
Saskia tengah mengelilingi toko atas ajakan dari Laras.
"Waahh kayanya kuenya enak-enak ya Bu!" Tebak Saskia.
"Kamu mau coba?" Tanya Laras.
"Boleh deh Bu...".
Laras segera mengambil beberapa kue favorit di toko kue nya.Kemudian membawanya ke salah satu meja yang ada di pojok.
"Ini beberapa menu yang paling digemari para konsumen,ayo dicoba!" Seru Laras.
Saskia segera mengambil salah satu kue yang dibawa Ibu mertuanya.
"Eumhh enak bu!" Puji Saskia dan Laras pun tersenyum.
Saskia hendak mencoba cake mini lain tapi ia mengurungkan niatnya saat melihat roti yang ia kenali kemudian ia pun beralih mengambil roti tersebut.
Saskia sampai menghabiskan 2 pcs roti tersebut.
"Enak bangeet Bu yang ini!" Seru Saskia dalam keadaan mulut masih penuh mengunyah roti.
"Ini kamu minum dulu nanti keselek!" Perintah Laras menyodorkan botol air putih.
"Makasih Bu!" Seru Saskia menerima air minum tersebut dan langsung meneguknya.
Seorang pelayan membereskan sisa kue yang Saskia makan atas perintah Laras.
"Menurut kamu menu mana yang paling enak diantara menu yang Ibu bawa barusan?" Tanya Laras.
"Roti yang isinya caramel terus ada kacang ijonya gitu! Yang barusan aku makan terakhir Bu!" Jawab Saskia.
"Ohh yang itu! Itu namanya Bread Caramel Of green pea!" Jelas Laras.
"Namanya bagus ya Bu,rasanya juga enak." Puji Saskia.
Laras tersenyum sembari mengangguk mengiyakan perkataan Saskia.
"Itu yang kasih nama siapa Bu?" Tanya Saskia penasaran.
"Siapa lagi kalau bukan Fami! Hampir semua nama menu disini Fami yang kasih nama! Kebanyakan namanya pake bahasa Inggris.Sebenernya Ibu juga kurang paham karena Ibu gak pinter bahasa Inggris tapi setelah lama akhirnya ibu fasih nyebut menu yang pake bahasa Inggris itu!" Seru Laras tersenyum malu.
Hebat juga ternyata! Hampir semua menu yang ada disini dia yang kasih nama! Batin Saskia.
"Kenapa bengong? Kamu pasti bingung ya kenapa Fami bisa ngasih nama menu disini?" Tanya Laras menebak fikiran Saskia.Dengan segera Saskia mengangguk.
__ADS_1
"Jadi awalnya ibu kasih nama menu pake bahasa Indonesia berdasarkan bentuk dan varian rasanya terus Fami terjemahin ke bahasa Inggris padahal sama aja sih sebenernya!" Jelas Laras.
"Ohh gitu...Oh ya Bu terus ini semua resep ibu sendiri?" Tanya Saskia lagi.
"Iya..." Jawab Laras.
"Ibu hebat ya!" Puji Saskia.
"Ah kamu bisa aja! Nggak kok nak Ibu biasa aja!" Seru Laras merendah.
"Kayanya roti yang tadi pernah aku makan! Tapi kapan ya?" Ujar Saskia mengingat-ingat.
"Oh iya saat itu mas Fami ngasih ke aku pas camping sebulan yang lalu di Bogor!" Lanjut Saskia akhirnya ingat.
"Camping? Oh iya Ibu inget waktu itu Fami bawa beberapa roti sama cake dari sini! Jadi kamu dikasih sama dia?" Seru Laras.
"Iya Bu....Dia juga bilang kalau roti itu semua buatan Ibunya!" Seru Saskia dan dijawab senyuman oleh Laras.
*
2 jam berlalu Fami akhirnya menjemput Saskia di toko kue ibunya.
"Saskia ayo kita pulang!" Ajak Fami.
"Kok buru-buru sih?" Timpal Laras.
"Yaudah deh...Saskia nanti kalau kamu ada waktu luang kamu kesini lagi ya sayang!" Pinta Laras sembari memeluk Saskia.
"InsyaaAllah Bu!" Jawab Saskia membalas pelukan Laras.
"Ini kamu bawa ya! Kamu tadi katanya suka banget!" Perintah Laras menyodorkan paper bag berwarna coklat yang berisi roti.
"Nggak usah repot-repot Bu!" Tolak Saskia.
"Oh iya ini uang yang tadi Bu!" Saskia menyodorkan 2 lembar uang seratus ribuan.
"Nggak usah nak! Masa menantu Ibu sendiri harus bayar sih! Kalau kamu pengen cake atau roti kamu tinggal bilang aja sama Fami! Nanti biar Fami ambil dari sini!" Seru Laras.
"Hehee...Makasih ya Bu..." Ucap Saskia malu-malu akhirnya menerima paper bag berwarna coklat tersebut.
"Bu,Fami sama Saskia pamit dulu! Assalamu'alaikum..." Seru Fami berpamitan pada ibunya.
"Iya hati-hati ya nak! Wa'alaikumsalam..." Jawab Laras.
Fami dan Saskia berlalu masuk ke mobil setelah berpamitan dan tak lupa mencium tangan Ibu mereka.
__ADS_1
Fami melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.
"Roti apa yang Ibu bilang tadi?" Tanya Fami membuka obrolan.
"Ohh ini Bread Caramel Of green pea!" Jawab Saskia.
Fami tertegun pasalnya nama roti itu ia sendiri yang memberi namanya.
"Aku suka bangeet sama roti ini! Oh ya aku juga baru inget kalau roti ini adalah roti yang Pak Fami kasih ke aku waktu camping!" Seru Saskia.
"The first memories of bread!" Gumam Saskia pelan.
Fami tertegun kembali dengan perkataan Saskia.Fami hanya diam saja dan tak menghiraukan perkataan Saskia.
"Pak Fami hebat ya! Kok bisa sih ngasih nama hampir seluruh menu pake bahasa Inggris?" Seru Saskia penasaran.
"Itu cuma berdasarkan pengalaman aja!" Jawannya.
"Pengalaman? Cerita dong!" Pinta Saskia semakin penasaran.
Fami melirik Saskia kemudian fokus kembali menyetir dan akhirnya menjawab.
"Saya dulu lanjut S2 saya di London! Jadi saya ada pengalaman nyatuin kata perkata dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris.Seperti salah satu menu yang ada di toko Ibu! Misalnya roti kacang yang berpadu dengan caramel saya satuin namanya jadi Bread Caramel Of green pea" Jelas Fami.
"Wah hebat ya!" Puji Saskia kagum.
"Ternyata aku nikah sama seorang lelaki yang hebat! Sampe pernah kuliah di London!" Seru Saskia kagum.
Fami mengernyitkan keningnya mendengar pujian yang terlontar dari mulut Saskia.Namun tak membuatnya menjawab celotehan Saskia.
Hingga akhirnga sampai juga di rumah mereka.Saskia segera turun dari mobil dan masuk ke rumah.Kemudian mengambil segelas jus jeruk sebagai minuman peneman untuknya makan roti pemberian ibu mertuanya.
"Masih belum kenyang juga kamu?" Tanya Fami tak percaya.
"Ini enak bangeett serius deh! Pak Fami jangan minta ya! Ini semua buat aku! Kalau Pak Fami mau minta aja sama Ibu mertua!" Tegas Saskia.
"Siapa juga yang mau minta?" Seru Fami mengernyitkan keningnnga.
Kemudian ia berlalu menaiki tangga menuju kamarnya.Sedangkan Saskia masih terfokus dengan roti miliknya.
.
.
.
__ADS_1
Sekian dulu😊Happy reading! Dukungannya jangan lupa dengan cara 'Like' dengan menekan tombol 👍 pada bagian kiri dan 'Vote' dengan menekan tombol vote di bagian kanan pada sampul novel!
Thankyou and See you next episod😍🙋