menyadari mata jimin menatapnya


"Ah..nee..kau sudah lebih dulu bangun" tanya jimin dan mendapat anggukan dari seulgi


"Apa kau tidak ke agensi sekarang huh" lanjut seulgi yang sekarang tengah mengambil handuk kecil untuk mengeringkan rambutnya


"Ani..aku sudah keluar...aku akan meneruskan perusahaan appa ku dan menikahimu,sesuai yang ku ucapkan dulu" jelas jimin


"Bagaimana dengan istrimu" tanya seulgi khawatir


"Tenang saja..di luar sana tak ada yang mengetahui kalau aku sudah menikah,jadi itu akan aman aman saja"


"Baiklah..aku percaya padamu jadi kapan kau menikahi ku" tanya seulgi menghampiri jimin di ranjang,


"Secepatnya sayang" balas jimin tanpa aba aba seulgi pun mengulum bibir sang kekasih dan sambut pula, namun cepat, sampai jimin kewalahan di buatnya


๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ


Di sisi lain arra mendengar siulan burung juga gemuruh suara aktivitas sesorang diluar ruangan lalu Ia mengerjapkan mata ,menetralkan sinar yang masuk, sampai ia memutuskan membuka matanya


baru saja bangun dari tidurnya setelah semalam ia tertawa bersama seokjin juga jungkook yang selalu membuat lawakan.


Salah satunya yang membuat dirinya tertawa adalah saat jungkook pada akhirnya ikut makan setelah ia mengatakan jika 'ia tidak akan makan karna perutnya sudah terisi Penuh' itu di sebabkan karna seokjin yang menggodanya dengan makan makanan dengan lahap.


Pandangan yang ia lihat saat membuka matanya yakni seokjin dengan tidur dikursi sambil menggenggam tangan kanan arra, lalu ia mengedarkan pandangannya lagi setelah mengusap pucuk kepala seokjin


Dan ia mendapatkan jungkook yang tertidur di sofa yang berada di sudut ruangan, dengan TV yang menonton dirinya.๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚. Juga selimut yang membalutnya


Arra masih mendiamkan lengannya yang di genggam seokjin..entah dirinya merasa tanpa status pun seokjin begitu perhatian padanya berbanding terbalik dengan suaminya.


Lalu tangan arra kembali berdiri mengusap puncuk rambut seokjin dengan tangan kirinya. Sampai suster yang ditugaskan untuk memeriksanya setiap hari terkejut ditambah lagi dengan keberadaan jungkook..arra menyadari keberadaan sang suster lalu ia menatap suster dengan memberi kode 'jangan berisik',suster itu mengangguk tersenyum , ia kemudian menghampiri arra dengan buku dan nampan berisikan makanan. Ia mengecek keadaan infus sebentar, juga kantong darah memastikan kalau keduanya berfungsi dengan baik..setelah itu dengan suara randah ia berkata


"Aku akan kembali lagi nanti, seperti biasa membersihkan tubuhnmu" lalu ia kembali keluar dengan senyuman, dan dibalas dengan hal serupa oleh arra.


Untuk ketiga kalinya arra mengusap puncuk kepala sang ...... ???? Yang sempat tertunda.


Entah apa yang ia harus panggil untuk seokjin yang pasti ia sangat menyanginya,karna kalian tahu sebelumnya bukan.


Sambil mengusap rambut seokjin ..pikiran arra tertuju pada suaminya, yang di luar sanah sedang apa? Dan bagaimana keadaannya? Semalam dirinya mendengar pernyataan dari jungkook kalau jimin sudah resmi keluar dari BTS. nama boyband yang membesarkan namanya sehingga ia dikenal di berbagai belahan dunia..


Arra sendiri tidak terkejut karna bebearapa hari lalu jimin memberi taunya.ah tepatnya sebelum dirinya kehilangan janinnya.


Tangan arra tercekat, seseorang tengah menahannya. Dan itu membuatnya terperanjat dari pikirannya, lantas membuatnya menoleh.


"Kau sudah bangun" ucap seokjin dengan senyuman..

__ADS_1


baru saja bangun namun kau tetap menawan oppa-pikir ara


"Hey..arra..kau baik baik saja huh?" tegur jimin


Arra terperanjat..lupa kalau seokjin sudah menyapanya dari tadi


"Ah..oppa...iya ..aku sudah dari tadi..maaf kalau tangan ku mengganggu mu" jelas arra dengan gelagap di awal ucapan


"Tidak..kau tidak menggangguku, hanya saja sura burung berikcau yang membangunkan ku" ucap seokjin


"Benarkah,,apa tidurmu nyenyak?" arra memastikan dan mendapat anggukan serta senyuman dari seokjin..


Jin melihat kebelakan memastikan jungkook,yang belum terbangun dan itu terbukti agaknya jungkook terlelap di mimpinya dengan selimut yang masih membalut juga tv yang masih menyala menayangkan berita seputar kondisi korea selatan.


"Kau sudah sarapan" tanya jin kemudian..


Arra menggeleng..


"Kenapa?..kau mau sesuatu" ucap seokjin mengusap punggung tangan kanan arra yang semenjak ia bangun belum ia lepas


"Ne..bisa kah kau belikan makanan untuk mu dan jungkook" pinta nara


Lagi lagi seokjin tersenyum,


"Baiklah tunggu disini aku akan membelikan makanan sekalian membeli baju ganti untukku dan jungkook"


Arra..mengangguk dan jin pun berdiri lalu mencium kening arra dengan penuh sayang Selepas itu pergi meleos keluar.


Mungkin jimin maupun mertuanya sedang sibuk-pikirnya


Ia melirik jam di dinding pukul 08:00 .seharusnya arra sudah membersihkan tubuhnya dengan kain yang di basuh air hangat, namun sang suster tak kunjung datang untuk melakukannya. Padahal dia menjanjikannya


"Mungkin ada pasien lain yang harus di urusnya" pikir arra


Meminta bantuan jungkook ia tak tega kalau harus membangunkan maknae itu dari tidur lelapnya


Mau tak mau arra membangunkan badannya dari ranjang lalu perlahan menurunkan kakinya ,, ia mulai berdiri berharap kakinya mampu menopang tubuhnya..namun sayang ia terjatuh sampai menimbulkan suara. Arra meringis kesakitan karna kakinya terkili


"Ah.... Bodoh...seharusnya aku memegang tiang infus" gumanya


".kau tak apa apa?" tanya kookie yang baru bangun dari tidurnya


Lalu membantu arra berdiri kembali berbaring keranjangnya


"Ah...kookie mianhae aku mengganggu tidur mu" ucap arra dengan nada sedih


"Ah...tidak,ย  apa yang hendak kau lakukan sampai terjatuh?" tanya jungkook kemudian


"Benarkah...mmmm...aku hanya ingin mengambil kain dan air hangat untuk membasuh bagian tubuhku" jelas arra yang kini berbaring


"Aish..Kenapa kau tidak membangunkan aku...," ucap jungkook

__ADS_1


"Aa..aaku hanya tidak ingin mengganggumu" __nara merunduk


"apa gunanya aku disini jika kau tidak meminta bantuanku" jelas jungkook


"Dan sekarang noona diam , kaki mu terkilir aku akan mengambilkan kain dan air hangatnya" lanjut jungkook


Arra mengangguk lalu diam menunggu jungkook mengambil kain dan air hangat..


Tak butuh waktu lama jungkook sudah kembali, ia menaruh mangkuk kaca besar yang berisikan air hangat dia atas nakas dan perlahan ia mencelupkan kainnya


"Maaf.aku akan membantumu" ucap jungkook


"Ani..aku bisa sendiri" tolak arra


"Tidak ..sekarang Berikan tangan mu sekarang" pinta jungkook


Mau tak mau ia mengalah menjulurkan tangangannya untuk jungkook yang menyapu kulit dengan kain .


Arra menatapnya diam melihat jungkook yang membersihkan tangannya begitu lembut


Lalu membuka suara saat jungkook meraih tangan yang lain


"Maaf..aku merepotkan mu" lirih arra


"Tidak..aku senang jika membantumu" timpa jungkook


"Maaf ...seharusnya kau cuti bukan..tapi kau malah mengurusi ku" ucap lirih arra kembali


"Tidak ..noona..sudah diam, jangan mengucapkan maaf lagi.. biarkan aku membantumu" ucap jungkook


"Kookie...apa kau melakukan ini apa karna kau kasihan"


Ucapan arra mampu membuat jungkook diam lalu menatap arra..ia bingung harus apa yang ia katakan


Pintu terbuka seokjin telah kembali dan itu membuat jungkook mengalihkan pandangannya pada hyungnya


"Ada apa ini?" tanya seokjin terkejut


Kebetulan hyungnya bertanya seperti itu .jelas jungkook dapat mengalihkan pertanyaan arra dan membalas pertanyaan seokjin


"Ini hyung..noona tadi jatuh" timpal jungkook


"Benarkah..kau tidak apa apa arra?" tanya seokjin menghampiri sambil menentrng dua plastik ber merk toko yang ia kunjungi


"Anii...aku baik baik saja hanya saja.kaki ku sedikit terkilir" balas arra


"Kau bilang baik baik saja saat kaki mu terkilir yang benar saja" seokjin menaruh barangnya lalu menghampiri jungkook yang masih melakukan aktivitasnya mengelap pergelangan tangan arra


"Kookie..sebaiknya kau mandi sana, aku sudah membelikan baju dan keperluan lainnya, biark aku saja yang meneruskan kegiatan mu" ucap seokjin


Dan mendapat anggukan dari yang di titah..

__ADS_1


Seokjin kini tengah mengusap kain hangat diarea wajah sang pasien , sedangkan jungkook berjalan menuju kamar mandi yang ada di sudut pojok ruangan yang di tempati arra.


__ADS_2