Menaklukkan Hati Jodohku

Menaklukkan Hati Jodohku
Hanya Masuk Angin!


__ADS_3

Hari ini kuliah sampai sore,


Saskia nampak letih dan pucat karena dari tadi pagi belum menyentuh makanan apapun.


Entah mengapa hari ini ia kehilangan moodnya untuk makan.Bahkan saat istirahat Caca mengajaknya ke kantin namun ia menolaknya.


Sampai-sampai Caca sudah membeli makanan ringan untuk Saskia tapi ia tak menyentuhnya sama sekali.


Waktu menunjukkan pukul 16.00 Saatnya untuk pulang.


Caca pulang terlebih dahulu dengan Doni,lelaki yang kini tengah dekat dengannya.


Saskia baru saja akan memesan taksi online.Namun ponselnya malah mati sebab lowbatt.


Hujan mengguyur kota Jakarta.Saskia segera mencari tempat untuk berteduh.Setelah lama akhirnya ada tukang ojek yang lewat kemudian ia memberhentikannya dan menumpangi ojek tersebut.


Ia hujan-hujanan hingga tiba di rumahnya.Tak lupa ia membayar ongkos pada tukang ojek tersebut.


Saskia masuk ke rumah dalam keadaan basah kuyup.Ia segera mandi karena tubuhnya telah menggigil kedingingan.


Setelah itu Saskia merebahkan tubuhnya di atas ranjang.Kini kepalanya mulai pusing.Badannya juga terasa kurang baik.


Entah kemana Fami hingga kini belum pulang juga padahal waktu telah menunjukkan pukul 18.15


**


Fami baru saja pulang ke rumah.Entah dari mana saja ia sampai jam segini baru pulang.


Fami langsung menaiki tangga menuju kamarnya.Saat Fami membuka pintu untuk masuk saat itu juga Saskia membuka pintu kamar untuk keluar.


Saskia bersin-bersin saat keluar dari kamar.


"Haciiim...!" Saskia bersin dengan menutup hidungnya menggunakan tangan.


"Saskia kamu gak apa-apa?" Tanya Fami memastikan.


"Nggak..!" Jawab Saskia.


Kepalanya kini semakin serasa berkunang-kunang ia hampir saja jatuh namun Fami dengan siaga membopongnya.


"Huookk..Huokk...!" Saskia serasa akan muntah.


Dengan langkah secepat mungkin ia masuk kembali ke kamar dan menuju toilet.


Dia kenapa? Gak mungkin kan kalau dia ...... Batin Fami.


"Astagfirullah gak mungkinlah! Lagian saya kan belum apa-apain dia!" Gumam Fami pelan.


Saskia baru saja keluar dari kamar mandi namun rasa pening yang ada pada kepalanya semakin menjadi-jadi dan membuatnya hilang kesadaran lalu pingsan.


Fami yang kaget akan hal tersebut segera mengangkat tubuh Saskia dan memindahkannya ke atas ranjang.


Kemudian ia menghubungi dokter untuk datang ke rumahnya dan memeriksa keadaan Saskia.


*

__ADS_1


Seorang Dokter wanita yang kira-kira usianya baru 35 tahun kini tengah memeriksa keadaan Saskia.


"Bagaimana dok kondisi istri saya?" Tanya Fami panik.


"Anda tidak perlu terlalu khawatir istri anda baik-baik saja!" Ujar Dokter tersebut.


"Ehmm...Apa dia hamil?" Tanya Fami ragu.


"Tidak Pak! Dia hanya masuk angin saja! Sepertinya dia belum makan apapun dari pagi kemudian ia kehujanan makanya ia bisa masuk angin" Jelas Dokter tersebut.


"Ohh baiklah dok..." Seru Fami tenang.


Ngapain juga aku nanya kaya gitu? Padahal gak mungkinkan Saskia ngelakuin hal di luar batas! Dia ini perempuan baik-baik.Please Fami Positif Thinking! Batin Fami.


Dokter yang memeriksa Saskia kini tengah bergelut dengan bolpoin dan sebuah kertas.Tak lama ia memberikan kertas tersebut pada Fami.


"Ini saya sudah buatkan resep.Anda bisa menebusnya di apotik! Dan jangan lupa saat istri anda sadar anda harus segera membuat istri anda makan agar ia tak kekurangan karbohidrat dalam tubuhnya!" Perintah Dokter tersebut.


"Terimakasih dok!" Seru Fami dan Dokter itupun mengangguk.


Fami mengantar Dokter tersebut sampai ke luar tak lupa ia memberikan sebuah amplop yang berisi uang pertanda terimakasih.


Mobil yang dikendarai oleh Dokter tersebut pun mulai menjauh dari rumah Fami.


Kini Fami segera mengunci pintu rumahnya karena ia akan pergi ke apotik terdekat untuk menebus obat yang diberikan Dokter tadi.


*


Fami telah sampai di apotik.Ia segera memberikan resep tersebut pada Apoteker tersebut.


Tiba-tiba ia teringat pada Saskia.Akhirnya ia memutuskan untuk membeli nasi goreng tersebut.


*


Fami telah sampai di rumahnya dengan membawa 2 kantong kresek yang berbeda isinya.Yang satu berisi obat dan yang satunya lagi berisi 2 bungkus nasi goreng.


Fami langsung menaiki tangga dan melihat keadaan Saskia.Ternyata Saskia sudah tersadar dari pingsannya.


"Saskia kamu udah sadar?" Tanya Fami memastikan.


"Hmm..." Jawab Saskia.


"Kamu kenapa gak makan? Terus tadi ngapain kamu hujan-hujanan! Kalau kamu gak ada uang buat naik taksi kamu bisa hubungi saya biar saya yang jemput kamu!" Celoteh Fami.


"Udah selesai ngomel-ngomelnya?" Seru Saskia jutek.


"Saya ini bukan ngomelin kamu tapi saya cuma--" Fami belum menyelesaikan perkataannya namun Saskia keburu memotongnya.


"Iya-iya aku yang salah! Udah gak usah ngomel lagi kepala aku tambah pusing ini!" Potong Saskia.


"Bagus deh kalau kamu nyadar!" Seru Fami tanpa ekspresi.


"Nih kamu makan dulu!" Perintah Fami menyodorkan sebungkus nasi goreng.


Saskia menuruti perkataan Fami sebab ia tak ingin lagi berdebat dengan Fami karena itu semua hanya membuat kepalanya tambah pening.

__ADS_1


Saskia telah menghabiskan nasi gorengnya duluan dan Fami hanya baru makan beberapa sendok saja.


"Enak?" Tanya Fami dan dijawab anggukan oleh Saskia.


"Sekarang kamu minum dulu obatnya!" Perintah Fami lagi.


"Tapi--" Saskia mencoba menolak.


"Gak ada bantahan! Ayo cepet minum!" Tegasnya.


Saskia pun mengalah dengan menuruti perintah Fami.


"Udah!" Seru Saskia menggidig.


"Gimana? Enakkan obatnya?" Ledek Fami.


"Mana ada obat yang enak? Semua yang namanya obat sama aja! Pasti rasanya pahit!" Bantah Saskia.


Fami tertawa kecil mendengar jawaban Saskia.


"Oh ya kamu tadi belum jawab pertanyaan saya!" Seru Fami mengingatkan.


"Pertanyaan yang mana?" Tanya Saskia mencoba mengingat.


"Kenapa kamu gak makan terus tadi pake hujan-hujanan segala?" Fami mengulang pertanyaannya.


"Ohh itu...Jawaban yang pertama aku males makan dan yang kedua aku tadi pulang naik ojek jadi kehujanan karena pas aku mau pesen taksi online ponsel aku lowbatt!" Jelas Saskia.


Fami menatap Saskia tajam seolah tak percaya dengan jawaban Saskia.


"Kenapa? Gak percaya? Yaudah terserah!" Seru Saskia.


Fami mengernyitkan keningnya karena heran.


"Pak Fami sendiri kemana aja kok pulang malem?" Tanya balik Saskia seolah mengintrogasi.


Pasalnya Fami tadi pulang pukul 21.00


"Tadi saya ke kantor ayah bantuin sedikit kerjaan ayah!" Jelas Fami.


"Oh...!" Jawab Saskia singkat.


"Udah kamu gak usah banyak tanya! Sekarang kamu istirahat saya mau mandi dulu!" Seru Fami memeritah kembali.


"Ciihhh giliran dia yang aku tanya gak mau! Tapi dirinya sendiri nanya mulu!!" Gerutu Saskia dalam hati.


Saskia mulai memejamkan matanya.Dan Fami masih di kamar mandi untuk mandi.


.


.


.


Yasudahlah segitu duluu😊Pantengin terus😉Dukungannya jangan lupa dengan Like and Vote😍Thankyou and see you next episod🙋😙

__ADS_1


__ADS_2