Memikat Hati Ustadz Dinginku

Memikat Hati Ustadz Dinginku
BAB. 57 Salah Paham


__ADS_3

....


Kini mereka berdua telah kembali ke ndalem, disepanjang perjalanan tidak ada satu katapun yang keluar dari mulut mereka.


"Kesel banget gue, udah dua kali dia bohongi gue... Belum lagi tadi gue terus dikacangi" Ketus naura saat berada di dalam kamar


Gadis itu mengingat kembali kejadian saat dia berada di restoran tadi. Dimana dia baru mengetahui jika restoran mewah itu adalah milik dari suaminya sendiri dan dia malah mengetahui hal itu dari Arzam anak kecil itu. Tidak hanya itu, sejak kedatangan ana dan arzam dia selalu saja dicuekin oleh suaminya itu.


.


.


Keesokannya setelah kelas pagi selesai Naura pergi ke kamar sahabatnya sekedar untuk menenangkan pikirannya. Bagaimana tidak sejak bangun dari tidurnya ustadz fahri tidak menjelaskan apapun perihal kejadian malam kemarin, bahkan hanya untuk berbasa-basi menegur namanya seperti biasanya.


"Na, kenapa tu muka kok cemberut terus" Ledek je


"Bukan urusan lo" Ketus gadis itu


"Hmm ya udah deh... Oiya gue kok gak ada liat Ustadz fahri ya?" Mulai je


"Ada tuh di ndalem?" Batin Naura menjawab


"Hussst... Naura aku lagi ngomong" Ucap je yang merasa tidak dipedulikan sahabatnya itu


"Hah gimana?" Sahut Naura

__ADS_1


"Ihh Naura, jadi kamu tau gak keberadaan Ustadz fahri?" Tanya je kembali


"Dih kok elu tanya gue sih... Emang si kutub utara itu siapa gue" Ucap gadis itu berusaha senatural mungkin menyangkal


"Abisnya aku kira kamu lagi dekat sama Ustadz fahri...."


"Hmm tapi itu gak mungkin sih, Ustadz fahri kan termasuk orang yang selektif dalam memilih teman, apalagi pasangan" Lanjut je


Deg


"Maksudnya lu apa? Gue gak pantes untuk bersanding dengan ustadz fahri? Bahkan hanya sekedar berteman?" Batin Naura karena dia hanya dapat menyangkal setiap ucapan je tanpa bisa mengucapkannya. Karena Naura sadar itu bukan kesalahan sahabatnya karena Naura sendiri yang tidak mengungkapkan kebenaran itu.


"Nah itu Lo tau hehehe" Naura menampilkan cengiran untuk menutupi rasa kesalnya


"Eh sebentar-sebentar, ada yang berubah dari lu ni.. mana lu gue nya? Biasanya lu pakai bahasa gaul kayak gue?" Tanya naura menghentikan perkataan je


"Hmm itu.... gimana ya na, kamu kan tau aku tidak seperti Mira yang mudah menghafal Al-Qur'an, jadi setidaknya ucapan yang kamu bilang gaul itu tidak menjadi penghambatku untuk menghafal" Tutur je sambil menggaruk kepalanya sedangkan gadis itu hanya mengangguk sebagai tanda mengerti


"Dan satu lagi, asal kamu tahu ya na, Ustadz fahri itu suka loh sama wanita yang tutur katanya lembut...Hmm seperti Mira" Timpal je


"Ihh apaan sih lu, kok jadi bahas dia lagi" Ketus naura


"Ya udah gue balik dulu ke ndalem, ada barang yang mau gue ambil" Pungkas naura pergi meninggalkan sahabatnya dengan rasa kesal. Setiap kebenaran yang diucapkan je membuat Naura kesal apalagi saat posisinya harus dibandingkan dengan Mira yang notabenenya memang jauh berbeda darinya.


"Aku cuman berharap kamu segera berubah na" Lirih je dengan tersenyum

__ADS_1


.


.


"Ihhh dimana sih kutub utara itu simpan ponsel gue" Ucap naura sembari mencari di beberapa tempat


"Kamu cari apa?" Tanya seseorang dari arah belakang


"Ck, elu rupanya, Hp gue mana?" Tanya naura


"Maksud kamu?" Ulang Ustadz fahri


"Ya hp gue, yang waktu dulu lu sita" Sahut naura


"Kamu kan tau santriwati disini tidak boleh menggunakan ponsel" Balas Ustadz fahri


"Ck, tapi gue kan bukan santriwati lagi... Gue sekarang istri lu" Tegas naura


"Sesuai perjanjian, saya tidak akan mengembalikan hp kamu sampai kamu tamat" Terang Ustadz fahri


"Nyebelin Lo" Kesal naura dan berlalu pergi


"Kenapa disaat seperti ini kamu baru menganggap saya suami kamu?" Batin Ustadz fahri tersenyum kecut


Ya, ternyata sikap dingin dan cueknya Ustadz Fahri sejak tadi karena pernyataan Naura kemarin yang hanya menganggapnya sebagai kakak sepupu di depan wanita lain yang bukan sahabatnya. Ironisnya, istrinya itu sama sekali tidak merasa bersalah, atau hanya sekedar menjelaskan maksudnya yang menganggap hubungan mereka hanya sebatas persepupuan.

__ADS_1


__ADS_2