
Fami pulang dengan wajah kusam seperti sedang menahan amarah.Ia langsung masuk ruang kerjanya dan membanting pintu ruangan tersebut.
"Astaghfirullah..." Ucap mbok Inem karena kaget.
"Tuan Fami kenapa ya? Kok banting-banting pintu?" Tanya mbok Inem bingung.
Selang beberapa jam Saskia pulang.Ia memasuki rumah dengan tak tenang setelah mendapat chat dari Caca tadi.
"Mbok,mas Fami mana?" Tanya Saskia.
"Sepertinya di ruang kerjanya non! Tapi tadi tuan seperti sedang marah!" Jawab mbok Inem memasang wajah bingung.
"Marah?" Saskia menjadi makin tak tenang.
"Iya,soalnya pas dateng langsung banting pintu ruang kerjanya non!" Jawab mbok Inem memperjelas.
Saskia segera berlalu menaiki tangga dan menuju ruang kerja suaminya.
Tok..Tok...!
Saskia mencoba mengetuk pintu namun tak ada jawaban juga di dalam sana.Pintu ruangan itu juga dikunci.
"Mas Fami? Kamu ada di dalem?" Panggil Saskia sambil mengetuk-ngetuk pintu.
Tak ada jawaban juga.Akhirnya Saskia berlalu ke kamar dan meraih ponselnya untuk mengubungi Caca dan menanyakan apa maksud dari ucapannya tadi.
Ca? Maksud lo tadi apa sih? Sekarang gue udah ada di rumah! Tapi yang gue heranin kenapa Pak Fami tiba-tiba kaya marah sama gue ya? ~ Saskia.
Tak lama kemudian akhirnya Caca membalasanya.
Lo pikir aja sendiri! ~ Caca.
Saskia kaget membaca balasan dari Caca.
"Maksud Caca apa sih ngomong gitu?" Gumamnya.
Kemudian ia kembali membalasnya karena belum paham maksud dari perkataan sahabatnya itu.
__ADS_1
Kok lo malah ngegas sih? Guekan cuma tanya apa maksud ucapan lo tadi? ~ Saskia.
Caca sudah tak tahan lagi melihat sikap kekanakan Saskia.Ia langsung saja menelpon Saskia.
Panggilan suara berlangsung....
Saskia : Ca? Lo kenapa sih? Kok ngomong gak jelas banget!
Caca : Lo yang gak jelas! Lo tanya ke gue kenapa suami lo marah? Ya lo pikir aja sendiri!
Saskia : Bentar deh Ca! Jangan bilang lo tahu apa penyebab Pak Fami marah!
Caca : Yaa jelas lah gue tahu! Bahkan lo sendiri jauh lebih tahu penyebabnya!
Saskia : Apa ini ada hubungannya sama gue dan Aldo?
Caca : Please Saskia! Jangan pura-pura bodoh! Pak Fami gak bisa lo bodohi! Dia itu jauh lebih pinter segalanya dibanding lo! Gue peringatin sama lo! Kalau lo cuma mau niat nyakitin hati dia lebih baik lo ajuin cerai aja deh ke pengadilan!
Saskia : Hah? Lo ngomong apa sih Ca? Jangan ngawur deh! Jangan bilang lo suka sama suami gue dan mau rebut suami gue!
Caca : Sembarangan! Maksud gue kalau lo gak cinta sama dia seenggaknya lo jangan nyakitin hatinya! Biarin dia dapetin kebahagiaannya! Gue udah muak tahu nggak sama ini semua! Gue muak harus terlibat terus dalam urusan rumah tangga lo! Mulai sekarang lo gak usah hubungin gue lagi sebelum lo selesein masalah lo sama suami lo!
Caca mengakhiri panggilannya.
"Kenapa semuanya jadi begini? Apa tadi dia ngikutin aku terus nyaksiin semuanya? Tapi kalau dia nyaksiin semuanya kenapa dia harus semarah itu?" Gumam Saskia bingung.
Ia malah makin prustasi memikirkan semua yang terjadi.Belum masalah dengan suaminya yang sedang marah padanya tambah lagi sahabatnya juga ikut-ikutan memarahinya.
Di sisi lain...
Fami termenung,setelah mengobrak-abrik barang yang ada di ruangannya tanpa ia sadari karena sedang emosi.
"Apa selama ini saya kurang perhatian,kurang tanggung jawab,kurang romantis juga kurang menunjukkan sikap saya yang selalu berusaha mencintai kamu dengan segala kekurangan kamu? Apa salah saya hingga kamu buat saya jadi seperti ini?" Fami menyurahkan isi hatinya dengan nada emosi bercampur kecewa.
"Mungkin menjauh dari kamu dan melupakan segala tentang kamu adalah hal yang sekarang harus saya lakukan! Saya harus relain kamu bahagia sama dia! Saya harus mulai kehidupan saya yang baru dengan melupakan kamu!" Ucapnya lirih.
Mencintai dalam sepii...
__ADS_1
Dan rasa sabar mana lagi...
Yang harus ku pendam dalam mengagumi dirimu...
Keesokan harinya Saskia terbangun dari tidurnya tanpa mendapati sosok Fami di sampingnya.
"Kemana dia? Apa semalem dia gak tidur disini?" Saskia bertanya-tanya.
*
Waktu telah menunjukkan pukul 10.00
Fami belum kelihatannya juga.Saskia merasa bosan harus mengecek terus-menerus ke ruang kerja Fami.Toh orangnya juga gak nyaut-nyaut terus pintu ruangan itu pun dikunci.
Setelah beberapa saat Fami turun ke lantai bawah.Ia terlihat sudah rapi dengan balutan baju kantornya.Saskia langsung mendekatinya.
"Mas Fami sarapan dulu yuk...." Ajak Saskia memasang wajah senyum.
Fami tak menghiraukannya,ia langsung saja berlalu tanpa memperdulikan perkataan Saskia.
"Sabar ya non..." Ucap mbok Inem.
"Ehmm...Iya mbok,aku baik-baik aja kok!" Jawab Saskia menguatkan diri.
Kamu pasti kuat Saskia! Semua ini gak akan terjadi jika kamu tak memulai bara api dengannya! Batin Saskia tak putus asa.
Saskia ingin sekali menyurahkan segala masalahnya pada seseorang.Namun ia sendiri bingung harus menyurahkannya pada siapa? Sedangkan sahabat satu-satunya yang ia miliki saja kini tak ingin dihubunginya sebelum masalah dengan suaminya selesai.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Oke Readers...
Jangan lupa tinggalkan Like disetiap episod dan jangan lupa juga untuk menekan Vote pada sampul Novel ini yaa😊Thank you😙