
Dua hari berlalu setelah kejadian itu...
Aldo selalu menghindar dari Saskia bahkan ketika Saskia ingin mencoba minta maaf,sebelum ia berbicara Aldo langsung tak menanggapinya dan berlalu pergi meninggalkannya.
"Apa sebesar itu kesalahan gue? Sampe lo gak mau maafin gue?" Gumamnya pelan.
Berbeda dengan Tio yang setelah hari itu kini semakin rajin mendekati Saskia melalui chat singkat atau telepon.
Triing... truuung....Ponsel Saskia berbunyi pertanda pesan WhatsApp masuk.
Pagii Cantik😉Yang semangat yaa! ~ Kak Tio.
Pagi juga kak...Iya kakak juga ~ Saskia.
Nanti ketemu di kantin ya! Sekarang aku masuk kelas dulu. ~ Kak Tio.
Saskia pun tidak lagi membalasnya dan hanya meread-nya saja.
Kini Saskia tengah berada di kelas untuk memulai matkul pertamanya.
Ia sedari tadi mencari sosok seseorang yang kini selalu menghindarinya.
Dari pagi juga ia belum berjumpa dengan sahabatnya Caca.Padahal saat ini ia ingin sekali berbagi cerita yang mengganggu fikirannya pada sahabatnya itu.
Akhirnya Dosen matkul pun masuk dan sedang menjelaskan tugas yang harus dikerjakan pada hari ini.
Selang beberapa menit kemudian datang seorang Mahasiswa yang nampak tergesa-gesa dan mengetuk pintu berniat meminta izin masuk kelas.
"Maaf Pak,saya terlambat! Apa boleh saya masuk?" Tanya Mahasiswa tersebut.
"Yasudah masuk,tapi kamu jangan sesekali lagi terlambat dalam matkul siapa pun!" Tegas Dosen tersebut kemudian mengiizinkan masuk.
Tumben si Curut telat.Apa dia Sakit ya? Atau lagi ada masalah? Batin Saskia merasa heran.
__ADS_1
Setelah 2 jam berlalu,matkul pertama telah habis waktunya dan dilanjut dengan matkul kedua.Hari ini jadwal lumayan padat,terdapat 4 matkul yang harus mereka selesaikan.
1 Jam berlalu,saatnya istirahat...
Semua Mahasiswa bubar menuju kantin...
Aldo terlihat masih duduk di tempat duduknya di pojokan sana.Entah mengapa dia sepertinya suka sekali duduk di pojok.
Saskia memberanikan diri mendekati Aldo.
"Hmm..." Saskia berdehem berharap Aldo mendengar dan memperhatikannya.
Aldo pun menengok,"Apa?" Tanyanya singkat tanpa ada ekspresi sedikitpun di wajahnya.
"Curut gue minta maaf! Gue gak bermaksud nyakitin hati lo! Gue gak ada niat buat bandingin atau samain lo sama siapapun! Gue sadar setiap orang pasti punya kepribadian yg berbeda.Jadi tolong maafin gue! Gue gak tenang karena selalu dihantui rasa bersalah sama lo." Jelas Saskia panjang lebar.
"Hmm...Tapi ada syaratnya!" Jawabnya dingin.
"Pliss! Maafin! Gue janji gak bakalan ngulangin lagi! Lk boleh deh kasih syarat tapi tolong maafin gue!" Ucapnya lagi memohon.
"Oke gue maafin!" Jawab Aaldo masih tanpa ekspresi.
"Serius?" Tanya Saskia tak percaya dan Aldo pun langsung mengangguk.
"Tapi---" Ucap Aldo menggantung.
"Tapi apa?" Tanya Saskia penasaran.
"Tapi lo harus tepatin janji dan kata-kata lo tadi! Jangan pura-pura amnesia!" Jelas Aldo.
"Iya-iya...Lagian siapa yang lupa? Emangnya lo mau apa?" Tanya Saskia penasaran.
"Kita omongin ini di kantin....Ayo!" Ajak Aldo menarik tangan Saskia.
__ADS_1
"Iya,tapi gak usah tarik-tarik juga." Bantah Saskia melepaskan tarikan tangan Aldo.
"Iya sorry!" Aldo akhirnya melepaskan tarikannya
- Di Kantin
"Emang syarat lo apa sih? Awas aja kalo yang aneh-aneh!" Saskia menegaskan.
"Hahaaa......" Bukannya menjawab Aldo malah tertawa.
"Loh kok malah ketawa? Curut udah deh jangan bikin gue penasaran." Ucap Saskia mulai tak santai.
"Lagian lo ko bisa mikir sejauh itu?" Tanya Aldo masih terkekeh.
"Gue cuma mau lo jadi temen gue!" Ucapnya lagi.
"Udah cuma itu aja?" Tanya Saskia meyakinkan Aldo.
"Iya....Tapi lo harus siap jadi temen gila gue yang gak pernah protes pas gue gangguin atau ngejailin lo." Jelas Aldo.
"Laaaahh ko gitu?" Saskia memelas.
"Gak ada tawar-menawar! Deal?" Aldo menawarkan jabatan tangannya pada Saskia.
Saskia pun terpaksa ber-deal dan mereka berjabatan tangan.
Mereka pun kini tengah menikmati makanan mereka masing-masing dan kadang disela dengan kejahilan Aldo nambahain cabe ke mangkuk mie nya,numpahin jus di tangan Saskia dengan alasan tak sengaja.
Saskia hanya menampakkan ekspresi geramnya pada Aldo seolah tak terima.Aldo malah terkekeh melihat eskspresi Saskia.
"Lama lama bisa mati berdiri nih gue ngadepin kejailannya si Curut ini." Gerutunya pelan.
Hayu Atuh Like,Coment and Vote yaa Garanteng Carantiiik😍
__ADS_1