
Keesokan harinya,
Seluruh keluarga tengah berkumpul di meja makan untuk sarapan.
"Ehm...Penganten baru udah bangun aja! Ohh iya lupa semalem sampe gak ikut makan malam karena udah gak sabar!" Goda Lina.
"Mama apaan sih bikin aku malu aja!" Bantah Saskia.
"Kamu gak usah malu! Kita sebagai orang tua paham kok,kan kita juga pernah muda! Iyakan dek Lina?" Seru Laras meminta persetujuan Lina.
"Hehee..Iya betul itu mbak!" Jawab Lina setuju.
Di luar sepertinya ada tamu,ia mengentuk pintu berulang kali.
Lina pun meminta tolong bi Asti untuk membukakan pintu.
Dan ternyata yabg datang adalah Bimo,abangnya Saskia bersama istri dan keponakannya.
"Assalamu'alaikum...Selamat pagi semuanya!" Sapa Bimo.
"Wa'alaikumsalam..." Jawab mereka.
Bimo bersama istrinya kini menyalami kedua orang tuanya beserta mertua Saskia bergantian.
"Adek! Maafin abang ya! Kemarin abang ditugasin ngurusin projek di luar kota sama bos abang! Jadi abang gak bisa dateng ke acara nikahan kamu!" Ujar Bimo menyesal.
"Ehm...Iya abang tenang aja Mama udah cerita kok!" Seru Saskia tak masalah.
"Kakak juga minta maaf ya dek!" Seru Tiwi.
"Iya kakak ipar gak apa-apa kok!" Jawab Saskia dan kini beralih pada keponakannya yang baru berumur 2 tahun.
"Kak sini biar aku yang gendong Abim!" Seru Saskia.
Tiwi pun segera menyerahkan gendongannya pada Saskia.
"Hallo sayang! Ini tante Saskia! Kamu masih inget kan?" Tanya Saskia pada Abim namun Abim malah terus menatap Saskia.
"Kamu udah lupa ya? Kalau kamu lupa tante marah!" Seru Saskia mengajak Abim ngobrol lagi.
Keluarga yang melihat Saskia berinteraksi dengan bocah berumur 2 tahun yang belum lancar berbicara itupun hanya bisa geleng-geleng sembari tersenyum.
Saskia membawa Abim ke kamarnya.Hingga ia terlupa untuk sarapan saking asiknya mengajak keponakannya bermain.
"Fami! Abang titip Saskia ya! Tolong sayangi dan jaga dia sebagaimana yang selalu abang lakukan!" Pinta Bimo.
"Iya bang InsyaaAllah..." Jawab Fami.
"Oh iya ini kado untuk pernikahan kalian dari kami berdua!" Ujar Bimo menunjuk istrinya lalu menyodorkan sebuah kado yang berukuran lumayan besar.
Seluruh keluarga kini berkumpul di ruang tamu untuk bersantai sembari mengobrol-ngobrol setelah menyelesaikan sarapan.
Bi Asti nampak membawa nampan yang berisi makanan untuk diantar ke kamar Saskia atas perintah Lina.
Fami yang melihat hal tersebut langsung mencegahnya dan segera menyarankan dirinya untuk mengantar makanan tersebut,bi Asti pun setuju dan memberikan nampan itu pada Fami.
*
Fami kini tengah ada di depan pintu kamar Saskia.Ia memilih segera masuk karena ia takut jika mengetuk pintu terlebih dahulu ponakannya bisa terbangun.Itupun bila ia tidur karena Fami sendiri belum mengetahuinya secara pasti.
Ternyata dibalik sikapnya yang kekanak-kanakan dia juga bisa bersikap keibuan...Batin Fami.
Ia masih mematung melihat istrinya yang sedang mengajak main ponakannya di ranjang.Ponakannya pun nampak anteng sekali bermain bersama tantenya.
"Pak Fami? Ngapain Bapak disitu?" Tanya Saskia kaget melihat seseorang yang tengah memperhatikannya.
"Ehmm ini saya bawa sarapan buat kamu!" Jawab Fami gugup.
"Ohh makasih taruh aja di atas nakas!" Seru Saskia.
"Boleh saya gendong?" Tanya Fami.
__ADS_1
Saskia melirik Fami sekilas kemudian menjawab,"Yaudah tapi hati-hati ya!" Seru Saskia mengizinkan.
Fami pun segera menggendong Abim di pangkuannya.Namun Abim malah menangis dan dengan segera Fami mengantarnya ke ibunya.
"Ululululu...Jagoan Mama kenapa nih?" Tanya Tiwi dan langsung menggendongnya.
Seketika itu juga Abim tenang setelah diberi ASI dan tertidur.
Saskia telah menyelesaikan sarapannya dan kembali ke bawah untuk bergabung lagi bersama keluarganya.
"Abim mana kakak ipar?" Tanya Saskia.
"Abim tidur dek.." Jawab Tiwi.
"Ohh..."
Lina mengajak Saskia untuk ke belakang sebab ada hal penting yang ingin dibicarakan katanya.
"Jadi,Fami akan mengajak kamu pindah rumah sayang! Fami katanya udah ada rumah sendiri hasil kerja kerasnya.Yaa meskipun gak mewah tapi lumayan kan untuk ditempati kalian!" Jelas Lina.
"Pindah? Kok pindah? Aku gak mau ah Ma!" Tolak Saskia.
"Kok gak mau? Harus maulah! Sayang kemanapun suami kamu pergi kamu harus ikut! Karena sekarang dia itu jalan Syurga kamu!" Tegas Lina.
"Tapi Ma---" Saskia belum menyelesaikan ucapannya.
"Udah gak ada tapi-tapian ayo biar Mama bantu kamu kemasin barang!" Ajak Lina.
Saskia mentap Lina dengan tatapan sendu seolah enggan sekali menuruti perintahnya.
"Kenapa masih diem disitu? Ayo buruan! Atau kamu mau tinggal di rumah mertua kamu aja?" Tantang Lina.
"Eng--gak Ma! Iya deh iya!" Ujar Saskia menuruti perintah Lina.
Saskia tengah membereskan barang-barang miliknya ke dalam koper dibantu oleh Lina.
Hingga akhirnya semua barang telah rapi di dalam koper.
*
"Nak Fami Papa titip Saskia ya! Kalau dia bikin kamu kesel kamu nasehatin dia,ingetin dia dengan cara yang halus, jangan bentak dia! Dia ini masih kekanak-kanakan jadi Papa mohon bimbing dia menjadi wanita yabg lebih dewasa lagi!" Pesan Wijaya.
"Mama juga titip ya nak! Kalau kalian ada masalah selesaikan baik-baik.Rumah tangga itu gak selalu mulus, pasti kadang ada juga ujiannya! Jadi kalian harus bekerja sama dalam hal ini untuk rumah tangga yang SAMAWA!" Pesan Lina.
"Iya Ma,Pa,InsyaaAllah..." Jawab Fami.
Mereka pun berpelukan sembari diiringi tangis bahagia.
"Kalian sering-sering main kesini ya!" Seru Lina.
"Iya Ma...".
Mereka pun menaiki mobil milik Fami.Karena sebelum mereka ke rumah baru mereka Fami akan mengantar kedua orang tuanya terlebih dahulu.
*
Sesampainya di rumah mertua Saskia,
Rumah mereka nampak sederhana dengan 2 lantai.Sesederhana rumah Saskia.
Hendra dan Laras segera turun dari mobil Fami.Tak lupa mertua Saskia menawari mereka untuk mampir namun mereka menolaknya.
*
15 menit berlalu sampailah sudah di rumah Fami.
Ohh jadi ini rumahnya! Lumayan juga sih meski sederhana! Batin Saskia.
Mereka keluar dari mobil tepat di pekarangan rumah.Fami segera mengeluarkan koper milik Saskia dari bagasi mobilnya dan membawanya.
"Ayo masuk!" Ajak Fami.
__ADS_1
Saskia pun mengikuti Fami dari belakang.
Ia memasuki rumah tersebut dengan tatapan kagum melihat seisi rumah.
Fami naik ke lantai atas menuju kamar yang akan mereka tempati.
"Ini kamarnya?" Tanya Saskia.
"Iya...Kenapa? Kamu gak suka?" Tanya Fami.
"Di rumah ini kayanya masih banyak kamar kosong? Kalau aku tidur di kamar lain boleh?" Tanya Saskia.
"Boleh sih! Kamu boleh pilih kamar mana aja!" Ucap Fami menahan tawanya.
"Yang bener?" Tanya Saskia antusias.
"Iya..Tapi di kamar lain belum ada peralatan tidurnya,paling kamu tidur di tikar!" Ujar Fami tertawa.
Saskia menatap Fami kesal karena telah mempermainkannya.
"Gak lucu!" Seru Saskia dingin.
"Itu sih terserah kamu aja! Mau tidur disini bareng saya atau tidur di kamar lain cuma pake alas tikar aja!" Seru Fami memberi pilihan.
Saskia pun terpaksa harus tidur sekamar dengan Fami dibandingkan harus tidur dengan alas tikar saja.
Saskia menata pakaiannya dari koper ke lemari.Seusainya ia bersih-bersih rumah karena rumah nampak tak terurus.
*
Saskia telah menyelesaikan kegiatan bersih-bersihnya di rumah barunya.
"Aduuhh...Capek juga ternyata! Jadi gini ya rasanya jadi bi Asti yang rutin tiap hari beberes rumah!" Ujar Saskia lesu.
Fami memperhatikan wajah Saskia yang masih berkelumur keringat.Ia akhirnya memutuskan untuk mandi.
Saskia menaiki tangga menuju kamarnya berniat untuk mandi karena badannya sudah lengket oleh keringat.
*
Di kamar mandi terdengar suara air mengalir dari keran shower.
Saskia duduk di sofa sejenak menunggu Fami keluar dari kamar mandi.
Setelah beberapa saat,
Fami akhirnya keluar dari kamar mandi dengan hanya melilitkan handuk dari pinggangnga ke bawah.
Saskia kaget melihat Fami yang telanjang dada hingga ia langsung menutup matanya dengan kedua tangannya.
"Pak Fami ngapain sih gak pake baju!" Seru Saskia menyalahkan.
"Emangnya kenapa? Masalah? Rumah-rumah saya! Kamar juga kamar saya!" Seru Fami meniru perkataan Saskia kemarin.
"Ohhh jadi balas dendam nih!" Seru Saskia.
"Maaf saya bukan pendendam!" Seru Fami tersenyum.
Kata-kata itu menusuk hati Saskia mengingatkannya pada seseorang yang pernah ia cintai bahkan hingga kini masih ada dalam hati dan fikirannya.
"Kenapa bengong? Bukannya kamu mau mandi!" Seru Fami.
Hingga Saskia segera masuk ke kamar mandi tak lupa ia membawa handuk serta baju ganti dengan posisi mata yang masih ditutupi tangannya.
.
.
.
Udah dulu ya! Jangan terubu-rubu ehh maksudnya terburu-buru😂Pantengin terus ya! Dukungannya juga jangan pada lupa ya! Thankyou and see you next episod!😍😙
__ADS_1