Menaklukkan Hati Jodohku

Menaklukkan Hati Jodohku
Lo lagi Lo lagi!


__ADS_3

Saskia mulai masuk ke rumah...


Saskia terlihat cukup bahagia hari ini.Bagamana tidak? Ia baru saja mendapat keberuntungan bisa diantar Babang tamvan.


Saskia membuka pintu rumahnya,


"Assalamu'alaikum Ma...." Ucap Saskia senyum sumringah dan langsung mencium tangan Mamanya.


"Wa'alaikumsalam.....Eh anak gadis Mam udah pulang!" Jawab Lina mengelus kepala Saskia yang masih dibaluti jilbab.


"Anak Mama kenapa nih? Gak biasanya senyum sumringah kayak gitu ke abis ketiban rezeki!" Lanjut Lina kepo.


"Hehe enggak apa-apa kok Ma! Yaudah aku ke kamar dulu ya mau bersih-bersih sama shalat Ashar dulu." Ucap Saskia.


"Yaudah sana! Badan kamu bau amis!" Seru Lina bercanda.


"Iiih Mamaaa!" Teriak Saskia yang masih berada di tangga.


Beberapa saat kemudian...


"Saskia? Sini nak ayo kita makan dulu! Papa udah pulang niih!" Teriak Lina dari bawah sana.


"Iya Ma bentar!" Jawab Saskia yang tak lama kemudian turun dari atas kamarnya.


# Di meja makan


"Sayang kamu gak marah kan sama Papa?" Tanya Wijaya tiba-tiba.


"Enggak kok,siapa juga yg marah? Aku cuma kesel aja sama Papa! Kenapa gak bilang dari awal coba! Kan aku gak perlu nunggu lama!" Jawab Saskia cuek.

__ADS_1


"Iya deh Papa ngaku! Papa salah! Papa kan udah minta maaf!" Bujuk Wijaya.


"Ini kenapa sih kok anak sama Bapak marahan?" Timpal Lina.


Saskia dan Papanya pun melanjutkan makan tanpa menghiraukan perkataan Mamanya.


 


\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-


 


Keesokan harinyaa...


Saskia nampak telah siap untuk berangkat ke kampus dan baru saja menyelesaikan sarapannya bersama kedua orang tuanya.


"Sayang ayo biar Papa yang anter kamu ke kampus!" Ajak Wijaya.


"Astagfirullah sayang gak mungkinlah Papa setega itu!" Bantah Wijaya.


"Hmm yaudah ayo nanti keburu telat!" Ucap Saskia menerima ajakan Papanya.


Kemudian Saskia dan Papanya berlalu pergi dan tak lupa berpamitan pada Mamanya terlebih dahulu.


Pa,kamu harus lebih sabar ngadepin anak gadis kamu itu,meskipun sekarang umur dia udah mau nginjek umur 19 tapi sikap dan karakternya masih seperti anak balita Batin Lina.


20 menit akhirnya sampailah sudah di kampus.


Sebelum keluar dari mobil tak lupa Saskia berpamitan kepada Papanya karena bagaimana pun, "Ridha Allah tergantung Ridha Orang tua" jadi Saskia tidak ingin jadi anak yang durhaka yang lupa harus hormat pada kedua orang tuanya.

__ADS_1


"Saskia pamit ke kampus yah Pa..." Ucap Saskia menyalami tangan Papanya.


"Iya,kamu belajar yang bener ya....Jangan lupa jaga diri,inget! Disetiap gerak-gerik kita Allah selalu ngawasin kita nak!" Ucap Wijaya sedikit mengingatkan.


"Iya Pa....InsyaaAllah." Jawab Saskia langsung memeluk Papanya kemudian keluar dari mobil dan mulai memasuki area kampus.


Saskia langsung ke kelasnya karena ia rasa 5 menit lagi pembelajaran akan dimulai.


"Assalamu'alaikum semua! Selamat pagi.Perkenalkan nama saya Tomy Ardian.Umur saya 35 tahun.Saya mengajar mata kuliah Bahasa Indonesia.Ada yang ditanyakan?" Tanya Dosen tersebut.


"Tidak Pak." Jawab seluruh Mahasiswa.


"Baiklah kalau tidak ada.Silahkan buka halaman 4 kalian pelajari dulu nanti kita bahas." Seru Pak Dosen.


"Baik pak." Jawab seluruh Mahasiswa mengerti.


Setelah kurang lebih 1 jam matkul Bahasa Indonesia pun selesai.Dan Dosen mengakhiri pertemuannya kali ini.


Dikarenakan matkul hari ini hanya 2 dan matkul selanjutnya masih 1 jam lagi,Saskia memutuskan untuk pergi ke kantin.


"Ehh ketemu lagi!" Seru seorang pria dengan PD-nya.


"Lo lagi lo lagi! Kenapa sih gak ada makhluk lain yang gue temuin di kampus ini selalu aja lo!" Gerutu Saskia frustasi.


"Yaelahh santai aja kali darting amat jadi cewek! Gak baik! Lagian kayanya kita bakal ketemu tiap saat deh soalnya kita kan sekelas!" Ujar Aldo.


Yaa pria itu adalah Aldo.


"What? Seriously?" Tanya Saskia kaget seolah tak percaya.

__ADS_1


"All rihgt!" Jawab Aldo santai kemudian berlalu meninggalkan Saskia yang masih terdiam karena tak percaya dengan kenyataan.


Jangan Lupa Like,Coment and Vote Readers Quuhh😍


__ADS_2