
Saskia baru saja bangun dari tidurnya.Sebenarnya waktu telah menunjukkan pukul 06.15 tak biasanya ia bangun telat seperti ini.
Ia membuka gardeng jendela kamar dilihatnya Fami tengah mencuci mobil di bawah tepatnya di pekarangan rumah.
Saskia segera mandi.Suasana tubuhnya terasa kurang enak sebab ia sedang PMS.
Seusainya ia turun ke bawah.Ia melirik-lirik ke arah dapur.Ia mencari sosok wanita paruh baya yang setiap hari membantunya mengurus rumah namun tak ia dapati juga sosok tersebut setelah mencari ke ruang lain.
Kemudian ia memutuskan untuk menemui Fami dan bertanya tentang suatu hal yang ada di pikirannya.
"Pak Fami?" Saskia memanggil.
Fami menengok ke sumber suara,"Apa? Oh ya,gimana? Udah puas tidurnya?" Fami menjawab dengan sedikit meledek.
"Iya udah..." Saskia mengangkat sudut bibir kiri atasnya.
"Kalau masih belum puas juga tidur lagi sana! Daripada nanti saya yang kena imbasnya!" Suruh Fami.
"Kena imbas?" Saskia bertanya seolah tak paham.
"Kaya tadi! Kamu marah-marahin saya tanpa alasan yang jelas!" Gerutu Fami.
"Ohh tadi...Iya deh maaf,lagian Pak Fami telmi sih!" Seru Saskia diiringi sebuah ledekan.
"Telmi?" Fami mengernyitkan keningnya.
"Telat mikir! Hehe..." Jelas Saskia cengengesan seolah tak bersalah.
"Berani ya kamu ngatain saya kek gitu! Terima ini...!" Fami tak terima hingga kini ia melancarkan aksinya dengan menyemprotkan pipa air yang seharusnya ia gunakan untuk mencuci mobil ke wajah Saskia.
"Aaaaaa.....Ampun! Ampun!" Saskia mencoba menghindar dengan membentengi wajahnya dengan kedua tangannya.
Fami tertawa terbahak-bahak melihat reaksi Saskia yang mencoba menghindar dari semprotan tersebut.
Fami akhirnya menghentikan aksinya karena merasa lemas akibat menertawakan Saskia.
"Pak Fami apaan sih! Emang aku tanaman pake disiram segala!" Gerutu Saskia tak terima.
"Siapa suruh ngatain saya! Biar sekalian juga kamu mandi!" Ledeknya.
"Aku udah mandi kali! Tuhkan jadi basah lagi! Sekarang harus mandi lagi deh!" Celoteh Saskia mendengus kesal.
Saskia hendak berlalu dari hadapan Fami namun Fami menghalanginya dengan memegang pergelangan tangan Saskia.
"Mau kemana?" Tanya Fami seolah tak bersalah.
"Mandi lagi!" Jawabnya ketus.
"Gak usah mandi lagi kali! Ganti kerudung doang aja selesai kan! Lagian yang basah cuma kerudung kamu gak semuanya." Fami menyarankan.
"Hmmm....Iya juga sih!" Saskia nampak berfikir.
"Oh ya,kamu ngapain nyamperin saya?" Tanya Fami penasaran.
"Mbok Inem kemana ya kok gak kelihatan?" Tanya Saskia memberitahu maksudnya.
"Mbok Inem hari ini libur! Katanya harus nemenin anaknya ke acara sekolahan!" Jawab Fami menjelaskan.
"Ohh pantesan,aku cari kemana-mana gak ketemu juga!" Seru Saskia.
"Hmm...".
"Pak Fami mau kemana tumben pagi-pagi udah nyuci mobil?" Saskia bertanya kembali.
"Kemana aja,asal jangan ngajak kamu aja!" Fami menggoda Saskia.
"Cihh! Siapa juga yang mau ikut! Tapi suami mana sih yang tega gak ngajak istrinya pergi dan ngebiarin istrinya diem di rumah sendirian!" Seru Saskia sedikit menekankan.
"Bilang aja mau ikut!" Seru Fami menantang.
__ADS_1
"Up to you!" Saskia berlalu meninggalkan Fami dan masuk ke dalam rumah.
*
Saskia telah selesai mengganti kerudung sekaligus bajunya sebab bajunya juga sedikit basah.
Kini ia tengah berada di dapur untuk menyiapkan sarapan.
Fami terlihat memasuki rumah dengan keadaan tubuh yang sedikit berkeringat.
Fami segera naik ke lantai atas menunju kamarnya untuk mandi.
*
Saskia telah menyelesaikan masaknya.Ia hanya membuat menu yang sederhana untuk sarapan hari ini yakni nasi goreng dengan telur dadar dan minumnya jus mangga.
"Waw...Ini semua buatan kamu?" Tanya Fami terlihat kagum menatap masakan yang ada di meja makan.
"Bukan! Ini semua buatan tikus!" Seru Saskia berlelucon.
"Hahaa...Betul juga sih,tikus kurus yang pipinya tirus..!" Perkataan Fami sedikit meledek dengan menatap ke arah Saskia.
"Pak Fami ngatain aku?" Tanya Saskia tak ramah.
"Siapa yang ngatain kamu? Kamu sendiri kan yang bilang kalau kamu itu tikus!" Seru Fami tak mau kalah.
"Huh! Terserah deh! Males debat pokoknya! Debat pun pasti kalah juga!" Seru Saskia malas.
"Hahahaa....Berarti kamu ngakuin kekalahan kamu dong ya!" Seru Fami membuat Saskia geram.
"Up to you!" Jawab Saskia geram.
Mereka akhirnya mengakhiri perdebatan mereka dengan mulai makan makanan yang ada di meja makan.
"Lumayan juga yaa masakan kamu ini! Gak gagal banget!" Perkataan Fami yang entah bertujuan untuk memuji atau meledek.
Seusainya Saskia membereskan semua makanan beserta perkakas makanan yang telah ia pakai barusan.
"Perlu bantuan?" Tawar Fami yang baru saja datang dari ruang tv.
"Telat!" Jawab Saskia tanpa ekspresi.
Saskia melangkahkan kakinya meninggalkan Fami.
"Perempuan kalau lagi PMS tuh gini ya?" Perkataan Fami menghentikan langkah Saskia.
"Gini gimana?" Saskia berbalik posisi karena penasaran.
"Marah-marah mulu!" Ejek Fami.
"Sekarang udah tahu kan? Makanya jangan mancing emosi mulu! Dan yang terpenting jangan ngajak debat terus! Cape dari shubuh sampe sekarang debat teruss!" Serunya memberitahu.
"Ohh oke sorry...I don't know! What I can do so that you will forgive me?" Fami memberikan penawaran.
"Anything?" Saskia nampak meyakinkan Fami.
"Anything for you!" Tutur Fami membuat Saskia baper.
Ya Allah....Ternyata dia bisa romantis juga😍Baper aku jadinyaaa😅Batin Saskia.
"Tunggu disini!" Perintah Saskia berlalu ke kamarnya.
Beberapa saat kemudian membawa Buku dan juga bolpoin.
Fami sontak mengernyitkan keningnya karena heran.Entah apa yang sebenarnya akan Saskia minta dari Fami.
Saskia segera menulis apa saja yang ada dalam pikirannya ke dalam kertas tersebut.Setelah dirasa cukup akhirnya ia memberikan kertas tersebut pada Fami.
Fami membulatkan kedua bola matanya.Bagaimana tidak,permintaan Saskia ini banyak sekali.
__ADS_1
Dalam kertas tersebut ternyata sebuah daftar keinginan yang ia inginkan saat ini.
-Es krim berbeda varian 5.
-Spagheti 1 ekstra pedas.
-Coklat dairy milk 3.
-Sate ayam 15 tusuk.
-Jus alpukat.
-Salad buah.
-Salad sayur.
-..........
-..........
-...........
-..........
-..........
-...........
-..........
-Pembalut.
"Serius sebanyak ini?" Fami bertanya seolah tak percaya.
"Tadi katanya apa aja!" Seru Saskia cemberut.
"Iya sihh..." Jawabnya santai,"Lahh apa ini?" Lanjutnya kaget saat melihat daftar yang terakhir.
"Yang mana?" Tanya Saskia memastikan.
"Kamu serius nyuruh saya beli pembalut?" Tanyanya seolah ingin menolak.
"Emangnya kenapa? Aku gak ada stok pembalut! Please help me!" Saskia memohon.
"Heh! Yaudah oke! Tapi kalau salah jangan nyalahin saya!" Serunya mendengus kesal.
"Oke...Thank you...I wait you!" Serunya berlalu meninggalkan Fami.Kini Fami dibuat geleng-geleng karena keinginan Saskia yang begitu banyaknya.
"Untung saya sayang sama kamu! Kalau nggak udah saya lempar ini kertas ke muka kamu!" Gumam Fami pelan.
Kini Fami mulai pergi mencari daftar belanjaan yang diinginkan Saskia.Tujuannya langsung saja ke mall.
Di sisi lain Saskia nampak sumringah setelah mengerjai suaminya itu.
"Hubby...I'm sorry😂 Aku cuma lagi pengen nguji kamu aja! Aku pikir kamu bakal marah atau nolak ternyata kamu malah nurutin semua keinginan aku😂 Thank you so much Hubby." Gumam Saskia kagum.
.
.
.
.
.
Jangan Lupa Like dan Vote nya yaa😊
Terimakasih😙
__ADS_1