Menaklukkan Hati Jodohku

Menaklukkan Hati Jodohku
Bahagiaku Bersamamu (END)


__ADS_3

Tak terasa waktu benar-benar cepat berlalu...


Usia kandungan Saskia sudah genap 9 bulan.Kuliahnya pun akan segera berakhir tinggal selangkah lagi.Ia hanya perlu menunggu jadwal sidang skripsinya.


Caca pun telah resmi menikah dengan lelaki pujaan hatinya Doni yang bergelar sebagai Dokter umum sejak 4 bulan yang lalu.


Caca juga kini tengah mengandung.Maklumlah Caca ini kisah cintanya beda dengan Saskia.Maka dari itu ia langsung hamil setelah satu bulan menikah.


Alasan lainnya Caca tidak ingin menuda kehamilannya dengan memakai alat penunda kehamilan karena ia ingin menikmati masa kehamilan bersama dengan Saskia.


Dengan status wanita yang sedang sama-sama hamil meskipun usia kandungan Caca dan Saskia jauh berbeda tetapi mereka selalu berbagi tentang apa saja yang mereka rasakan saat awal-awal kehamilan.


Keduanya sering menghabiskan waktu bersama untuk jalan-jalan kemanapun yang mereka suka.


Seperti halnya hari ini,mereka memutuskan untuk liburan ke Bali atas keinginan calon bayi Caca namun membuat Saskia juga teringin ikut pergi.Mereka akan berlibur dengan suami mereka.


"Semuanya udah siap?" Tanya Saskia.


"Udah sayang,kamu yakin mau ikut liburan ke Bali sama Caca dan suaminya?" Fami balik bertanya.


"Iyaa yakin,kenapa emangnya?" Jawa Saskia pasti.


"Bukan kenapa,tapi aku cuma takut pas nanti kita sedang di jalan kamu kontraksi." Jawab Fami khawatir.


"Kamu tenang aja! Semuanya pasti aman!" Seru Saskia meyakinkan Fami.


"Hmm...Yaudahlah,semoga kontraksinya setelah kita pulang liburan nanti!" Ucap Fami penuh harap.


"Aamiin...." Jawab Saskia sembari tersenyum,"Ayo berangkat! Caca sama kak Doni udah on the way bandara katanya." Lanjutnya mengajak.


"Yaudah ayo...." Jawab Fami sembari menarik koper besar yang akan mereka bawa ke Bali.


Di perjalanan Saskia terlihat anteng sekali menikmati suasana yang mereka lewati.Mereka kini menaiki taksi bukan mobil pribadi.


Tiba-tiba saja perut Saskia terasa mules,"Aww...!" Pekiknya sambil memegangi perutnya.


"Sayang? Kamu kenapa?" Tanya Fami cemas.


"Perut aku sakit." Jawab Saskia meringis kesakitan.


"Kamu gak salah makankan?" Tanya Fami memastikan.


"Perasaan nggak deh! Aww...Perut aku makin sakit!" Saskia terus merengek.


"Yaudah kita ke rumah sakit dulu aja ya?" Tanya Fami yang kemudian di setujui Saskia.


"Pak putar balik ya! Kita ke rumah sakit sekarang." Seru Fami.


"Baik Pak." Jawab supir taksi.


Dan taksi yang ditumpangi mereka pun memutar balik menuju rumah sakit.


Setibanya,Saskia langsung masuk ruang pemeriksaan dan Fami hanya bisa menunggunya di luar.


Fami baru teringat dengan Caca yang pastinya tengah menunggu mereka di bandara.Kemudian ia langsung mengirim chat lewat WhatsApp


Caca,Saskia sekarang sedang ada di rumah sakit ~ Fami.


Hah? Kok bisa? Yaudah aku sama mas Doni nyusul kesana ~ Caca.


Fami tak lagi membalasnya karena kedatangan seorang yang memanggilnya.

__ADS_1


"Suami Ibu Saskia?" Panggilnya.


"Iya saya dok." Jawab Fami cepat.


"Bu Saskia sedang mengalami kontraksi Pak,diperkirakan sudah bukaan 3 jadi sebentar lagi akan dipindah ke ruang persalinan." Jelas Dokter.


"Maksud dokter istri saya akan segera melahirkan?" Tanya Fami memastikan.


"Iya betul Pak,kalau begitu saya permisi dulu!" Jawab Dokter tersebut yang kemudian berlalu.


Fami panik bukan main,ia langsung menghubungi keluarganya juga keluarga istrinya untuk datang ke rumah sakit.


Kini Saskia telah dipindahkan ke ruang persalinan,namun Fami masih tidak diperbolehkan masuk sampai Saskia mendekati bukaan akhir.


Selang beberapa saat Caca dan Doni datang.


"Pak Fami? Saskia gimana?" Tanya Caca terburu-buru.


"Saskia sudah dipindahkan ke ruang persalinan." Jawab Fami.


"Jadi Saskia mau lahiran?" Tanya Caca kaget.


"Hmm iya,jika kalian ingin tetap pergi ke Bali silahkan! Tapi maaf saya dan Saskia tidak bisa pergi." Tutur Fami.


"Ya Allah Pak! Sahabat saya mau lahiran masa saya malah liburan kan gak masuk akal banget!" Bantah Caca,"Pokoknya saya mau disini temenin sahabat saya!" Lanjutnya menegaskan.


"Terimakasih kalau begitu...Saya mau lihat Saskia sebentar." Seru Fami.


"Saya ikut!" Seru Caca mengikuti Fami dan Doni pun juga ikut.


"Sayang,kamu yang kuat yaa...Aku janji akan temani kamu sampe anak kita lahir!" Seru Fami.


"Sakit..." Saskia merengek.


"Makasih ya Ca! Oh ya,maaf karena gue kita gak jadi liburan." Seru Saskia sendu.


"Gak masalah! Yang penting lo sama ponakan gue baik-baik aja!" Tukas Caca tak mempermasalahkan.


"Maaf ya kak Doni!" Ucap Saskia beralih pada suami Caca.


"Gak apa-apa! Udah,jangan terlalu difikirin dek Saskia! Masalah liburan masih banyak waktu,yang penting kamu dan anak kamu selamat dulu." Jawab Doni santai.


Beberapa jam kemudian,kedua belah keluarga telah menunggu di luar,pasalnya kini Saskia tengah berjuang melahirkan anaknya ditemani suaminya.


"Sedikit lagi Bu..." Seru Dokter.


Saskia terus mengejan dengan menggenggam tangan Fami kuat-kuat sampai akhirnya keluarlah Fami junior,seorang bayi laki-laki yang tampan seperti Papinya.


"Hoaaa...Hoaa....." Tangisan bayi menggema di ruangan tersebut.


"Alhamdulillah...Selamat Bu,bayinya laki-laki!" Ucap Dokter tersebut ikut bahagia.


Fami tak henti-hentinya mengucapkan alhamdulillah pada Allah sebab istri dan anaknya selamat.Dan anaknya pun terlahir sempurna dan juga sehat.


Fami mencium kening Saskia lama sebagai bukti terimakasihnya karena telah berjuang melahirkan anaknya.


Seluruh keluarga ikut bahagia,semuanya tersenyum gembira menyambut kedatangan anggota keluarga barunya.


Lina menggendong bayi tersebut dari suster,"Assalamu'alaikum cucu oma..." Sapanya.


"Uuhh cucu opa ganteng banget ya mirip Papinya...." Puji wijaya.

__ADS_1


"Kok mirip Papinya aja sih Pa? Mirip Maminya nggak tuh?" Tanya Saskia memasang wajah cemberut.


"Pasti mirip Maminya juga dong!" Timpal Laras yang kemudian menggendong bayi itu.


"Cucu kakek imut sekali..." Seru Hendra.


"Assalamu'alaikum ganteng! Ini tante Caca." Seru Caca mengajak bicara bayi Saskia.


"Hahahaa...Dasar lo Ca! Masa bayi baru lahir udah diajak kenalan!" Seru Saskia membuat seisi manusia yang ada pada ruangan itupun tertawa.


"Biarin! Eh iya,namanya siapa?" Tanya Caca antusias.


"Siapa?" Saskia melirik Fami.


"Ehm...Namanya Nizam Qautsar Mahendra." Jawab Fami pasti.


"MasyaaAllah...Cucu nenek namanya bagus sekali..." Puji Laras pada cucu yang tengah ia gendong.


"Kepanjangan itu Pak!" Protes Caca.


"Hey! Ini anak saya! Kenapa kamu yang sewot!" Ketus Fami diiringi tawa.


"Hmm...Yaudahlah,kalau gak terima saran!" Seru Caca pasrah.


"Hahahaa..." Tawa mereka bersamaan.


"Gak usah dimasukin hati Ca! Masukin jantung aja!" Goda Saskia.


"Iih serius! Pada nyebelin ini suami istri!" Gerutu Caca hanya dibalas gelengan serta senyuman mereka yang mendengarnya.


Tak lupa Saskia mengabari Aldo bahwa dirinya kini telah melahirkan seorang bayi yang tampan setampan Papinya.Aldo pun ikut bahagia juga bersyukur karena sahabatnya Saskia beserta ponakannya selamat.


"Sayang! I really miss you...Aku bahagia bisa berjodoh denganmu..." Seru Fami tiba-tiba.


"I miss you too...Makasih udah sabar bimbing aku sampai aku jadi seorang wanita yang dewasa dan tidak kekanak-kanakan lagi." Balas Saskia.


"Sudah jadi tugasku! Kamulah kebahagiaan terindahku!" Balas Fami.


"Tanpamu aku tak berarti,karena bahagiaku bersamamu..." Balas Saskia kemudian mereka saling berpelukan.


"Sweet banget siiih...Jadi ngiri deh!" Sindir Caca.


"Kamu pemgen kaya gitu? Yaudah sini aku juga bisa!" Timpal Doni yang langsung saja memeluk Caca.


"Dasar anak muda!" Sindir para orang tua.


"Adek!" Teriak Bimo.


"Ya Allah abang! Kenapa teriak-teriak?" Omel Lina.


"Hehe maaf Ma.." Jawabnya,"Selamat ya,kamu hebat dek! Maaf abang telat soalnya kakak ipar sedang kurang enak badan! Tapi kakak ipar juga titip salam buat kalian semua terus ucapan selamat buat kamu! Dan ini kado yang dia janjiin katanya." Lanjutnya panjang lebar.


"Makasih abang! Bilangin makasih juga buat kakak ipar yang udah repot-repot siapin kado!" Jawab Saskia.


"Iya abang wakilin! Sama-sama..." Jawab Bimo membuat semua orang terkekeh.


And they live happy ending together forever💕TAMAT😍😙


.


.

__ADS_1


.


TERIMAKASIH BANYAK PARA READERS😊JANGAN LUPA LIKE,KOMEN,VOTE YAA😆


__ADS_2