
Author
Hari berlalu begitu saja dengan seperti biasa arra yang selalu menyiapkan keperluan suaminya, dan rasanya pertengkaran sudah menjadi tradisi di pagi hari
Sedangkan siang Seperti sekarang arra tengah membersihkan debu dari lemari yang berisikan hiasan berupa foto ,vas, patung, ataupun guci guci yang terpajang di area ruangan , memang lelah membersihkan apartement berlantai dua , jika saja ada pembantu mungkih arra tak usah capek mengelilingi setiap ruangan untuk di bersihkan..
Arra ingin menyewa tenaga Asisten rumah tangga tapi sayang arra tak cukuo keberanian untuk meminta ijin pada suami kasarnya.
Selesai dalam aktivitas nya kini arra tengah mengumpulkan pakaian kotor untuk ia londry,
Termasuk milik jimin.
Untuk itu ia menelpone meminta petugas londry untuk menjemput pakaian kotornya.
L
I
M
A
Menit kemudian suara bell masuk terdengar sampai kamarnya, dengan cepat melangkahkan kaki arra menuju pintu. Mungkin petugas laundry sudah datang -pikir arra
Namun, teranyata yang datang bukan harapannya
"Eoh. Eomma ...appaa" ucap arra setelah menemukan kedua orang tuannya berdiri menghadap halaman
Lantas yang di panggil pun menoleh., membalikan badan
"Bagai mana kabar mu sayang" ucap Eomma park mencium pipi kiri kanan arra ,sama halnya arra melakukan pada appa park
"Aku..baik ,, bagaimana dengan kalian"
"Kami baik..."
"Eh...ayu masuk" ajak arra dan di ikuti kedua mertuanya.
"Eomma..appa..mau minum apa?" tanay arra
"Apa saja..yang kau sediakan sayang"
Setelah mendengar penuturan dari sang mertua arra melangkahkan kakinya mengambil minuman serta makannan lalu menyugukannya pada mereka yang duduk di ruang tamu
"Kau sedang merapih kan rumah huh" tanya appa park
"Nee...appa"
"Arra-ah..kami ikut berduka cita, saat kau mengalami keguguran" ucap eomma park merangkul bahu arra lalu memeluknya
Tanpa sengaja arra menitikan air mata,karna saat inilah kesempatannya bisa berbagi rasa dengan orang yang menginginkan bayinya
"Tak. Apa,,eomma aku bisa memilikinya lagi nanti " ucap arra sambil menghapus air matanya
-so my parent already know_batin Arra
Eomma park masih memeluku dan appa park ikut mengelus punggungku memberi , kesabaran
Seketika arra melepas pelukan aang mertua dan menatapnya dengan penuh tanya
"Bagaimana kalian tau ini?"
Baru saja ingin membalas ucapan arra, pandangan mereka bertiga teralihkan pada sosok lelaki dan wanita yang masuk ke dalam
"Eomma..sudah datang ,," ucap lelaki itu..sedangkan wanita disampingnya tersenyum manis dengan ramahnya
__ADS_1
"Nee..jimin, apakah itu wanita yang akan kau nikahi ?" tanya eomma park
"What...? And In the reality last know"--- batin arra
"Benar sekali eomma" jimin oun menyikut wanita disampingnya untuk memperkenalkan diri
"Annyeongaseo, seulgi imnida" ucanya
Sedangkan eomma dan appa park, hanya tersenyum , itupun arra rasa tidak tulus.
"Lalu apakah arra mengijinkan nya?" tanya appa menatap arra dan di ikuti eomma
Jimin dan seulgi pun sama mmsperti eomma dan appa mentapnya ,tapi yang beda mereka memberikan tatapan yang tajam, tidak seperti mertuanya yang iba.
Saliva arra naik turun di tenggerokannya, sebenarnya ini menyakitkan ketika ditanya hendak di poligami,(aduh bahasanya author😂)
Jelas semua orang jika di tanya seperti itu akan menolak dengan menjawab 'tidak', tapi arra dengan berat hati menganggukkan kepala sebagai balasan pertanyaan appa, dengan tak lain ia berkata 'ya' menyetujui niat jimin
"Nee.oemma, appa, aku menyetujui niat jimin, jika itu membuatnya bahagia, tak apa" balas arra dengan suara bergetar
Ini benar benar sulit bagi arra,
Tapi arra hanya bisa memalsukan itu semua dengan senyuman tipis.
Sementara jimin ,seulgi dan kedua orang tuanya mengobrol arra pergi kedapur membuatkan dua minuman untuk jimin dan seulgi.
"Arra-ah"
Yang di panggil lantas menoleh mendapati eomma park tersenyum
"Kau yakin dengan keputusan mu" tanya nya
Dengan senyuman tipis arra menganggguk tak mampu berkata kata kalau tidak ia akan menangis
"Maaf,,kemarin saat kau keguguran ,eomma tak ada untuk mu" Ucapnya mendekatkan diri pada posisi arra,
"Gwaenchanhaeo. Eomma, aku baik baik saja selagi jimin bahagia"
Eomma park pun memeluk arra dengan sayang, arra pun membalasnya namun beberapa menit kemudian dirinya menanggahkan kepalanya untuk menatap sang eomma,
"Bagaimana eomma bisa tau, kalau aku keguguran, dan bagaimana bisa eomma tau jimin akan menikah lagi"
"Soal kamu keguguran , kemarin sore eomma tau dari jungkook saat pergi ke mall dengan appa" ucap eomma
"Lalu sepulang dari mall,Jimin datang kerumah,eomma pun menanyakan tentang keguguran itu pada jimin dan jimin mengiyakan katanya ,kamu terpeleset dari tangga,ia juga menceritakan kalau ia menghamili seulgi, dan eomma juga appa mau tak mau menginjinkannya, awalnya mama hendak mengunjungi mu saat itu juga .tapi hari sudah malam dan appa melarangnya"
Arra mengangguk paham, dan pasti mana mungkin jimin memberitahukan pada orang tua, kalau pun memberitahu ia akan berbohong seperti yang eomma katakan bukan?
"Baiklah..eomma, ayo kita ke dalam lagi, aku belum mengantarkan minuman ini" ajak arra dan mendapat anggukan dari sang mertua
"Mianhae sudah menunggu lama" arra menyimpan gelas di hadapan jimin dan seulgi
"Tak apa.." balas jimin dengen senyuman
'Two face'--arra
"Baiklah jimin, jika sanggup adil pada istrimu appa akan memberikan restu,"
"Tentu,, aku akan bersikap adil pada kedua istriku" timpal jimin dengan senyuman
Senangnya dalam hati🎶
Punya istri dua🎵__batin jimin (😂😂😂😂)
"Ya sudah..eomma dan appa akan pulang sekarang" ucap eomma park
__ADS_1
"Nee..eomma ...' ucap jimin dan mendapat anggukan dari seulgi juga arra
"Aku akan mengantar kalian sampai depan" ucap arra dan mendapat senyuman dari keduanya
Arra berjalan bersama keduanya, ia deberi nasehat terus agar sabar menjalani kehidupan rumah tangganya,
"Baik, baik sayang" ucap eomma park sambil berjalan menuju mobil nya..arra melambaikan tangan menunggu mobil putih itu berlalu ,
Setelah jauh tak terlihat oleh meata kepalanya arra kembali masuk kedalam rumah dan mendapati pasangan yang sedang bermesraan
Arra terus berjalan menuju kamarnya , berpura puar tidak melihat apa yang mereka lakukan,
"Arra-ah"
Langkahnya terhenti ketika jimin memanggilnya, dirinya menguatkan diri untuk menghadap jimin
"Bisa kah kau membereskan pakaian ku untuk besok" ucap jimin saat badannya telah menghadap jimin dengan seulgi yang tengah memeluk jimin
"Baiklah..berapa koper yang kau butuhkan" tanya arra
"Aku akan disana cukup lama , jadi kurasa dua koper cukup"
"Baiklah...aku akan mengemasnya dari sekarang, katakan barang barang apa yang kau butuhkan"
"Masukan saja pakaian yang sekiranya cocok untuk ku kenakan disana, selipkan tiga pakaian formal lengkap dengan jasnya ,"
"Baiklah...jika kau butuh apa apa temui aku dikamar" jelas arra lalu menhilang dari pandangan jimin
Jimin. Kini menatap sayang seulgi lalu Mencium bibirnya dengan lembut
"Aku sungguh tak sabar untuk besok" ucap seulgi
"Aku juga,,,aku tak menyangka jika pada akhirnya kita akan menikah" timpal jimin dengan senyuman bahagia.
"Itu juga karna kamu , jika saja kamu menjaga dia mungkin aku akan mencari lelaki lain ..walaupun itu sulit"
"Aish...aku hanya menyangimu sayang, mungkin akan sulit untukku mencintainya" jimin kembali memajukan bibirnya dan menatap seulgi sebelum melumat bibirnya
Arra. Yang turun kebawah mengambil koper di ruangan lain mempercepat langkahnya karna menyaksikan jimin dan seulgi.
Sampai sampai ia menambrak guci besar yang harganya belasan juta sampai pecah.
Dan itu membuat arra kaget sama halnya dengan seulgi dan jimin, yang beda arra menutup mulutnya yang berbentuk huruf 'O' sedangkan mereka membulatkan matanya.
"Bisa tidak kah kau berjalan dengan hati hati " omel jimin
"Mianhae, a..a.aku tidak sengaja"ucap arra gugup
"Cepat bersihkan,,aku tak mau rumah ku kotor"
"Eh..bukan kah setiap hari aku yang membersihkannya bukan,dan kau hanya bisa mengotori"
Jimin diam tak bisa membalas ucapan arra, karna mungkin ia merasa itu adalah faktanya,
**NOTE.
**sebelumnya author minta maaf karna kemarin author gx up, karna HP nya Lowbet karna malemnya dipke ngetik story, Trus kebutulan lagi mati lampu sampe sore...
tapi kali ini author gantiin up yang kemarin jadi agak banyak slidenya..
semoga aja tetep suka sama FF aku ini...khayalan aku sama jimin😂****
****dan maksih udah baca cerita aku
__ADS_1
I 💜 U. READERS😘😍😂****