
Waktu menunjukkan pukul 16.00
Saskia telah usai mandi,shalat ashar dan telah bersiap-siap menuju cafe sebagaimana yang telah ia beritahukan kepada Tio bahwa mereka akan bertemu di sana.
Saskia baru saja sampai di tempat tujuan.Di ujung sana nampak seseorang yang sepertinya sudah menunggunya.
Saskia melangkahkah kakinya masuk ke dalam Cafe mendekati orang yang menunggunya itu.
"Maaf kak aku telat ya! Kak Tio udah nunggu lama?" Tanyanya.
"Enggak kok aku baru sampe 5 menit yang lalu." Jawabnya.
Hening....
Datanglah seorang waiters yang membawa pesanan yang sudah Tio pesan yang memecahkan suasana.
"Selamat menikmati..." Ujarnya ramah.
"Terimakasih mbak!" Jawab saskia dan waiters itupun mengangguk.
"Kamu mau makan dulu apa langsung ngomongin masalah kita?" Tanya Tio.
"Aku kesini bukan mau makan! Tapi mau beresin masalah kita!" Jawabnya ketus.
"Oke..Seperti yang udah aku bilang tadi aku mau kita akhiri pertengkaran kita.Aku minta maaf!" Jelasnya.
"Seharusnya kamu minta maaf sama Al,bukan sama aku!" Tegas Saskia.
"Masalah Al gampang! Tapi aku mau kita baikkan dulu!" Pinta Tio.
"Alasannya?" Saskia minta alasan.
"Aku sayang sama kamu,aku gak mau cuma karena kesalah pahaman ini membuat kita berpisah!" Jawabnya.
"Akhirnya kamu sadar juga kalau ini semua cuma salah paham!" Ucap Saskia masih ketus.
"Terus gimana? Apa kamu masih mau memperbaiki ini semua?" Tanyanya memelas.
"Aku gak punya alasan yang kuat untuk bisa mengakhiri ini semua!" Ucap Saskia tulus.
"Jadi maksudnya kamu maafin aku?" Tanya Tio antusias.
__ADS_1
Saskia pun mengangguk,"Tapi tolong kamu jangan pernah ulangin hal ini lagi!" Tegasnya.
"Aku janji gak akan kaya gitu lagi" Ujarnya tersenyum senang,"Sayang kamu makan ya makanannya! Sayang udah aku pesen" Lanjutnya.
"Yaudah deh iya..." Jawab Saskia terpaksa dan mulai memakan makanannya.
*
"Aku anter kamu pulang ya!" Seru Tio.
"Iyaa....".
Sampailah sudah di rumah Saskia.
"Kamu mau mampir dulu?" Tanya Saskia.
"Nggak deh aku buru-buru.Bukannya kamu mau aku segera beresin masalah aku sama Al?" Tanyanya.
"Oh iya...." Jawabnya tersenyum.
Tio pun berlalu meninggalkan rumah Saskia.
*
Masalah Saskia,Tio dan Aldo sudah selesai.Hubungan mereka membaik seperti biasanya sebelum mereka bertengkar waktu itu.
Saskia dan Aldo semakin dekat.Karena mereka kini gabung pada organisasi yang sama.
Tio semakin hari semakin Posesif.Tio selalu bertanya Saskia ada dimana? Dengan siapa? Dan lain sebagainya.Entah mengapa dia sekarang jadi berubah dan berlebihan.Mungkin karena perasaan yang terlalu berlebihan pula.
"Sas,menurut gue lo mesti jaga jarak deh sama Aldo!" Saran Caca.
"Lahh emang kenapa?" Tanya Saskia.
"Menurut fakta yang gue denger nih ya,kebanyakan persahabatan beda jenis tuh bisa menimbulkan cinta loh!" Jelas Caca.
"Hahaa lo ada-ada aja ya! Lo tau sendiri kan gue sama Aldo tuh udah kaya gimana! Gue sama dia udah deket banget apalagi sekarang kita join di organisasi yang sama.Jadi pasti lebih sering barengan!" Tegas Saskia.
"Tapi Sas---" Belum selesai Caca menyelesaikan ucapannya sudah terpotong oleh ucapan Saskia.
"Udahlah...Lo gak usah terlalu berlebihan!" Ucapnya sambil berlalu meninggalkan Caca.
__ADS_1
Seringkali Caca menasehati Saskia agar ia jaga jarak dengan Aldo.Namun apalah daya Saskia tak pernah mau mendengarkannya.
*
Seperti biasa Tio datang menemui Saskia untuk mengintrogasinya.Mereka kini berada di taman kampus.
"Sayang kamu kemana aja? Sama siapa? Kok dari tadi chat aku gak kamu bales,telepon gak diangkat-angkat juga!" Ujar Tio mengintrogasi.
"Aku gak kemana-mana.Tadi kebetulan ada rapat seluruh anggota Mapala.Jadi ponselku aku matiin!" Jelasnya.
"Yang bener?" Tanyanya masih belum percaya.
"Iya beneran...".
"Kamu jangan bohongin aku ya! Aku selalu perhatiin kamu dari jauh loh! Aku sering liat kamu jalan sama cowok lain!" Ujarnya.
"Aku gak bohong! Mereka semua itu temen aku!" Tegas Saskia.
"Temen kamu bilang? Temen sampe sedeket itu? Apa lagi sama Al,kamu kayanya sering banget bareng sama dia!" Ujarnya masih menyelidiki.
"Kok Al dibawa-bawa sih? Kan aku udah bilang dia itu sahabat aku! Dan asal kamu tahu aku sama dia sekarang gabung di organisasi yang sama jadi wajar kalau kita sering barengan!" Ujar Saskia menjelaskan.
"Aku gak percaya...!" Tegas Tio emosi.
"Yaudahlah terserah kamu aja! Aku udah jelasin yang sebenerny! Kalau kamu masih gak percaya ya terserah! Aku capek!" Seru Saskia sambil berlalu.
"Terus kamu mau apa? Ohh aku paham sekarang!" Ucapnya membuat Saskia menghentikan langkahnya,"Kamu mau kita putus kan? Oke mulai sekarang kita PUTUS!" Lanjutnya dengan nada sedikit berteriak dan emosi.
Saskia langsung menoleh dan mendekati Tio kembali,"Kok kamu ngomong gitu sih? Maksud aku---" Ucap Saskia belum selesai namun Tio malah terlebih dulu meninggalkannya.
"Kak Tio! Tunggu dulu! Bukan itu maksud aku!" Panggil Saskia setengah berteriak berharap Tio mau mendengarkannya.Namun ternyata Tio malah tak menanggapinya.
Saskia meneteskan air matanya.Ia merasa sedih atas apa yang telah menimpanya.
"Kak Tio maksud aku bukan gitu! Kenapa semudah itu kamu nyimpulin sesuatu? Aku gak pernah ada niatan buat putus sama kamu! Aku masih sayang sama kamu!" Gumam Saskia pelan sambil menangis.
Ya Allah kenapa semua ini cepat sekali berakhir? Aku sungguh masih menyayanginya! Bagaimana bisa dia memutuskan hal secara sepihak seperti itu? Batin Saskia ikut menangis.
Hallo readers!😍
Tetep pantengin terus ya! Masih ada 1 episod lagi nanti😍
__ADS_1
Jangan lupa like,coment and vote nya😙
Happy Reading!!!😙