Memikat Hati Ustadz Dinginku

Memikat Hati Ustadz Dinginku
BAB 41. Ijab kabul


__ADS_3

....


Sedangkan dari arah luar sudah terdengar suara ijab kabul yang tengah dilangsungkan oleh pak Satyo dan Ustadz fahri.


"Aku nikahkan engkau, dan aku kawinkan engkau dengan puteriku naura cantika dengan mahar 111 gram emas dan seperangkat alat sholat dibayar tunai.”


"Qobiltu nikahaha wa tazwijaha alal mahril madzkuur wa radhiitu bihi, wallahu waliyyu taufiq"


"Bagaimana saksi semua..."


"SAHH...." Ucap para saksi


"Alhamdulillah..." ucap seluruh orang yang ada disana


Mahar 111, memiliki makna simbolis bahwa naura adalah anak perempuan satu-satunya dalam keluarganya, menikah dengan ustadz fahri yang juga merupakan anak pertama, dan berharap notabene pernikahan ini akan menjadi pernikahan satu-satunya dalam hidup mereka. Insyaallah....


.....


"Mama...mama kenapa nangis?" tanya naura ketika melihat mamanya menangis


"Ini tangisan bahagia kok sayang... mama tidak menyangka anak mama udah sold out" sambil tersenyum


"Ihhh mama, naura kan bukan barang" dengus naura kesal


"Mama bercanda sayang... sekarang ayo kita turun...." ajak mama


"Anjani, biar suaminya yang jemput dan bawa putri kita kebawah" ucap umi


"Ya ampun aku sampai lupa kalau putri kecil mama sudah punya suami sekarang...." Sahut Bu anjani disertai tawa


"Kamu ini, padahal baru tadi kamu katakan" timpal umi tersenyum

__ADS_1


....


"Assalamualaikum..." salam seseorang dari arah luar


"Wa'alaikumussalam..." balas mereka semua


"Anak mama tampan sekali kamu nak..." ucap mama yang terpana dengan apa yang dilihatnya sekarang, untuk saja umi khadijah langsung menyadarkan lamunan bu anjani dengan menyenggol lengan wanita itu.


"Ehh iya selamat ya fahri.... Mama titip naura ya, jaga dia, buat dia bahagia...tolong bimbing dia" ucap mama bahagia dan sedikit gugup


"Agak bandel soalnya" sambung mama dengan suara centil


"Ck.. mama apaan sih...udah centil, pakai buka kartu lagi" batin naura kesal


"Iyaa bu... insyaallah fahri akan menjadi suami yang baik untuk naura dan akan selalu membimbing nya menuju kebaikan" jawab ustadz fahri


"Kok ibu sih... panggil mama juga dong" sahut bu anjani masih dengan suara yang sama dan diangguki oleh ustadz fahri


"Khemm... anjani sebaiknya kita keluar sekarang, biarkan fahri menjalankan kewajibannya" ucap umi mengingat kan


.....


Kini semua orang telah turun kebawah hanya tinggal gadis itu dan ustadz fahri.


"Oh My God...gimana ini, gak mungkin kan langsung bobol gawang...gue kan belum liat tamu-tamu gue...Eh tamu orang tua gue maksudnya" batin naura gugup, tetapi perempuan itu tetap sadar jika tidak ada satupun tamu dari nya, karena dia sendiri yang meminta pernikahan ini dirahasiakan.


Namun gadis itu belum sadar saat ustadz fahri semakin mendekat ke arahnya "Assalamualaikum..." salamnya kepada Naura, tetapi gadis itu malah menatapnya terdiam dan terlihat gugup.


Deg....


Deg...

__ADS_1


Saat naura melihat kearah pria yang menjadi suaminya itu mulutnya kini menjadi sedikit ternganga.


"Ini beneran suami gue kan? Ganteng banget sih...." batin naura dengan mata puppy eyes nya yang kini terlihat begitu takjub dengan ketampanan pria itu. Memakai baju serba putih membuat ketampanannya menjadi berkali-kali lipat sekarang.


Belum selesai gadis itu mengangumi pria yang berada dihadapannya, tiba-tiba tangan seseorang memegang lembut pundak gadis itu sehingga menyadarkan nya.


Deg...


Deg...


"Ehh lu mau apa?" Sentak naura dan refleks memberhentikan gerakan tangan pria itu


"Melakukan kewajiban seorang suami" jawab ustadz fahri tetapi naura merasa nada dingin pria itu hilang sekarang. Hal itu sontak membuatnya tambah merinding.


"Khemm...gini ya, gue tau kita kebetulan menikah nya malam hari...tapi lebih baik kita tunda dulu, temui tamu dulu yuk" ajak naura dengan suara yang dia buat setenang mungkin padahal jantungnya kini sudah berdegup dengan kencang.


Akhirnya gadis itu kini berdiri dan hendak berjalan keluar, namun baru dua langkah dia berjalan tangannya langsung ditahan oleh ustadz fahri.


"Tapi ini tidak bisa ditunda istriku" bisik pria itu tepat di telinga gadis itu membuat bulu kuduk yang ada di seluruh tubuhnya ikut berdiri.


Deg....


Deg....


Deg....


Jantung gadis itu kembali berdebar kencang....


"Oh My God, Oh My Know...Habislah gue... sepertinya gue akan segera diperk*** sama si kutub utara ini, siapapun tolong gue!....." batin gadis itu berteriak


Para Readers, Tolongin Naura dong πŸ˜†

__ADS_1


Next Up??


Komen banyak- banyakπŸ’™


__ADS_2