
Keesokan harinya,Fami telah siap untuk berangkat ke kantor.Namun mereka masih di kamar,belum turun ke meja makan.
"Aku berangkat!" Seru Fami.
"Gak sarapan dulu?" Saskia menawarkan.
"Nanti aja di kantor! Assalamu'alaikum..." Jawabnya.
"Eh tunggu!" Saskia menghentikan langkah Fami.
"Salim dulu!" Seru Saskia meraih tangan Fami kemudian menyalaminya.
Fami mengelus lembut kepala Saskia seraya berkata,"Aku pergi..." Saskia menjawab dengan sebuah anggukan.
Fami berlalu begitu saja,mbok Inem semakin merasa cemas dengan istri majikannya itu yang selalu menerima sikap dingin majikannya akhir-akhir ini.
Saskia baru saja turun dan langsung mendekati mbok Inem ke dapur.
"Non? Non baik-baik aja kan? Non yang sabar ya!" Tanya mbok Inem khawatir.
"Aku baik kok mbok..." Jawab Saskia tersenyum.
"Oh iya,masalah rencana yang mbok bahas kemarin mbok udah ada ide non!" Serunya.
"Nggak usah mbok! Makasih sebelumnya,tapi aku sama mas Fami udah baikan!" Balas Saskia sumringah.
"Serius non?" Mbok Inem nampak tak percaya.
"Iya...".
"Alhamdulillah....Akhirnya...." Ucap mbok Inem ikut senang,"Eh,tapi non,kalau tuan sama non udah baikan kenapa tadi--" Lanjutnya langsung dipotong Saskia.
"Gak ikut sarapan? Dia buru-buru mbok!" Potong Saskia.
"Oh..." Mbok Inem celingak-celinguk.
"Oh iya mbok,sejak kapan mbok kerja sama mas Fami?" Saskia mengalihkan pembicaraan.
"Sejak rumah ini dibangun! Sekitar 2 tahun yang lalu non,saat itu mbok sedang kesusahan mencari kerja dan sangat butuh kerjaan lalu akhirnya Allah mempertemukan mbok dengan orang yang sangat baik yaitu tuan!" Jawabnya.
"Oh gitu...Tapi kalau dilihat-lihat umur mbok ini kayanya lebih muda deh dari Mama aku!" Tebak Saskia.
"Ah non bisa aja! Udah tua begini masa dibilang masih muda! Jelas lebih mudaan Mamanya non!" Bantahnya.
__ADS_1
"Hehee...Kalau boleh tahu,alasan mbom kerja jadi ART itu apa?" Saskia diburu rasa penasaran.
"Alasannya sederhana non,mbok cuma mau membiayai hidup mbok dan anak mbok satu-satunya! Kalau bukan mbok yang kerja siapa lagi yang akan menanggung biaya keseharian dan biaya sekolah anak mbok? Masalah kerja menurut mbok apa aja asalkan halal!" Tuturnya.
"MasyaaAllah....Tapi ngomong-ngomong suami mbok emangnya kemana? Kenapa gak dia aja yang kerja?" Saskia masih menanyai mbok Inem.
"Suami mbok sudah meninggal saat anak mbok baru berumur 7 tahun.Sekitar 8 tahun yang lalu.Dulu kisah rumah tangga mbok rumit non!" Lirihnya.
"Rumit? Serumit apa? Tapi gak mungkin serumit aku sama mas Fami yang menikah karena perjodohan!" Ucap Saskia.
"Lebih rumit mbok non! Mbok dulu juga dijodohkan! Suami mbok dulu galak banget sama mbok,dia selalu kasar dan bersikap semena-mena sama mbok,bahkan sampe kita pisah ranjang selama 2 tahun! Tapi dengan sikap mbok yang perlahan selalu ada untuk dia,mencoba memahami dia akhirnya dia bisa luluh sama mbok!" Jelasnya.
"Wah ternyata masih ada pernikahan yang lebih rumit dari pernikahan aku!" Saskia merasa iba pada mbok Inem,"Eh tapi mbok,apa yang membuat mbok mempertahankan rumah tangga mbok?" Lanjut Saskia.
"Mbok yakin sama ketentuan Allah yang akan selalu bersama dengan orang yang sabar!" Jawab mbok Inem meneteskan air mata.
"Maaf ya mbok! Aku jadi ngingetin masalalu mbok yang kurang berkenan di hati mbok!" Saskia merasa tak enak hati.
"Iya gak apa-apa kok non! Mbok cuma sedih karena keinget mendiang suami mbok! Dulu mbok susah punya anak,hingga 8 tahun pernikahan mbok baru dikarunai seorang anak dan saat mbok sudah punya anak suami mbok malah dipanggil terlebih dahulu..." Jelasnya dengan air mata yang terus mengalir di pipinya.
"Yang tabah ya mbok..." Saskia menguatkan mbok Inem.
"Hehe iya non terimakasih...Oh iya kok malah curhat! Kerjaan mbok belum selesai,mbok lamjut kerja lagi ya non..." Serunya berlalu.
Setelah mendengar kisah hidup mbok Inem,aku jadi ngerasa kurang bersyukur selama ini! Padahal aku dapet suami yang baik,ganteng,kaya,lemah lembut,penyabar dan masih banyak lagi kepribadian suami aku yang mungkin gak semua orang tahu dan hanya ia tunjukkan pada orang terdekatnya saja! Oke...Mulai sekarang aku harus lebih banyak bersyukur atas nikmat Allah yang tak ada duanya! Batin Saskia.
*
"Assalamu'alaikum..." Ucap Fami memasuki rumah.
"Wa'alaikumsalam...Gimana hari ini kerjanya?" Jawab Saskia menyambut kepulangan suaminya.
"Alhamdulillah lancar dan gak terlalu banyak jadi bisa pulang lebih cepet! Aku mandi dulu ya! Gerah...!" Jawab Fami kemudian berlalu.
MasyaaAllah....Adem banget lihatnya! Batin mbok Inem menyaksikan kedekatan Saskia dan Fami .
*
"Non? Mbok pulang dulu ya.." Pamitnya.
"Oh oke mbok...Eh iya ini ada sedikit rezeki untuk beli buku anak mbok!" Saskia menyodorkan beberapa lembar uang seratus ribuan.
"Eh non jangan!" Tolaknya.
__ADS_1
"Ayolah mbok diambil! Rezeki itu gak boleh ditolak!" Seru Saskia memaksa.
"Terimakasih banyak ya non! Mudah-mudahan rumah tangga non selalu adem ayem dan selalu diberi keberkahan rezeki untuk non beserta tuan!" Ucapnya menerima uang tersebut.
"Aamiin yarobbal 'alamiin...." Jawab Saskia dan mbok Inem pun berlalu.
Fami sedang menuruni tangga dan tiba-tiba ia menghentikan langkahnya ketika melihat istrinya sedang memberi mbok Inem uang.
Ya Allah....Aku tahu dialah wanita yang engkau pilihkan untuk menjadi bidadari syurgaku! Dialah yang terbaik untukku! Aku hanya perlu sedikit mengubah bersikapnya menjadi lebih dewasa! Batin Fami tersenyum.
Fami segera mendekati Saskia,"Sayang!" Panggil Fami menepuk bahu Saskia.
"Kamu udah selesai mandi?" Fami mengangguk.
"Aku beruntung banget dapet istri yang baik hati dan dermawan seperti kamu!" Seru Fami memuji.
Saskia mengernyitkan keningnya,"Maksud kamu?".
"Itu yang barusan kamu lakukan!" Jawab Fami.
"Oh itu...Aku cuma ngasih rezeki aku yang lebih ke orang yang lebih membutuhkan!" Saskia tersenyum.
"Kita juga harus banyak bersyukur karena hidup berkecukupan gak seperti orang di luar sana!" Lanjutnya.
"Kamu bener! Kita harus banyak bersyukur! Apalagi aku yang harus banyak lebih bersyukur karena bisa dapet istri yang sikapnya komplit kaya kamu!" Serunya diiringi ejekan.
"Sikap komplit?" Saskia menaikkan sebelah alisnya.
"Kadang galak,cuek,bawel,keras kepala,egois,kekanak-kanakan----" Jelas Fami belum selesai.
"Udah selesai ngumpatnya? Iya aku ini emang wanita yang memiliki beraneka ragam sikap aneh..." Saskia mengakui ucapan Fami.
"Tapi,aku tetep sayang kamu dengan segala kekurangan kamu karena gak ada satupun manusia yang sempurna di dunia ini!" Tegas Fami dengan memeluk Saskia.
"Sejak kapan kamu jadi pinter gombal?" Saskia meledek Fami.
"Sejak aku mengenal kamu!" Jawabnya.
"Ihh lama-lama makin ngawur! Udah ah mending aku mandi!" Saskia melepaskan pelukan Fami dan berlalu ke kamarnya.
.
.
__ADS_1
.
Sesuai janji Author😊InsyaaAllah bentar lagi TAMAT🙌Mungkin sekitar 5 atau 10 bab lagi😂Jangan lupa LIKE pada setiap chapter👍Dan jangan lupa tinggalkan VOTE😍Terimakasih...😎