
Waktu telah menunjukkan pukul 22.00
Saskia sudah mulai mengantuk.Namun ia masih berusaha menahannya karena hingga kini Fami belum pulang juga setelah kepergiannya tadi sore.
Saskia akhirnya memutuskan untuk membuat segelas kopi agar bisa mengendalikan rasa kantuknya.
Saat Saskia baru saja selesai membuat kopi.Dari luar terdengar suara mobil yang tengah berparkir.
Ternyata itu Fami.Wajahnya terlihat lesu dan kusam.Raut wajahnya juga seperti menandakan suatu kondisi yang tak baik-baik saja.
Dia kenapa ya? Gak biasanya pulang ke rumah mukanya kusut kaya gitu! Batin Saskia heran.
Saskia akhirnya berniat menghangatkan makanan untuk Fami.Tak lupa ia juga membuat segelas kopi lagi untuk suaminya.
Kemudian ia membawanya ke kamar.Dilihatnya Fami telah selesai mandi dan sedang rebahan di atas sofa sambil memijit-mijit keningnya.
"Pak Fami kenapa? Bapak sakit ya?" Tanya Saskia khawatir.
"Nggak...Kepala saya cuma sedikit pening aja!" Jawabnya kemudian bangun dari posisi rebahannya.
"Ada masalah ya di kantor ayah? Aku perhatiin sejak Pak Fami pulang tadi kaya ada yang aneh!" Saskia menebaknya.
"Iya...Tadi terjadi banyak kesalahan karyawan yang membuat rekan kerja Ayah memutuskan kerja samanya!" Jelas Fami terlihat pusing.
"Yang sabar ya Pak....Mungkin belum rezeki kantor ayah..." Saskia mencoba menguatkan suaminya.
"Hmm...".
"Aku udah angetin makanannya sekarang Pak Fami makan ya!" Titah Saskia.
"Saya gak laper..." Tolaknya.
"Pak Fami gak boleh kaya gitu...Jangan karena gagal dapet client,Pak Fami jadi prustasi sampe mogok makan!" Saskia memperingati dengan perkataan yang halus.
Fami seketika menatapnya lekat hingga membuat Saskia risih.
"Iklasin aja ya...Sekarang makan dulu biar gak sakit..." Saskia mencoba membujuk Fami.
Akhirnya Fami pun memakan makanan yang telah dibawakan Saskia.
Kasian kamu Pak...Kayanya kamu bener-bener frustasi dengan beban masalah ini...Fikir Saskia.
Fami telah menghabiskan makanannya.Saskia pun membereskannya ke tempat semula.
Kemudian menyodorkan segelas kopi pada Fami.
"Mau kopi?" Tanya Saskia.
"Boleh..." Jawabnya.
Saskia pun ikut terduduk kembali di sofa kamarnya itu.
"Kamu ngopi juga?" Tanya Fami memperhatikan Saskia yang juga meneguk kopinya.
"Hehee...Iya..." Jawab Saskia.
"Tumben?" Fami terlihat heran.
"Tadi aku ngantuk banget jadi aku bikin kopi deh buat nahan kantuk aku ini..." Jelasnya.
"Kalau ngantuk tidur bukan minum kopi! Lagian ini udah malem!" Tukasnya.
"Aku tadi nungguin kamu tahu!" Saskia memasang wajah cemberut.
"Kamu?" Fami tersenyum mendengar kali pertamanya Saskia menyebutnya kamu.
"Ehh maksud aku Pak Fami..." Saskia mengulang perkataannya.
Aduuhhh! Salah ngomong aku! Batin Saskia protes.
"Ehmm...Saya lebih suka kamu panggil saya kamu ketimbang panggil saya Pak atau Bapak! Kesannya formal banget! Ini di rumah bukan di kampus! Lagian saya itu suami kamu bukan Bapak kamu!" Seru Fami memperingati.
"Oh...Maaf!" Seru Saskia lirih.
"Ehm...Mulai sekarang panggil saya Kamu atau....Sayang juga boleh!" Godanya.
"Lebay..." Gumam Saskia pelan.
"Bukan lebay tapi biar sopan!" Tegasnya.
"Mas Fami aja deh! Gak usah pake sayang-sayang segala!" Seru Saskia terlihat risih.
"Okelah...Tapi kalau saya panggil kamu sayang gimana?" Tanyanya menaik-naikkan alisnya.
"Terserah kamu aja deh....Tapi tetep di luar kampus!" Saskia menekankan perkataannya.
"Okee sayang..." Goda Fami.
Wajah Saskia seketika memerah.Entah apa yang membuatnya seperti itu.
Sayang,kamu tambah gemesin deh...Batin Fami kagum dengan tingkah Saskia.
Saskia berlalu karena merasa salah tingkah saat Fami memanggilnya 'Sayang'.
Saskia merebahkan tubuhnya ke atas ranjang.Fami pun mengikutinya.
Fami terlihat masih belum bisa memejamkan matanya.Saskia jadi merasa khawatir melihat Fami.
"Kamu belum tidur?" Tanya Fami memastikan.
"Kamu sendiri?" Saskia balik bertanya.
"Saya gak bisa tidur! Kepala saya pening!" Jawabnya.
__ADS_1
"Apa mau aku ambilin obat sakit kepala?" Tawar Saskia.
"Gak perlu..." Jawabnya.
Saskia terbangun dari posisinya.Dan mendekatkan tubuhnya ke posisi Fami.
"Biar aku pijitin kepala kamu!" Tawarnya menepuk-nepuk pahanya.
"Serius?" Tanya Fami meyakinkan dan dijawab anggukan serta senyuman oleh Saskia.
Fami segera merebahkan kepalanya di paha Saskia.Dan Saskia pun mulai meminjit kepalanya.
"Enakan?" Tanya Saskia saat Fami hampir memejamkan matanya.
Fami kembali membuka matanya,"Iya..." Jawabnya seketika bangkit dari posisinya.
"Syukurlah..." Saskia memasang wajah tersenyum.
"Sayang?" Panggil Fami saat Saskia telah merebahkan tubuhnya di sampingnya.
"Hmm?" Jawab Saskia telah menutup matanya.
"You're My Pleasure...." Seru Fami sembari mencium kening Saskia.
Seketika Saskia membuka matanya kembali.Dan menatap Fami.
"Terimakasih..." Lanjutnya sendu.
"Sama-sama... " Balas Saskia kemudian membelakangi Fami.
*
Keesokan harinya,
Saskia dan Fami telah menyelesaikan sarapan dan kini tengah berada di ruang tv.
"Kamu nggak ngantor?" Tanya Saskia.
"Nggak....Memangnya kenapa?" Tanyanya.
"Kamu inget gak sama janji kamu?" Saskia bertanya kembali.
"Janji tentang IPK kamu itu?" Tebaknya dan dijawab anggukan oleh Saskia.
"Saya inget....Kamu mau minta apa memangnya?" Tanyanya penasaran.
"Aku mau kamu temenin aku full time seharian.Pokoknya 24 jam kamu harus nurutin semua keinginan aku!" Jawabnya semangat.
"Cuma itu?".
"Iya...Pokoknya harus sanggup!" Seru Saskia.
"Siapa takut!" Jawabnya percaya diri.
"Are you serious?" Fami sontak kaget.
"Very serious....." Jawab Saskia yakin.
"Okee...Go!" Ajaknya membuat Saskia senang.
Mereka kini tengah berada di mobil.
"Sekarang mau kemana?" Tanya Fami masih fokus menyetir.
"Stop disitu!" Saskia menunjuk ke tepi jalan depan.
Fami pun menyampingkan mobilnya ke tepi jalan.
"Ayo turun!" Ajak Saskia dan Fami pun mengikutinya.
Mereka kini tengah berada di sebuah roda tukang bakmie pinggir jalan.Di sana disediakan kursi beserta meja juga.
Saskia mulai memesan 2 mangkuk bakmie untuknya dan juga untuk Fami.
Pesanan telah jadi.Tukang bakmie tersebut mengantarkannya ke meja Fami dan Saskia.Tak lupa Saskia mengucapkan terimakasih.
"Eum...Yummy....!" Puji Saskia.
"Enak bakmie-nya?" Tanya Fami memperhatikan Saskia yang sedang memakan bakmie-nya dengan lahap.
"Enak banget..." Jawabnya.
"Kamu gak makan?" Saskia balik bertanya.
"Saya masih kenyang..." jawabnya.
"Sayang bakmie-nya udah dipesen,masa gak dimakan!" Tegur Saskia.
"Kamu aja yang makan!" Suruh Fami.
"Oke...!" Saskia setuju.
"Pelan-pelan makannya! Udah kaya gak dikasih makan setahun aja!" Ejek Fami namun Saskia tak menghiraukannya.
Seusai bakmie di mangkuknya habis ia lanjut ke bakmie milik Fami.
"Alhamdulillah..." Ucap Saskia setelah bakmie-nya ludes.
Fami menelan ludahnya kasar,"Makan kamu banyak juga ya! Gak nyangka fostur tubuh kecil kaya gini makannya banyak!" Ledek Fami.
"Biarin kecil yang penting sehat! Lagian itu bakmie-nya enak banget jadi sampe abis 2 porsi deh!" Seru Saskia membela diri.
"Yang lebih gak nyangka lagi,SASKIA NANDYA WIJAYA ternyata bisa makan di pinggir jalan kaya gini!" Serunya dengan nada tak percaya.
__ADS_1
"Loh emangnya kenapa? Selagi makanan sehat dan steril gak masalah dong!" Jelasnya.
"Saya pikir kamu ini gadis manja yang gak bisa makan di pinggiran jalan kaya gini dan kamu cuma mau makan di resto atau cafe yang elit!" Seru Fami menyatakan dugaannya.
"Nyatanya semua pikiran yang kamu tujukan ke aku itu salah!" Tegas Saskia.
"Maaf! Selama ini saya belum mengenal kamu lebih jauh lagi..." Ujarnya.
"Makanya! Jangan nyimpulin sesuatu yang belum tentu kebenarannya!" Tegas Saskia.
"Oke...Sorry!" Ucap Fami memelas.
"Yaudahlah lupain aja! Aku gak mau ngerusak hadiah 24 jam aku!" Seru Saskia mengalihkan pembicaraan.
"Oke...Sekarang kamu mau kemana?" Tanya Fami.
"Kita jalan dulu aja,nanti aku pikiran lagi!" Jawabnya.
*
Sungguh benar-benar membuat hatinya berbunga.Saskia merasa jadi ratu hari ini.Kemanapun dan apapun yang ia mau bisa terkabul di hari ini.
Dari pagi hingga kini tengah petang Saskia meminta bermacam-macam dan langsung bisa ia dapatkan.
Dan kini ia meminta untuk pergi ke pantai tepatnya ke Ancol Beach yang menurutnya paling dekat.
Setibanya....
"Jadi kamu jauh-jauh kesini cuma mau liat Sunset?" Tanya Fami setelah mendengar penjelasan Saskia bahwa ia ke pantai hanya ingin menikmati Sunset.
"Iya...".
Ketika sedan asik menikmati indahnya Sunset tiba-tiba saja hujan mengguyur wilayah tersebut.
Saskia dan Fami segera berlari menuju mobil dan mencari hotel terdekat.
*
"Rencana aku gagal deh jadinya!" Gerutu Saskia.
Saskia menyaksikan hujan di baklon kamar sewanya.
"Cuma liat sunset di rumah juga bisa!" Seru Fami.
"Tapi gak seindah Sunset di pantai!" Bantah Saskia.
Waktu menunjukkan pukul 23.00 dan hujan baru saja reda.
"Mas Fami? Ayo balik lagi ke pantai?" Ajaknya semangat.
"Ini udah malem! Besok lagi aja! Lagian malem-malem gini mana ada Sunset!" Tolaknya diiringi mengejek.
"Siapa juga yang mau lihat Sunset? Aku mau liat kerlap-kerlip bintang di atas pasir pantai!" Jelasnya.
"Kalau cuma lihat bintang di balkon juga bisa!" Bantahnya.
"Sayang...Ini udah malem! Hawanya juga dingin! Kita disini aja ya?" Fami mencoba membujuk Saskia.
"Ahh kamu payah! Masa sama dingin aja kalah!" Ejek Saskia.
"Bukan gitu! Ini udah larut saya ngantuk banget! Saya juga capek,mungkin karena kurang isirahat! Kalau kamu nekat juga yaudahlah kamu ke pantainya sendirian aja!" Serunya sembari membaringkan tubuhnya di ranjang.
Saskia masih mematung.Fami yang melihatnya pun merasa bersalah.Kemudian ia mendekati Saskia kembali.
"Kamu masih kekeh juga?" Tanyanya.
"Gimana kalau kita lanjut besok aja?" Lanjutnya sedikit memohon.
Tanpa aba-aba Saskia langsung memeluk Fami.
"Maaf karena udah keterlaluan..." Suara Saskia sedikit serak.
"Kamu gak salah! Saya yang salah! Maafin saya karena gak nepatin janji saya!" Fami merasa bersalah.
"No! Aku yang salah!" Bantah Saskia.
"Udah! Sebaiknya kita gak saling menyalahkan!" Seru Fami.
"Oke..." Saskia melepaskan pelukannya.
"Mas Fami?" Panggil Saskia.
"Hmm?".
"You are My Pleasure😊Thank you very much for today!" Seru Saskia.
"You are welcome sayang...!" Jawabnya tersenyum kemudian berpelukan kembali.
"Tidur ya?" Ajak Fami.
"Oke...".
Keduanya pun naik ke atas ranjang dan tertidur dengan posisi saling berpelukan.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Hallo Para Readers🙋Jangan lupa Like dan Vote😍Terimakasiih😙