
Waktu menunjukkan pukul 22.00
Tio melangkahkan kakinya sambil menggandeng tangan Saskia menuju panggung.
Kini mereka berdua jadi sorotan semua mata lagi.Mereka duduk di atas kursi yang telah disediakan di panggung dengan posisi saling sedikit berhadapan namun tetap fokus pada penonton.
Tio mengambil gitar dan mulai memetik senar-senar gitar hingga ia rasa nadanya pas untuk bernyanyi.
Salahkah bila aku mencintai mu...
Dan berharap engkau kau kan jadi milikku...
Walau banyak yang bilang kau tak pantas untukku...
Sayang ku mohon jangan tolak cintaku...
Jiwa ragaku ini hanya untukmu...
Aku rela berkorban demi cintamu itu....
Biarlah orang berkataa apaa.....
Hoooo Oooooo......
Kuterima kau apa adanya hooooo oooo...
Yang penting aku bahagia...
#(Armada-Cinta itu buta)
Lebay banget siih lu bang Batin Aldo.
Penampilan mereka berdua ini menjadi penampilan terakhir sekaligus penutup acara.Mereka mendapat tepuk tangan yang meriah dari para penonton.
Semua Mahasiswa,Dosen,dan Para tamu undangan lain seperti Investor dan Donatur kini telah membubarkan diri untuk kembali pulang ke rumah masing-masing.
Tio masih sibuk dengan beberapa panitia bagian logistik untuk mengurusi pemberesan alat-alat dan barang-barang yang masih berserakan.
Tio juga menghubungi tukang ahlinya untuk membantu membereskan ini semua agar cepat selesai.
"Ayo sayang aku anter kamu pulang!" Seru Tio namun Saskia malah tak bergeming karena pertama kalinya ia dipanggil sayang.
"Lohh kok bengong sih? Ayo nanti keburu kemaleman!" Serunya lagi.
"Ehh iya ayo...!" Akhirnya Saskia tersadar dari lamunannya.Kemudian mengikuti langkah Tio dari belakang menuju ke arah parkiran.
Mereka berdua masuk ke mobil.Ketika Tio mulai menancap gas,mobil bergerak seolah tak seimbang dan secara mendadak ia berhenti lagi.
"Kok berhenti?" Tanya Saskia.
"Bentar deh kayanya mobil ini sedikit gak beres" Jawabnya.
Tio pun keluar dari mobil dan mengecek mobilnya.
"Ahh kurang ajar!" Ujarnya sambil menendang ban mobil depan.
__ADS_1
Saskia pun turun karena melihat kekasihnya yang nampak sedang kesal.
"Kenapa sama mobilnya?" Tanya Saskia.
"Ban depannya bocor!" Jawab Tio gusar.
"Terus gimana dong?" Saskia ikut bingung.
Tiba-tiba suara motor mendekati mobil mereka.Pengemudi motor pun turun dan memarkirkan motornya di samping mobil Tio.
"Mobil lo kenapa nih bang?" Tanyanya.
"Mobil gue ban depannya bocor nihh Al." Jawabnya.
"Wahh parah nih mesti dibawa ke bengkel buat ganti ban dalem nya..." Ujar Aldo.
"Terus gimana?" Tanya Tio meminta solusi pada Aldo.
"Lo mau anter Saskia pulang kan?" Tanya Aldo memastikan.
"Hmm...Tapi kalo udah begini gimana?" Ujar Tio
"Oke biar gue aja yang anter Saskia pulang! Ini udah malem bang gak baik anak gadis masih di luar." Jelas Aldo.
"Yaudah deh,lo anterin Saskia.Gue mau ngurus mobil cari tukang tambal ban yang deket." Ujar Tio setuju.
"Sayang kamu pulangnya sama ade aku ya!" Seru Tio.
"Terus kamu gimana? Masa kamu disini sendirian?" Saskia merasa tak tega harus meninggalkan Tio sendirian di pinggir jalan.
" Tegasnya.
Pasalnya waktu telah menunjukkan pukul 22.45 Saskia pun akhirnya mengangguk setuju.
"Ehh Al jagain cewek gue! Jangan lo apa-apain! Awas aja kalau lo berani ngapa-ngapain dia!" Tegas Tio.
"Yaelah tenang aja kalii bang! Dia itu temen gue jadi lo gak usah khawatir! Aman pokoknya!" Jawab Aldo santai.
Saskia dan Aldo naik ke motor Ninja-nya Aldo.Tak lupa Saskia pegangan ke bahu Aldo.
"Bang kita duluan." Ujar Aldo dan berlalu melajukan motornya meninggalkan Tio.
*
Aldo membawa motor dengan kecepatan diatas rata-rata sudah seperti pembalap saja😂
"Curut! Pelan-pelan dong bawa motornya! Gue takut!" Ujar Saskia ketakutan.
"Yaelahh tenang aja aman! Biar cepet nyampe!" Ujar Aldo bukannya mengurangi malah menambah lagi kecepatan motornya.
"Curuut! Pelanin gak kecepatannya! Lo mau ngajak gue mati? Gue gak mau mati dulu! Gue belum Nikah." Celoteh Saskia namun Aldo tak menghiraukannya.
"Curuuuut! Udah turunin gue aja! Kalau lo gak ikhlas nganterin gue udah mending gak usah daripada lo nganter tapi mau bunuh gue!" Ucapnya lagi namun Aldo tetap saja tak menanggapi celotehan Saskia.
Saskia pun menangis terisak isak.Aldo yang mendengar suara tangisan Saskia langsung meminggirkan motornya ke tepi jalan.
__ADS_1
"Lo kok nangis sih?" Tanya Aldo bingung.
Saskia langsung turun dari motor Aldo dengan keadaan masih menangis.
"Kan gue udah bilang! Kalau lo gak ikhlas mending gak usah anter gue!" Tukas Saskia emosi.
"Siapa bilang gue gak ikhlas? Gue ikhlas kok nganter lo!" Ucap Aldo.
"Lo mau bunuh gue kan? Lo gak suka sama gue? Lo benci sama gue? Boleh! tapi tolong jangan gini caranya!" Ucap Saskia yang mulai melantur kemana mana.
"Kaleng rombeng kok lo ngomong gitu sih? Oke sorry gue cuma pengen cepet sampe ke rumah lo! Bukan mau bunuh lo" Jelas Aldo.
"Tapi gak gitu caranya!" Seru Saskia.
"Lagian baru segitu aja udah takut! Apalagi kalo full."Ucap Aldo meledek.
"Tapi itu bahaya!" Tegas Saskia.
"Yaudah Ayo! Mau lanjut gak nih? Gue denger daerah disini tuh angker lohh!" Ucap Aldo mencoba menakut-nakuti Saskia.
"Iiiih lo ngomong apa sih? Gak usah ngawur! Yaudah ayo tapi jangan ngebut-ngebut lagi gue takut!" Ucap Saskia.
Mereka kemudian melanjutkan perjalanan yang sempat tertunda.Aldo menuruti keinginan Saskia untuk menjalankan motornya dengan kecepatan sedang.
"Ini rumah lo?" Tanya Aldo.
Mereka saat ini baru sampai di rumah Saskia.
"Iya..." Jawab Saskia.
Saskia menawarkan Aldo untuk mampir namun Aldo menolak karena sudah larut.
Saat Aldo ingin berlalu pergi Saskia menghentikannya.
"Ehh Curuut tunggu! Makasih ya udah nganterin! Jangan lupa lo jangan bawa motor kebut-kebutan lagi bahaya! Itu bisa nyelakain nyawa lo! Awas aja ya kalo lo ketauan masih kebut-kebutan,gue gak mau temenan sama lo lagi!" Seru Saskia menekankan.
"Lo khawatirin gue?" Tanya Aldo menaik-naikkan alisnya.
"Ciiihh Apaan sih! Gausah kepedean!" Bantah Saskia.
Aldo pun tersenyum sumringah.
"Gue pulang dulu!" Pamit Aldo.
"Hati-hati! Jangan kebut-kebutan!" Jawab Saskia dan Aldo pun hanya menanggapinya dengan senyuman.Kemudian berlalu pergi.
Dia Khawatirin gue? Dia peduli sama keselamatan gue? Ahhh udahlah lupain aja! Inget Al dia itu ceweknya abang lo! Lagian gak mungkin kan lo suka sama si kaleng rombeng! Batin Aldo.
Assalamu'alaikum readers😊
Author hari ini cuma bisa nulis satu episod aja😅Tapi kalian tenang episod ini dipanjangin nihh😍
Jika tak mampu memberi Vote setidaknya tolong beri Like dan Coment di setiap episod yaa😉
Wassalamu'alaikum😙
__ADS_1