Menaklukkan Hati Jodohku

Menaklukkan Hati Jodohku
Temen Terrr-Anehh


__ADS_3

Seminggu sudah Saskia Kuliah di Kampus Z tersebut.


"Hey kaleng rombeng!" Sapanya siapa lagi kalau bukan Aldo.


"Hey Curut! Tumben lo ke perpus mau ngapain?" Tanya Saskia heran.


Mungkin Mereka sudah mulai terbiasa akan panggilan tersebut.


"Jualan somay! Yaa mau baca bukulah ngapain lagi? Emang yang boleh ke perpus cuma yang pinter aja?" Ledek Aldo kemudian pergi mencari buku yang ia minati.


Saskia mengernyitkan keningnya sedikit heran akan kelakuan lelaki yang ia sebut teman lelakinya ini.


Aldo duduk di meja yangg sama dengan saskia.Posisi mereka kini saling berhadapan.


"Ada angin apa sihh si curut ini ke perpus terus baca buku lagi?" Gumam Saskia pelan.


Namun ternyata Aldo masih bisa mendengarnya.


"Kalau mau ngomong,ngomong aja yang keras biar kedengeran sama orangnya." Ujar Aldo santai namun sedikit menekankan.


"Gak boleh bicara keras-keras! Ini perpus bukan kantin!" Seru Saskia tak mau kalah sambil menunjuk salah satu selogan yang ada di perpus yang berisi larangan untuk tidak berisik atau ribut.


"Ohh iya lupa!" Aldo cengengesan malu sendiri.


Beberapa saat kemudian,"Emangnya salah ya? Gue tuh pengen pinter kaya lo!" Aldo kembali bertanya.

__ADS_1


"Ppfftt...." Tawa Saskia sedikit tertahan dan langsung menutup mulutnya dengan tangannya.


"Gue gak lagi salah denger kan?" Tanya Saskia tak percaya.


"Kayaknya lo harus ke dokter telinga deh! Telinga lo mulai bermasalah tuh kaleng rombeng!" Seru Aldo mulai jahil.


"Eh eh ehh enak aja kalo ngomong!" Bantah Saskia.


"Syukur deh kalo nggak! Gue lega dengernya....Gue takut temen cewek gue satu-satunya ini telinganya konslet." Aldo terkekeh dengan ucapannya sendiri.


"Sembarangan! Emang listrik? Pake konslet segala!" Saskia agak emosi.


"Hahaa becanda aja dianggap serius! Huhh dasar kaleng rombeng!" Jawab Aldo namun Saskia tak bergeming karena telah fokus membaca bukunya.


"Ya iyalah buku tuh buat dibaca! Bukan kaya lo! Bukannya baca buku malah buku yg baca lo!" Sindir Saskia akhirnya menyaut.


"Ciih! Oh ya ajarin gue dong biar pinter kaya lo!" Ujar Aldo minta batuan.


"Kalo mau pinter belajar yang bener,serius and sungguh-sungguh.Satu lagi! Banyakin baca buku biar nambah wawasan makin luas!" Saskia menyarankan.


"Cuma gitu aja?" Aldo seolah menantang.


"Nantang banget kayanya! Asal lo tau semua itu gak gampang!" Tegas Saskia.


"Udah ah diem jangan ganggu! Kalau mau bicara terus sana di luar aja!" Serunya sedikit mengancam.

__ADS_1


Aldo pun nurut dan tak berbicara lagi mencoba fokus dengan bukunya.


Setelah hampir setengah jam kedua manusia itu pun kembali ke kelas untuk menyelesaikan satu matkul lagi.


1 Jam berlalu akhirnya perkuliahan hari ini berakhir.Tapi sebelum semua dibubarkan ada sedikit pengumuman bahwa akan diadakan Acara Peringatan Ulang tahun kampus yang akan di adakan besok lusa.Semua Mahasiswa nampak bergembira karena acaranya diadakan mulai sore hari sampai malam.


"Kaleng rombeng lo pulang sama siapa?" Tanya Aldo.


"Sama--" Saskia menggantung perkataannya.


"Siapa? "Tanya Aldo diburu rasa penasaran.


"Kak Tio" Jawab Saskia berusaha jujur.


"Lo kayanya deket banget sama abang gue!" Seru Aldo tiba-tiba.


"Eng-gak kok biasa aja.Cuma perasaan lo aja kali!" Saskia mencoba mengelak.


"Ehh curut gue duluan ya.....Bye! Assalamu'alaikum...." Pamit Saskia dan langsung berlalu meninggalkan Aldo yang masih dihujani beribu pertanyaan.


"Wa--'alaikumsalam" Jawabnya.


Ada yang aneh sama mereka.Apa jangan-jangan mereka udah jadian? Ah terserahlah apa urusan gue mikirin dia! Gue sama dia cuma temen gak lebih dan gak akan pernah lebih dari itu! Batin Aldo.


Tinggalkan Like,Coment And Vote disetiap episod yaa😙Thankyouu😍

__ADS_1


__ADS_2