Me And IDOL_Perjodohan_ (Parkjimin)

Me And IDOL_Perjodohan_ (Parkjimin)
2 MOEUS?..,sasil-ibnida?


__ADS_3

Arra Pov


Sinar matahari menyinari Kamarku, membangunkan ku dengan paksa..


Aku mengambil segelas air putih yang ada diatas nakas ku dan pergi kekamar mandi untuk menyegarkan tubuhku.


Aku turun dari kamarku dan pergi kebawah untuk mencari sesuatu yang bisa ku makan..


"Arra ah kau sudah bangun?"


"Eoh, oemma,apa ada sesuatu yang bisa ku makan?"


"Eottoen, aku sudah membuatkan sandwich coklat untuk mu."


" wau,,mueos naneun uiji sobi-ah" (wow, mana aku akan memakanya)


Ibuku pun menyodorkan piring berisi sandwich coklat,,aku memakannya dengan lahap ya karna kemarin aku tak sempat makan karna aku kelelahan...


"Oemma"


"Mueos?" ibu meliriku (apa)


"Naneun , uiji chulgu?" (aku ingin keluar)


" e, mueos?" sambil menatap ku ( untuk apa)


" naneun, pil-yo jeulgil su bun-wigi busan ah" (aku ingin menikmati suasana busan)


" ya sudah ,hati hati"


"Chammsahamida eomma" aku tersenyum,


"Ye"


Aku pergi menyusuri jalan yang mungkin asing di mata ku,ya ini busan bukan seoul, mata ku tertuju di taman yang indah,aku melangkah kaki kesana dan tiba disana aku mendapati pertanyaan yang membuatku bingung


"Annyeonghaseyo" sapa seseorang di taman


"Annyeong" jawabku sambi tersenyum


"Kamu baru disini ya?"


"Ye,wae?"- arra (ya kenapa)


"Kamu putri dari ju aru-ah?"(nyonya arru)


"Ye,gwonli!" (ya benar)


"Ouh jadi kamu yang akan di akan dijodohkan itu?"


"MOEUS?..,sasil-ibnida?" aku diam kebingungan. ( APA?..benarkah?)


"Ya semua orang disini mengetahui itu"


"Oh.begitu,baiklah terimakasih sudah memberitahu ku"


"Apa? Kamu baru tahu?"


"Ye, aku baru tahu sekarang ibu ku tidak memberitahu ku sebelumnya"


"Oh begitu,,mungkin ibumu sedang memberi kejutan untuk mu"


"Mungkin"

__ADS_1


 


Setelah mendengar perkataan orang itu ,aku memutuskan untuk pulang dan menanyakan hal itu..apa kah benar??


"Ahh...tidak mungkin aku hanya ingin menikah dengan idola ku,aku gx mau kalo dijodohin!" batinku


Ya walaupun aku pikir itu sangat konyol...


Aku masuk kedalam kamarku untuk menenangkan diriku,


Aku menatap kaca jendela kamarku yang mengarah ke pintu gerbang, aku lihat terdapat dua mobil hitam dan putih yang mewah masuk ke pekarangan rumah halmoeniku,aku tertunduk memikirkan siapa yang datang, namun mobil yang berwarna putih pergi lagi dan menyisakan wanita cantik paruh baya yang keluar dari dalam nya,


"Siapa yang datang?,apakah itu tamu halmoeni? Atau tamu oemma?" batinku


Tak lama kemudian saat ku memperhatikan siapa yang datang ...ketukan pintu membuatku tersadar


"Arra\-ah, apa kau di dalam?"


Aku pun berjalan untuk membukanya dan ternyata ibuku,


" eoh?,wae oemma?"


"Percantik dirimu sayang" ibuku sambil tersenyum mengusap rambutku


" E,,,?" \( UNTUK?\)


" lakukanlah setelah itu kamu turun kebawah" sambil memberikan baju


"Pakai ini, rias secantik mungkin sayang" lanjutnya


Aku masih bingung dengan perkataan ibuku,aku aku tertegun memikirkan perkataan orang yang ku temui tadi di taman,  apa ini ada hubunganya??


"apakah ini ada kaitannya? Ah tidak mungkin" batinku


"Ara\-ah cepat ganti baju mu dan riaslah dirimu dengan cantik " ibu sedikit membentakku


Aku memakai pakaian yang tadi ibu berikan, dress mini pink dengan heels yang tidak terlalu tinggi dan rambut terurai..aku menatap tampilan ku di layar kaca,


Aku bingung dengan penampilanku ,ini beda dengan keseharian ku, aku tak pernah serapih ini,,


Tak lama kemudian pintu pun terbuka ,aku menoleh dan tampak ibu ku dibaliknya,


"Ara ah kau sangat cantik," puji ibuku


"Oemma," lirihku


"Ye?" ibu menatapku dengan tanda tanya


"Sebenarnya ada apa ini?" aku terlihat bingung


"Nanti kamu akan tau, ayo kita turun,mereka sudah menunggu" ibu ku merangkul ku dan menuntunku untuk keluar dari kamar ku...


 


Rasanya kepala ku ini ingin meledak memikirkan masalah ini


"Bagai mana kalau dia jelek?"


"Idiot?"


" atau apa gitu...?"


"Ahh...ya tuhan apa yang harus aku lakukan?, aku tidak mungkin menikah dengan orang yang belum ku kenali!"

__ADS_1


Menikah??


Iyah menikah...!!


Jadi tadi....


***Flashback on...


Aku keluar dari kamar ku dengan tuntunan ibuku...


Aku menuju ruang tamu rumah halmoeni ku,


Sampai disana ku dapati sebuah keluarga yang terdiri dari ibu dan ayah juga 1 anak laki laki yang kira kira berumur 15 tahun ,dan kulihat keluarga mereka diatas kelas keluarga ku, aku melihanya dari barang barang yang mereka kenakan saja ternama,,


"i..aigu,geuui ileum arra-ah" ibuku memperkenalkan ku dan menyuruhku untuk membungkuk memberi rasa hormat .(Ini anakku,namanya arra)


"Annyeonghaseyo" sapa ku


Dan memberikan pun membalasnya dengan senyuman


" cantik juga anakmu tuan aru -ah" ucap wanita paruhbaya yang sama sekali tidak seperti itu


"Ne,terimakasih"


Aku hanya tersenyum


"Nah, jadi kapan kita akan mengelar resepsinya?" ucap lelaki paruhbaya itu.


" dua bulan lagi" sahut appa ku


"Ok,jadi kita benar akan berbesan" jawab mereka antusias


"Muoes,susin? ,nugue??" ucap ku kaget bertanya pada ibuku (apa resepsi?,untuk siapa?)


"Untuk kamu sayang,mereka adalah mertua mu,kamu akan menikah dengan anak mereka" ucap appaku,


Mata ku membulat ,tak menyangka pernyataan yang tadi di berikan seseorang di taman tadi padaku kini menjadi kenyataan.


aku akan menikah??


"Aku, dengan dia" tanyaku sambil menunjuk anak laki laki itu


"Anni,,bukan dia, dia ini adiknya..dia masih sangat sibuk,jadi dia tidak bisa ikut" jawab perempuan itu


"Kamu akan bahagia dengannya sayang" ucap ibuku


"Bahagia bagaimana lelakinya saja aku tak kenal" batinku


"Oemma aku kan baru saja lulus sekolah,ijazah saja belum aku ambil" ucapku


"Sudah tenang aja" jawabnya dengan santai


Flashback off***


Aku pun terdiam entah apa harus yang harus aku lakukan ,


Halmoeni ku pernah berkata


"Aku harus mengikuti perkataan oemma dan appaku, kalo tidak halmoeniku yang akan memaksa"


"Aahhhhhh,ini sangat sulit" jeritku


 

__ADS_1


"Tuhan beri aku jalan"~ARRA


 


__ADS_2