Me And IDOL_Perjodohan_ (Parkjimin)

Me And IDOL_Perjodohan_ (Parkjimin)
66.euphoria


__ADS_3

Seminggu setelah kepergian eomma park  di makamkan , jimin kembali pada sikap dingin nya yang dulu..


Tidak menghiraukan ataupun memperdulikan arra, sudah beberapa kali ia meminta maaf namun tak kunjung mendapat balasannya.


Seperti barusan saja, arra meminta ijin untuk pergi ke  pusat perbelanjaan , jimin hanya diam , tak sepatah katapun yang keluar dari mulutnya untuk menanggapi sang istri. Jihyun meneguk salivanya ketika pembicaraan itu hanya terjadi sendiri yang di lakukan arra.


Jimin melirik jam tangannya yang menunjukan pukul 06:40


Dan melihat jihyun yang masih mengunyah makanannya dengan lahap


"Jihyun,, sebaiknya kita berangkat sekrang,,ini sudah siang " ucap jimin berdiri


Jihyun menatapnya lalu mengangguk, arra yang melihatnya langsung mengambil kotak makan


"Ini untuk mu,,jangan lupa dimakan" ucap arra pada jihyun


"Nee..noona..aku akan memakannya saat jam istirahat nanti" timpal jihyun


Setelah memberikan kotak makanan pada jihyun kini arra memberikan kotak makanan pada jimin


"Ini untuk mu" ucap arra ragu meletakan bekal di meja


..


..


..


Jimin berlalu pergi keluar ruangan untuk berangkat kekantornya,


Jihyun menatap iba pada sang ipar karna pemberiannya tak di hiraukan jimin.dan arra pun melakukan hal yang sama pada jihyun namun tersenyum menepis rasa sakit dihati..setelah itu pergi berlari kecil untuk menyusul jimin


"Jimin kau meninggalkan ini" ucap arra setiba di ruang keluarga , karna memang itu yang ia pikirkan.


"Aku tidak membutuhkannya " ucap arra


Arra menunduk lalu kembali kedapur..


"Noona.. Baik baik nanti di jalan" ucap jihyun saat mendapati wajah arra yang sedih, niatnya berbicara begitu guna menghilangkan pikirannya dari kejadian barusan


Arra langsung tersenyum selepas jihyun menatapnya


"Ah...nee aku baik baik saja" jawab arra seakan tau apa maksud sang adik


"Baiklah..kalau begitu aku akan pergi " ucap jihyun


"Nee....yang rajin belajaranya" ucap arra mengusap pucuk  kepala sang adik


"Nee..noona...sampai jumpa"ucap nya


"Yee"


Waktu berlalu, usai merapihkan meja makan dan mencuci piring,  arra kembali ke kamarnya,


Rindu....mungkin itu yang di rasakannya sekarang...siapa tidak biasanya ia sedang mengurus mertuanya tapi sekarang tak ada yang bisa ia lakukan selain apa yang di rencanakan sebelumnya.


Langkah kaki  arra kini menuju anak tangga berniat kekamar untuk mengganti pakaian yang akan ia kenakan untuk ke pusat perbelanjaan.


🐍🐍🐍🐍


"Kau bilang kau sudah melakukannya, kenapa kau malah membunuh si tua itu"


"Iya ..aku tau. Itu membuat bebanku berkurang untuk tidak memasok obat,, tapi dia bukan sasarannya"

__ADS_1


"Ya...baiklah...tapi lain kali kau tidak mengecewakanku"


"Tidak...jangan..kali dia bisa ku singkirkan sendiri"


"Yee...arraseo..."


Suara itu terdengar di bilik kamar yang di tempati seulgi..ia mendengarnya tak sengaja karna niat untuk keluar pergi dari kamar usai mengganti pakaiannya_


Arra bingung sendiri karna percakapan ataupun yang dikatakan seulgi sangat tidak biasa. Dalam hal lain ada yang tidak beres...


"Ah...mungkin ini hanya perasaan ku"-batin arra


Setelah itu arra kembali melangkahkan kakinya..pergi keluar belanja kebutuhannya


🐍🐍🐍🐍


Dua puluh menit berlalu kini arra tiba di pusat perbelanjaan yang ia sering kunjungi..


Seperti biasa arra melangkahkan kaki menuju toko yang menjual kebutuhan kulkasnya.


Saat berjalan menuju toko yang dituju arra melirik pada pusat kerumunan yang memnjadi daya tarik pengunjung


dengan jejeran banner yang memangpangkan nama juga wajah si penyanyi, seketika Suara lantunan musik menggema di ruangan ,


Neoneun nae salme dasi tteun haetbit


Eorin sijeol nae kkumdeurui jaerim


Moreugesseoi gamjeongi mwonji


Hoksi yeogido kkumsok ingeonji


Kkumeun samagui pureun singiru


Sumi makil deusi haengbokaejyeo


Jubyeoni jeomjeom deo tumyeong haejyeo


Bukannya berjalan ke arah tujuannya, tapi arra malah berjalan menuju arah suara yang bernyanyi


Arra tau itu lirik dari lagu apa, tau pula yang menyanyikannya Siapa.. Ini pertama kalinya lagi setelah sekian lama arra tak mendengar suaranya langsung.


Arra terus menerobos kerumunan yang diyakini fans penyanyi itu, ia sampe rela berdesakan untuk sampai di depan panggung dan bertatap langsung dengan si penyanyi


ya walaupun pengalan ketat tapi dengan begitu arra bisa tersenyum melihat teman yang dulu memperhatikannya.


*Jeogi meolliseo badaga deullyeo


Kkumeul geonneoseo supul neomeoro


Seonmyeong haejineun geugoseuroga


Take my hands now


You are the cause of my euphoria


Euphoria


Take my hands now


You are the cause of my euphoria


Euphoria

__ADS_1


Close the door now


When I'm with you I'm in utopia


Mujigaecheoreom jiwojin kkumeul chaja hemaet eulkka unmyeong gateun heunhan malgwa dalla


Apeun neoui nunbichi nawa gateun goseul boneun geol


Won't you please stay in dreams


Jeogi meolliseo badaga deullyeo


Kkumeul geonneoseo supul neomeoro


Seonmyeong haejineun geugoseuroga


Take my hands now


You are the cause of my euphoria


Euphoria


Take my hands now


You are the cause of my euphoria


Morae badagi gallajin daedo


Geu nugai segel heundeureodo


Jabeun son jeoldae nochi mara jwo


Jebal kkumeseo kkaeeonaji ma


Jeogi meolliseo badaga deullyeo


Kkumeul geonneoseo supul neomeoro


Seonmyeong haejineun geugoseuroga


Take my hands now


You are the cause of my euphoria


Euphoria


Take my hands now


You are the cause of my euphoria


Euphoria


Close the door now


When I'm with you I'm in utopia*


Lantunan lagu berhenti sampai habis..begitupun bibir arra yang berhenti mengikuti alunannya..


Sampai ia terlupa akan tujuannya kesini untuk membeli kebutuhannya dan arrapun memutuskan untuk pergi Dari area itu.


**VOTE , LIKE , AND KOMENT, MAKSIH UDAH STAN STORY INI...😊😊😊


LOVE U READERS💜💜**

__ADS_1


__ADS_2