Medina Al-Akhmaar

Medina Al-Akhmaar
Bab 35 Ucapan Terimakasih


__ADS_3

Wajah permaisuri Hindun tampak sangat tidak senang melihat keberadaan putri mahkota kerajaan AlHambra itu ada di kamar pribadi putri kandungnya.


Perempuan paruh baya itu lantas berucap dengan sarkas pada anak tirinya dengan tatapan mata tajam,


"Anda pasti sangat senang melihat putri Jasmine seperti ini." putri Medina Al-Akhmaar hanya tersenyum kemudian menjawab,


"Sesungguhnya anda tidak baik memberikan penilaian padaku seperti itu permaisuri. Anda tahu betul kalau putri Jasmine lah yang merencanakan ini semua dan akhirnya berbalik kepadanya."


"Aku tidak percaya putriku melakukan hal keji seperti itu. Ummi Maktum haruslah mempunyai cukup bukti dan saksi atas perbuatannya."


"Pelayan itu harus mendapatkan hukuman mati!" dada permaisuri Hindun naik turun karena emosi di dadanya.


Andai tidak menjaga etika di depan banyak orang mungkin ia akan mengacaukan isi kamar putrinya sendiri seperti kebiasaannya selama ini jika sedang marah.


"Tentu saja permaisuri. Semua pelaku kejahatan haruslah mendapatkan hukuman yang setimpal atas segala perbuatan mereka. Dimulai dari siapa yang merencanakan dan siapa yang melakukan."


Permaisuri Hindun mengepalkan tangannya dengan emosi yang siap kembali meledak. Ia merasa tersindir dari semua kejahatan yang selama ini ia perbuat untuk putri Medina dan ibunya permaisuri Sabrina.


"Tenangkan diri anda permaisuri. Yakinlah saja bahwa Allah sang penguasa jagat raya ini sesungguhnya tidak pernah tidur." putri Medina Al-Akhmaar melangkah mendekati ranjang putri Jasmine yang masih tidak sadarkan diri itu.


"Boleh aku menyentuh putri anda permaisuri?" dengan sopan sang putri mahkota itu meminta izin kepada orang yang melahirkan putri Jasmine sang pasien.


"Kalau niat anda untuk menolong putri Jasmine silahkan saja." jawab permaisuri Hindun tanpa mau memandang wajah anak tirinya itu. Putri Medina Al-Akhmaar tersenyum kemudian menyentuh pergelangan tangan adik tirinya itu.


Denyut nadi putri Jasmine ia rasakan sangat lemah begitupun denyut jantungnya. Sepertinya racun sudah menyebar ke seluruh tubuhnya. Meskipun begitu ia tetap bertawakal kepada Allah SWT. Segala ketentuanNya sudah jelas. Manusia hanya bisa berusaha dan berdoa.


"Pelayan, aku minta kalian menyediakan parutan jahe untukku sekarang juga!" titah putri Medina Al-Akhmaar kepada para pelayan yang selalu menyiapkan dirinya untuk mendapatkan tugas.


"Baik tuan putri," ucap mereka dan segera mengundurkan diri kemudian keluar dari kamar itu.


"Hey tunggu! putriku sangat tidak menyukai jahe. Jangan berikan itu padanya!" seru permaisuri Hindun dengan tegas. Ia berusaha melarang pelayan itu untuk melakukan perintah sang putri mahkota.


"Kalau penyakit putri Jasmine bertambah parah, maka anda harus bertanggung jawab putri Medina Al-Akhmaar!"


"Lanjutkan cari parutan jahenya sekarang juga!" titah Putri Medina Al-Akhmaar sekali lagi. Pelayan itu melanjutkan langkahnya ke arah dapur istana karena mereka lebih mendengarkan perintah sang putri mahkota kerajaan AlHambra itu.

__ADS_1


Tak lama kemudian mereka pun datang dengan membawa secangkir parutan air jahe. Putri Medina segera meminta pelayan untuk membangunkan tubuh lemas adik tirinya itu dan memaksa agar mulutnya terbuka.


Putri Medina Al-Akhmaar meminumkan air parutan jahe itu beserta ramuan yang sudah ia buat sebelumnya ke mulut putri Jasmine.


Lama mereka semua terdiam dengan harap-harap cemas menunggu reaksi dari obat yang diberikan oleh putri Medina Al-Akhmaar.


"Lihatlah apa yang anda lakukan pada putriku! Tidak ada perubahan dan anda sama saja dengan para tabib yang tidak berguna itu." seru permaisuri Hindun sembari mencoba menyingkirkan tubuh putri Medina Al-Akhmaar yang sedang berdiri menatap putri Jasmine.


"Uhukkkk uhukkkk uhukkkk," putri Jasmine tiba-tiba terbatuk-batuk kemudian mengeluarkan cairan hitam pekat dari dalam mulutnya. Keringat dingin juga bercucuran keluar dari seluruh pori-pori kulitnya.


"Alhamdulillah ya Allah." ucap putri Medina Al-Akhmaar sembari menyapu permukaan wajahnya dengan kedua telapak tangannya.


"Racun itu perlahan akan keluar melalui semua lubang yang ada pada tubuh putri Jasmine." ucap sang putri mahkota dengan wajah penuh syukur. Nampak sekali ia sangat lega karena melihat adik tirinya itu merespon dengan baik ramuan yang ia berikan.


"Jasmine kamu akan selamat putriku. Buka matamu nak." permaisuri Hindun segera mengguncang tubuh putrinya yang masih tak sadar itu dengan keras.


"Biarkan saja seperti itu permaisuri. Tubuh putri Jasmine sedang berusaha mengeluarkan semua pengaruh racun itu."


"Terimakasih." ucap permaisuri Hindun dengan sangat singkat bahkan sangat pelan. Ia sepertinya sangat segan dan malu mengucapkan satu kata itu.


"Anda menolong putriku seolah-olah Anda lah yang paling baik di sini." Putri Medina Al-Akhmaar hanya bisa tersenyum menanggapi perkataan permaisuri Hindun yang tidak pernah bisa mengucapkan kalimat yang enak didengar.


"Aku permisi Permaisuri. Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh." putri Medina Al-Akhmaar melangkahkan kakinya keluar dari kamar itu diikuti oleh Zarah, pelayan pribadinya.


"Maafkan saya tuan putri," ucap Zarah saat mereka dalam perjalanan ke kamar pribadi putri mahkota itu.


"Ada apa Zarah?"


"Kenapa anda mau mengobati orang yang tidak bisa berterima kasih tuan putri?" Zarah balik bertanya pada tuan putrinya.


"Allah SWT mencurahkan kasih sayang pada semua hambaNya tanpa pamrih Zarah. Ia tidak butuh balasan dan ucapan terima kasih."


"Menolong sesama manusia itu wajib Zarah tidak perduli orang itu berperilaku baik maupun buruk."


"Anda putri yang baik sekali. Saya sangat bersyukur diciptakan Tuhan sebagai pelayan anda tuan putri." ucap Zarah dengan perasaan sangat senang.

__ADS_1


"Kamu terlalu berlebihan memujiku Zarah. Sesungguhnya aku ini makhluk yang biasa saja yang punya banyak kelemahan."


"Tuan putri terlalu merendah. Saya yakin pangeran ElRasyid Al-Hasan sangat bahagia bersama dengan anda."


"Iya Zarah. Aku baru ingat kalau kami berdua akan melakukan sesuatu yang menyenangkan Hihihi." putri Medina Al-Akhmaar merasa lucu dengan kalimat yang baru keluar dari mulutnya. Ia yakin pelayannya itu pasti mulai berpikir macam-macam.


"Apa itu hal yang menyenangkan tuan putri? apakah serupa permainan yang sangat menarik?" betul saja, gadis polos itu benar-benar menanyakan apa yang sudah ia ucapkan.


"Iya Zarah, permainannya sangat menarik sampai kami berdua kadang tidak rela untuk mengehentikan nya." putri Medina Al-Akhmaar kembali tersenyum samar dengan dada berdebar bahagia. Ia sekarang sangat merindukan sang pangeran tampannya.


"Ya ampun tuan putri. Pasti sangat menyenangkan bisa melakukan permainan disaat usia sudah dewasa. Itu terkesan sangat lucu, hahahaha." Zarah tertawa terbahak-bahak sembari membayangkan kedua orang dewasa seperti Pangeran ElRasyid Al-Hasan dan juga putri Medina Al-Akhmaar sedang bermain seperti anak kecil lagi.


"Zarah!" gadis itu tersentak dari lamunannya dan segera menutup mulutnya oleh teguran Abu Zubair yang tiba-tiba sudah berada di depannya.


Gadis itu tidak sadar kalau tuan putri mahkota sudah memasuki kamar pribadinya sedangkan ia sendiri masih berada di depan pintu kamar itu bersama dengan Abu Zubair sang pengawal.


"Dimana tuan putri tuan?" tanyanya pada pengawal tampan itu.


"Jangan terlalu banyak menghayal sampai kamu sendiri tidak tahu dimana tuan putrimu."


"Dan juga tertawa terlalu banyak sesungguhnya bisa mengeraskan hatimu Zarah."


"Ya Allah tuan Zubair. Saya ya kan cuma bertanya. Tetapi kenapa anda memberikan petuah yang sangat banyak. Anda tidak suka melihat saya bahagia sedikit saja?"


"Ah sudahlah. Assalamualaikum warahmatullahi," Zarah pun pergi meninggalkan tempat itu untuk melanjutkan khayalannya.


Sedangkan Abu Zubair hanya bisa tersenyum samar melihat pelayan itu pergi dari sana. Entah kenapa pengawal pangeran ElRasyid Al-Hasan itu merasa sangat terhibur dengan tingkah polos pelayan pribadi putri Medina Al-Akhmaar itu.


🍀🍀🍀


Bersambung.


Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat updatenya okey?


Untuk Fans dengan dukungan tertinggi akan mendapatkan pulsa senilai 50k, 30k, 20k, dan 10k.

__ADS_1


Nikmati alurnya dan happy reading 😍


__ADS_2