
Arra melangkahkan kaki dengan pelan menyusuri jalan menuju halte bus.sambil menangis.saat ini ia memilih untuk pergi ketaman yang kurang lebih jauhnya 2 km dari apartemen jimin dan kebetulan juga 500 m dari kediaman mertuanya, dengan tujuan berharap bisa menenangkan pikirannya dari tekanan yang di dapatnya,
Karna tidak mungkin bukan jika arra datang kekediaman dengan mata sembab.
Sampai di taman arra menjatuhkan bokongnya di kursi taman yang kosong yang berada di pojokan , walaupun banyak pengunjung tapi ia merasa sendiri di taman ini.
Ia merundukan kepala mengingat yang terjadi selama usia pernikahannya yang sudah menginjak tujuh bulan tak ada perubahan..
Ditambah lagi sikap jimin yang menjadi jadi..membuatnya semakin merasa stress berada di rumah
"Hye...." sapa seseorang
Dalam keadaan masih merunduk Arra yang yang mendapati sepatu di depannya lantas mendongak melihat siapa yang menyapa
"Kookie" ucap arra terkejut, dia dapat mengenal suara lelaki itu walaupun wajahnya nya tertutup masker juga topi
"Apa yang kau lakukan disini?" lanjutnya sambil menghapus air matanya
Jungkook tersenyum, lalu duduk di sebelah arra yang menatapnya penuh tanya
"Aku hanya menikmati waktu senggangku disini" ucap jungkook tersenyum
"Dan arra..kenapa kau disini?,seharusnya kau beristirahat bukan" __jungkook berbalik bertanya
Bagaimana aku bisa beristirahat dengan tenang kookie, sedangkan saja pikiran ku terus berkecamuk"__batin arra
Arra tersenyum menutupi apa yang terjadi
"Aku juga sama sepertimu, jika aku di rumah terus aku merasa bosan"
"Oh..yah?..tapi ku rasa kau bohong?" tanya jungkook
๐๐๐๐
__ADS_1
Disisi lain jimin sedang menyetir menuju kantornya, untuk persiapan pergi ke paris dua hari lagi , ditambah persiapan menikah dengan seulgi harus mengurus dokumen yang di perlukan
Perusahaan park hoesa terletak satu 1 km dari rumah orang tuanya otomatis ia melewati taman . dan berarti 3km yang ia harus lewati.
Tepat berada di area jalan itu jimin memperlambat kemudinya dan melirik sekilas keadaan taman yang terlihat ramai, seketika jimin mengingat dimana ia pertama kali bertemu dengan seulgi
satu tahun yang lalu, dimana jimin menemukan seulgi dalam keadaan menangis , jimin tertarik mendekatinya karna dulu waktu acara comeback BTS dirinya menemukan wanita itu bersama gril groupnya,yang juga Melakukan comeback, sampai dimana jimin merasa butuh refresing untuk pikirannya dan taman yang tak jauh dari rumah orang tuannya menjadi pilihan.
Dan siapa menyangka pertemuan yang tak sengaja akan berakhir bahagia dengan menikahnya dengan seulgi.
"Ya tuan..ada yang perlu saya bantu" suara seseorang terdengar di sebrang sana melalui handphone jimin
"Ya..tolong siapkan dokumen dokumen, yang nanti saya bawa keparis"_ucap jiimin
"Baik tuan" balasnya
Sambungan terputus dari memanggil sekretarisnya,
Jimin mengurungkan niatnya untuk pergi ke kantor hari ini..
Jimin meminggirkan mobilnya dari jalanan, ia membuka jas yang ia pakai lalu memakai kacamata hitam dengan topi karna walaupun dirinya sudah bukan idol tapi tetap saja orang orang akan mengenalinya, yang bisa di sebut dengan mantan boyband BTS
Jimin tidak mau saat ia bernolstagia terdapat hambatan dari orang orang yang meminta foto dengannya.
Jimin turun dari mobil, lalu melangkahkan kakinya menuju pusat taman yang terdapat air pancuran berhiaskan patung yunani dengan sayap juga panah yang menjadi penghias patung itu.
"Sebaiknya aku menelpon seulgi untuk menambah momennya lebih berarti bukan" _pikir jimin
Setelah itu jimin pun mengambil ponsel di sakunya untuk menelpone calon istrinya
"........"
"Sayang bisakah kataman saat dulu kita bertemu"
__ADS_1
"........"
"Baiklah..aku akan menunggu mu di sini"
Setelah menelpone seulgi jimin mencari tempat untuk duduk menunggu seulgi, hampir semua kursi taman ditempati pasangan beragam usia, kadang anak kecil juga berada di taman ini karna terdapat taman bermain di sebelahnya,
Pandangan jimin tertuju pada kursi taman yang kosong yang berada di pojokan yang di sebelahnya terdapat pasangan.
Jimin menghampirinya untuk duduk disana tanpa memperdulikan pasangan yang berada di belakang sisinya
Sampai akhirnya seulgi datang dengan wajah tersenyum membuat jimin ikut tersenyum
"Sayang,, apa kau menunggu lama"tanya seulgi setelah cepika cepiki๐๐
"Ah...biarlah..yang penting kau disini" balas jimin
Jimin menganjak seulgi untuk duduk ,dan seulgi pun menurutinya
"Hye..sayang kau masih ingat pertama kali kita bertemu disini" tanya jimin
"Tentu...aku mengingatnya dengan baik.." ucap seulgi mengalihkan pandanganya dari wajah jimin menunjuk kursi yang di tempati pasangan
"Nah..tepat disana kau----" ucap seulgi terputus kala pandangannya menemukan sesuatu yang mengejutkan
"Syang ...bukan kah itu istrimu huh?" ucap seulgi
Jimin pun menoleh,kini pandangannya tertuju pada pasangan di sisi belakangnya
Yang sedang berpelukan.
"Arra" gumam jimin,
**Makasih buat readers yang baca, ya walaupun jumlah nya sedikit tapi aku bersyukur kalau ceritaku ini ada yng minat..sekali lagi makasih..๐๐๐
__ADS_1
Jangan lupa buat votenya, like and comentnya.๐๐
aku mau rilis ff aku judulnya the last love..yuk baca๐๐**