Menaklukkan Hati Jodohku

Menaklukkan Hati Jodohku
Perfect Husband


__ADS_3

Setelah beberapa waktu berlalu,akhirnya Fami pulang dengan membawa belanjaan yang diminta Saskia.


Fami menaruh belanjaan tersebut di atas meja sofa di ruang tv.Saskia baru saja turun dari lantai atas setelah ia mendengar suara mobil milik Fami.


"Udah pulang ternyata!" Seru Saskia.


Fami menatap Saskia tajam hingga membuat Saskia tak nyaman dengan tatapan tersebut.


"Kee--napa Pak Fami ngeliatin aku kaya gitu?" Tanya Saskia gugup.


Fami beranjak dari duduknya dan segera berlalu meninggalkan Saskia ke lantai atas.


"Dia kenapa ya? Apa aku keterlaluan karena udah nyuruh dia beliin perlengkapan pribadi cewek?" Gumam Saskia pelan.


Saskia kini beralih pada belanjaan yang masih berceceran di meja.Ia segera memeriksa apakah semua belanjaannya lengkap atau tidak.


Ternyata semuanya lengkap.Termasuk barang pribadi milik Saskia yakni pembalut😂.


Saskia segera mengambil es krim yang tadinya di dalam kantong keresek ia dipindahkan ke prizer.


Setelah merapikan semuanya,ia pergi menyusul Fami ke kamar.


Ternyata ia baru saja selesai mandi.Dan tengah menyisir rambutnya di depan cermin.


"Pak Fami?" Saskia mencoba memanggil Fami.


"Hmm..." Jawabnya singkat.


"Pak Fami marah sama aku?" Tanya Saskia membuat Fami mengernyitkan keningnya seketika.


"Marah? Siapa yang marah!!" Bantah Fami.


"Terus itu kenapa mukanya kaya gitu?" Saskia kembali bertanya.


"Kaya gitu gimana? Saya gak apa-apa,saya cuma capek aja!" Serunya.


"Ohh gitu...Aku minta maaf ya karena udah sering nyusahin Pak Fami!" Tutur Saskia merasa tak enak hati.


Dia ini ngomong apa sih? Tadi kesannya kaya ngerjain saya banget😒Tapi sekarang kok jadi so ngerasa bersalah gini! Batin Fami heran.


"Kamu jangan ngawur! Udah gak apa-apa! Oh ya,es krim kamu udah dimakan belum? Nanti keburu cair loh!" Serunya mengalihkan pembicaraan.


"Udah aku taruh di prizer! Bentar biar aku ambil" Jawab Saskia.


Saskia berlalu meninggalkan Fami ke lantai bawah untuk mengambil es krim.


Beberapa saat kemudian Saskia kembali dengan membawa 2 buah es krim.


"Ini buat Pak Fami!" Seru Saskia menyodorkan satu es krim yg ia bawa.


"Nggak usah! Buat kamu aja!" Tolaknya.


"Pak Fami serius gak mau?" Fami menjawab dengan menggelengkan kepalanya,"Yaudah!" Lanjutnya tak peduli.


Saskia mulai melahap es krimnya.Fami memperhatikan Saskia sesekali.Ia nampak sangat menikmati es krimnya.


"Ehmmm....Ini enak banget lohh,yakin Pak Fami gak mau?" Saskia seolah memanas-manasi Fami.


"Keliatannya enak" Gumam Fami pelan.


Kini Fami seolah tak bisa lagi menahan keinginannya untuk menyicipi es krim tersebut.

__ADS_1


"Pak Fami mau ya?" Goda Saskia namun Fami berusaha tak menghiraukannya.


"Aaaaaa...." Saskia menyuruh Fami membuka mulut tapi Fami tetap saja tak membuka mulutnya,"Ayo buka mulut!" Perintah Saskia.


Fami pun segera membuka mulutnya dan menerima suapan es krim dari Saskia.Sebab sendok es krim tersebut telah ada di depan mulutnya.


"Enakkan?" Tanya Saskia.


"Lumayan..." Jawab Fami,"Aaaa...." Fami membuka mulutnya kembali.


Saskia pun bergantian menyuapi mulutnya dan mulut suaminya.


*


Fami sudah terlihat rapi.Entah mau kemana dia siang-siang begini.


"Pak Fami mau kemana?" Saskia memecahkan rasa keingintahuannya.


"Saya harus ke kantor ayah,ayah perlu bantuan!" Jawabnya santai.


"Tapikan,ini hari minggu.Kok ayah masih kerja aja?" Ucapnya bingung.


"Ada client penting yang datang dari luar kota jadi sekarang saya harus bantu ayah!" Seru Fami menjelaskan.


"Ohh.....".


*


Saskia merasa bosan setelah kepergian Fami.Bagaimana tidak? Ia di rumah sendirian,tentu saja tak ada yang bisa ia ajak ngobrol.


Akhirnya ia membuka aplikasi WhatsApp miliknya.Dan mulai mengontek Caca.


Ca? Sini main! Boring nih di rumah gak ada siapa-siapa! ~ Saskia.


Senyuman terulas di wajah Saskia saat Caca menyetujui untuk main ke rumahnya.


"Assalamu'alaikum..." Seseorang mengetuk pintu dari luar.


"Wa'alaikumsalam....Sebentar!" Jawab Saskia.


Saskia segera membuka pintu dan ternyata yang datang adalah orang yang tengah ia tunggu.


"Hey Ca! Ayo masuk!" Seru Saskia dan Caca pun mulai memasuki rumah tersebut.


"Waw keren banget ya ini rumah! Dari luarnya kaya sederhana ternyata dalemnya fantastik bangeet!" Ujar Caca kagum.


"Hahaa bisa aja lo Ca!" Saskia terkekeh mendengar penuturan Saskia.


Saskia dan Caca kini terduduk di sofa.Tak lupa Saskia membawakan Caca minuman juga cemilan.


"Pak Fami emangnya kemana Sas?" Tanya Caca.


"Ke kantor ayah ada urusan kerjaan!" Jawab Saskia dan dijawab anggukan oleh Caca.


"ART?" Tanyanya lagi.


"Hari ini gak masuk ada urusan keluarga!" Jawab Saskia.


"Ohh....".


Hening....

__ADS_1


"Sas! Kayanya lo ada yqng mau diceritain? Tumben nyuruh gue kesini!" Seru Caca heran.


"Kan tadi gue udah bilang gue boring gak ada temen ngobrol!" Jawab Saskia.


"Yaudah ngobrol dong! Jangan diem-diem bae!" Seru Caca.


"Oh iya,hubungan lo sama Pak Fami sekarang gimana?" Lanjutnya teringat hal ini.


"Ya seperti biasa...".


"Ehh tapi,lo tau gak Ca? Tadi gue sempet ngerjain dia! Gue kira dia bakalan marah ternyata dia malah biasa aja!" Jelas Saskia.


"Emang lo ngerjain dia kaya gimana?" Caca jadi makin penasaran.


"Tadi gue nyuruh dia beliin segala macem dan yang lebih parahnya gue nyuruh dia beli pembalut hahaaa...." Saskia terbahak-bahak teringat reaksi Fami.


"Parah lo Sas!" Caca terlihat kaget mendengar pengakuan Saskia.


"Hahaa tapi yang gue heranin dia seolah biasa aja!" Saskia kembali merenungkan semuanya.


"Hmmm...Ya iyalah biasa aja ! Dia kan sayang banget sama lo! Jadi gak mungkin dia marahin lo!" Ujar Caca blak-blakan.


"Lo tahu darimana kalau dia sayang banget sama gue?" Saskia menyelidiki Caca.


Aduhhh keceplosan gue! Sekarang gue harus jawab apa dong? Batin Caca meronta.


"Ehmm...Yaa kelihatan aja sih,menurut gue dari tatapan mata dia ke lo tuh ya beda banget pokoknya! Emang lo gak bisa ngerasain apa?" Caca mengelak.


"Gue gak tahu Ca!" Saskia merasa bingung dengan dirinya.


"Pantes aja sih lo gak tahu! Lo kan gak pernah coba buat nyari tahu!" Seru Caca tajam.


"Maksudnya?" Saskia seolah tak paham.


"Maksud gue lo gak pernah coba memahami perasaan lo sama dia! Jadi lo gak akan pernah tahu!" Tegas Caca.


"Sas,lo jangan nyia-nyiain suami se-perfect dia! Susah loh Sas nyari yang kek gitu! Jangan sampe lo nyesel di kemudian hari karena ngelepasin suami yang seperti dia!" Lanjut Caca mengingatkan.


Caca bener juga! Dia itu selama ini sabar banget ngadepin sikap aku yang cuek sama dia! Dia selalu berusaha jadi suami yang terbaik buat istrinya.He Is The Perfect Husband💕.Tapi sekarang gimana caranya supaya aku bisa buka hati aku buat dia? Sedangkan di hati ini masih ada nama Aldo! Batin Saskia mempertimbangkan ucapan Caca.


"Kok bengong?" Seru Caca.


"Enggak kok! Oh iya,ini dimakan dong Ca! Sorry ya seadanya!" Saskia kembali mempersilahkan Caca menikmati hidangan yang ia sediakan.


"Ah lo kaya sama siapa aja! Santai aja kali!" Jawab Caca tak masalah.


Keduanya kini melanjutkan obrolan mereka sembari memakan cemilan yang ada.Mereka saling berbagi cerita tentang kehidupan percintaan mereka.Yaa begitulah arti sahabat yang sesungguhnya yang selalu siap ada di setiap senang atau susah.Bahkan mereka sudah tak hanya sebagai sahabat saja,melainkan sudah seperti kakak dan adik.


.


.


.


.


.


Hallo Readers! Lama tak jumpa!😅 Ada yang kangen gak siih sama Author Rifa?😆 Ehh maksudnya sama Fami dan Saskia?😆


Maaf yaa Author sibuk jadi beberapa hari kemarin gak bisa Up! Author akan Up saat masa senggang saja😊

__ADS_1


Jangan lupa dukung Author dengan cara Like dan Vote😍👍 Terimakasiiiihh😙


See you next episod💚Good bye🙋


__ADS_2