
Suara adzan shubuh membangunkan sepasang suami istri yang tengah terlelap dalam tidurnya
Fami terbangun terlebih dahulu.Ia mengerjapkan kedua bola matanya saat melihat Saskia masih memeluknya.Ia kemudian tersenyum puas dan tetap pada posisinya tanpa bergerak sedikitpun.
Ia memandangi wajah imut Saskia yang masih terpaut dalam mimpinya.
Hingga beberapa menit kemudian Saskia pun terbangun dan dengan segera Fami pura-pura masih tertidur.
Saskia membulatkan kedua bola matanya saat mendapati dirinya memeluk Fami dan segera melepas pelukannya kemudian bangkit dari ranjangnya.
"Mudah-mudahan aja Pak Fami gak inget aku semaleman peluk dia!" Guman Saskia pelan.
Fami yang mendengarnya pun tertawa kecil saat mendengar penuturan Saskia.
*
Mereka kini tengah sarapan dengan menu nasi goreng dan jus jeruk.
Saskia melakukan kebiasaan lamanya yakni hanya menuangkan makanan untuk dirinya saja.
Semalem dia tuangin makanan ke piring saya.Kenapa sekarang nggak? Apa kebiasaan lamanya kumat lagi ya? Batin Fami bertanya-tanya.
***
Hari ini Fami kembali mengantarkan Saskia ke kantor ayahnya.
Mereka kini baru saja tiba di tempat tujuan.Saskia hendak turun dari mobil namun perkataan Fami menghentikannya.
"Jangan lupa jaga sikap kamu!" Seru Fami penuh penekanan.
"Siap Pak bos!" Jawab Saskia sembari tersenyum.
Kini ia berpamitan dengan di dahului mencium tangan pada suaminya.
"Aku kerja dulu! Assalamu'alaikum...." Pamit Saskia kemudian berlalu.
"Wa'alaikumsalam....".
Saskia segera masuk ke kantor dan menduduki kursi di meja kerjanya.Dan mulai melanjutkan pekerjaannya.
Fatur baru saja datang.Ia melewati meja kerja Saskia dan menyapanya.
"Saskia kamu udah nyampe aja! Lagi semangatnya kerja ya!" Seru Fami.
Saskia tak menjawabnya dan tetap fokus pada komputer kerjanya.
"Saskia? Kamu denger akukan?" Tegur Fami.
"Iya..." Jawab Saskia senyum terpaksa.
Fatur pun berlalu menuju meja kerjanya.
Maafin aku Pak Fatur! Aku cuma gak mau masalah aku tambah rumit! Batin Saskia.
*
Beberapa jam berlalu kini saatnya istirahat jam makan siang.
Saskia pergi ke ruang ayah mertuanya untuk meminta izin keluar kantor sebentar.
"Ayah!" Panggil Saskia.
"Eh menantu ayah! Ada apa nak?" Jawab Hendra.
__ADS_1
"Aku boleh izin keluar sebentar gak?" Tanya Saskia memohon.
"Kamu mau kemana memangnya?" Hendra balik bertanya.
"Aku harus ke Kampus dulu,ada sedikit urusan yang harus segera diselesaikan!" Jawab Saskia.
"Oh begitu...Yasudah tapi kamu hati-hati ya! Ayah minta maaf karena gak bisa nganter kamu soalnya ayah sebentar lagi ada meeting!" Jelas Hendra mengizinkan.
"Iya ayah gak apa-apa! Aku pamit dulu! Assalamu'alaikum...." Pamit Saskia tak lupa mencium tangan ayah mertuanya kemudian berlalu.
*
Ia kini sedang berada di Taksi Online pesanannya.Ia segera menelpon Papanya untuk memberitahukan suatu hal.
Panggilan suara berlangsung📞....
Saskia : Assalamu'alaikum Pa...
Papa : Wa'alaikumsalam sayang! Kamu apa kabar?
Saskia : Alhamdulillah baik,Papa sendiri gimana?
Papa : Papa juga baik.Oh iya ada apa kamu telpon Papa? Ini kali pertamanya kamu telpon Papa setelah kamu nikah!
Saskia : Heheee...Maaf deh Pa! Saskia sibuk!
Papa : Sibuk? Sibuk apa? Sibuk sayang-sayangan sama Fami😆?
Saskia : Iihh Papa apaan sih! Bukan itu!
Papa : Hahaa Papa bercanda! Papa paham kamu sibuk kuliah sama ngurus suami kamu sampai lupa ngabaranin Mama sama Papa!
Saskia : Hmmm maaf yaaa Pa! Aku gak bermaksud lupain Papa sama Mama tapi mau gimana lagi!
Papq : Iya sayang Papa ngerti...Oh iya ada apa nih kamu telpon Papa?
Papa : Kamu yakin minta sama Papa?
Saskia : Emangnya kenapa? Gak boleh ya Pa?
Papa : Bukan gak boleh! Emangnya Fami gak bisa bayarin SPP kamu?
Saskia : Aku gak enak Pa kalau minta sama mas Fami.Jadi aku minta sama Papa! Tapi kalau Papa gak mau ngasih aku ganti deh perkataan aku bukan minta tapi minjem! Nanti kalau aku udah gajian aku bayar!
Papa : Hahaa....Minjem? Emang kamu kerja apa?
Saskia : Akukan sekarang lagi magang Pa,jadi nanti gaji pertamaku aku bayarin ke Papa! Please help me daddy!
Papa : Oke Papa bantu...Kamu gak usah balikin! Kaya sama siapa saja! Ini Papa kamu bukan orang lain!
Saskia : Oke Pa makasih banyak...I miss youuu.....
Papa : Iya...Udah dulu sekarang biar Papa transfer!
Saskia : Oke Pa!
Saskia segera mematikan panggilannya.
Kemudian ada notif dari rekening onlinenya.Ternyata uang yang di transfer Papanya sudah masuk di rekening miliknya.
***
Saskia baru saja tiba di kampus.Ia segera memasuki ruang Dekan untuk menyelesaikan administrasi SPP semeseter ini.
__ADS_1
Kebetulan Fami hari ini ada jadwal mengajar.Namun ia tak kelihatan mungkin sedang berada di kelas.
Saskia langsung saja kembali ke kantor ayah mertuanya tanpa memberitahu Fami dirinya baru saja dari kampus.
***
Waktu menunjukkan pukul 14.30
Fami baru saja selesai mengajar.Ia kini tengah duduk bersender di sofa ruangannya.
Tiba-tiba ponselnya berbunyi.Ternyata ada chat masuk dari aplikasi WhatsApp yang pengirimnya adalah Papa mertuanya.
Fami? Temui Papa sekarang di kantor Papa! ~ Papa Wijaya.
Baik Pa! ~ Fami.
Fami segera berangkat ke kantor Papa mertuanya setelah mendapat chat tersebut.
*
Kini ia telah tiba di kantor Papa mertuanya.Ia meminta bantuan resepsionis menunjukkan ruangan Papa mertuanya.Hingga sampailah di ruangan tersebut.
"Pa? Ada apa Papa nyuruh aku kesini?" Tanya Fami bingung.
"Apa selama ini kamu gak pernah ngasih nafkah sama Saskia?" Tanya Wijaya langsung to the point.
"Maksud Papa?" Fami belum memahaminya.
"Tadi Saskia minta uang sama Papa untuk bayar SPP kuliahnya! Apa kamu gak punya uang? Dia bilang dia gak enak kalau harus minta sama kamu!" Jelas Wijaya.
"Pa,Fami beneran gak tahu kalau Saskia butuh uang untuk bayar SPP! Bahkan Saskia gak bilang sama sekali sama Fami!" Seru Fami.
"Papa bukannya pelit! Saskia itu putri Papa! Mau dia masih lajang atau sudah menikah! Dia tetap akan jadi putri Papa!" Seru Wijaya.
"Tapi bagaimanapun kamu sekarang adalah suaminya! Tanggung jawab Papa sudah Papa serahkan ke kamu! Jadi tolong penuhi janji kamu saat Ijab Qabul waktu itu! Dia memang masih kuliah dan masih perlu banyak biaya! Papa bisa bantu jika kamu tak menyanggupinya! Tapi jangan pernah lupa untuk menafkahi istri karena itu merupakan sebuah kewajiban suami.Besar atau kecil harus tetap diberikan pada istri sebagai pemenuhan kebutuhan pribadi ataupun kebutuhan keluarga!" Lanjutnya panjang lebar.
"Iya Pa Fami ngerti! Fami minta maaf jika belum bisa jadi suami sekaligus menantu yang baik untuk Saskia dan juga Papa! Fami janji akan segera memperbaiki ini semua!" Seru Fami penuh penyesalan.
"Nak,Papa gak sepenuhnya nyalahin kamu! Mungkin ini juga salah putri Papa yang tak terbuka sama kamu! Dari awal Papah sudah bilang Saskia ini masih kekanak-kanakan! Jadi Papa minta tolong kamu supaya bimbing dia perlahan!" Ujar Wijaya.
"Iya Pahl! Sekali lagi Fami minta maaf!" Seru Fami berkaca-kaca.
"Iya Papa maafkan! Lain kali jika kalian ada masalah kalian selesaikan dulu berdua dan jika tidak ketemu juga jalan keluarnya baru kalian meminta bantuan kami sebagai orang tua kalian!" Saran Wijaya.
"Iya Pa....Kalau gitu Fami pamit dulu! Assalamu'alaikum....".
"Wa'alaikumsalam....".
Fami berlalu dengan perasaan sembraut.Sedih,kecewa,sakit hati,merasa gagal dan masih banyak lagi.Ia merasa sangat kacau juga frustasi setelah mendengar penjelasan Papa mertuanya.
Kini ia melajukan mobilnya langsung menuju arah rumahnya tanpa memikirkan menjemput Saskia.
.
.
.
.
.
Masih setiakah kalian dengan karya Author yang satu ini?😩Terimakasih untuk yang masih setia baca!😙Jangan lupa dukung terus Author dengan cara Like,Coment and Vote sebanyak mungkin😍
__ADS_1
Bagi yg mau berteman dengan Auhor di Ig.Kalian bisa Follow Ig Author : @Rifa_nw15
Haturnuhun sadayana😘Jumpa lagi next episod nyaa🙋😙