
Keesokan harinya,
Keduanya baru saja bangun karena suara adzan shubuh yang membangunkan mereka.
"Gimana? Enak meluk saya?" Tanya Fami sedikit menggoda.
"Apaan sih? Siapa yang meluk? Jangan geer!" Bantah Saskia.
"Masih ngelak ya kamu! Apa perlu saya tunjukkin buktinya?" Tantang Fami.
"Apaan sih Pak! Udah ah nanti keburu telat shalatnya!" Seru Saskia mengalihkan pembicaraan.
Saskia berlalu ke kamar mandi untuk mandi terlebih dahulu.
Kok dia bisa tahu sih? Apa dia video atau foto pas aku peluk dia? Fikir Saskia.
"Ahh udahlah lupain aja!" Bantah Saskia pada fikirannya.
*
Hari ini Fami mengantar Saskia ke kantor Papanya untuk mengembalikan uang yang sempat ia pinta kemarin.
Mereka baru saja tiba di sana.Saskia turun sendiri dari mobil dan Fami memutuskan untuk menunggu saja di mobil.
"Pa?" Panggil Saskia pada Wijaya.
"Saskia! Putri Papa!" Seru Wijaya menghampiri Saskia.
"Ada apa nak?" Lanjutnya.
"Aku kesini mau kembaliin uang yang kemarin Pa!" Jawab Saskia menyodorkan sebuah amplop berwarna coklat.
"Kembaliin uang? Maksud kamu apa nak? Papa belum paham!" Wijaya kebingungan.
"Aku yabg salah Pa! Jadi tolong jangan bawa-bawa suami aku dalam masalah ini! Aku janji gak akan ngelakuin hal konyol ini lagi!" Tutur Saskia menjelaskan semuanya.
"Ohh,sekarang Papa ngerti! Tapi bukan berarti kamu kembalikan lagi uang ini! Kamu pasti membutuhkannya! Ambil saja uang ini!" Seru Wijaya penuh penekanan.
"Suami aku masih mampu biayain semuanya! Aku minta maaf,ini semua terjadi karena kesalahan aku! Jadi tolong Papa jangan salahin Mas Fami! Dan ambil lagi uang ini! Tolong Pa...." Saskia sedikit memohon.
"Yasudahlah terserah kamu saja nak,jika menurut kalian ini yang terbaik Papa gak masalah!" Wijaya nampak tak mempermasalahkan hal ini.
"Aku langsung pamit Pa...Assalamu'alaikum..." Pamit Saskia mencium tangan Papanya terlebih dahulu sebelum berlalu.
*
Saskia kini tengah berada di mobil bersama Fami.Mereka sedang dalam perjalanan menuju kantor ayahnya Fami.
*
Sampailah sudah pada tempat yang dituju.Saskia telah melepas sabuk pengaman yang ada dalam mobil dan hendak keluar dari mobil.Namun Fami menghentikannya.
"Kalau kamu perlu sesuatu kamu pake ini!" Seru Fami menyodorkan kredit card.
"Gak usah Pak!" Tolak Saskia.
"Ambil! Saya tahu kamu sekarang gak punya uang jajan kan?" Perkataan Fami membuat Saskia tertegun.
Darimana dia tahu kalau aku udah gak ada uang sepeser pun? Apa tadi dia meriksa dompet aku ya? Batin Saskia heran.
"Kok bengong? Oh iya saya tahu kamu pasti bingung ya saya tahu dari mana kalau kamu udah kehabisan uang?" Fami bertanya seolah mengetahui isi fikiran Saskia.
Lahh! Kok bisa tahu? Jangan-jangan beneran dia ini Paranormal! Batin Saskia tambah heran.
"Jadi tadi pas kamu mandi dompet kamu jatuh dan kebuka,terus saya ambil dan dengan gak sengaja saya lihat isi dompetnya cuma ada uang 5000 doang!" Fami menjelaskan sembari terkekeh.
__ADS_1
Saskia merasa malu karena ketahuan kehabisan uang jajan.Tambah lagi Fami malah menertawakannya jelas saja ia semakin malu sendiri.
"Udah jangan kelamaan mikir! Nih ambil kredit cardnya nanti keburu saya berubah pikiran!" Seru Fami terkesan mengancam.
"Ehh..Ehh...Yaudah sini!" Saskia segera mengambil kredit card tersebut.
"Nahkan! Kalau mau gak usah pura-pura!" Seru Fami pelan.
"Iyaa...Iya...!".
"Oh ya ini saya cuma ada uang cash segini! Kamu ambil dulu aja buat jajan!" Fami menyodorkan 5 lembar uang serarus ribuan.
"Ehh nggak usah Pak! Aku bawa bekel makanan dari rumah kok!" Tolak Saskia.
"Udah ambil! Nanti saya gak tahu bisa jemput kamu atau nggak! Soalnya hari ini saya ada pertemuan sama para Investor Kampus sore nanti!" Jelas Fami.
"Oh...Tapi gak apa-apa Pak! Nanti aku nebeng aja sama yang lain!" Saskia masih berusaha menolak.
"Nebeng sama si Fatur itu?" Tanya Fami dengan nada tak suka.
Saskia tertegun,ia kebingungan mengapa Fami bisa berpikiran kesana.
"Kenapa diem? Benerkan?" Fami terus mendesak Saskia.
"Nggak kok...Lagian aku sama dia sekarang jaga jarak!" Saskia tak membenarkan perkataan Fami.
"Hmm...Yaudah terima nih!" Perintah Fami.
"Yaudah iya..." Saskia akhirnya mengambil uang tersebut,"Makasih udah repot-repot penuhi segala kebutuhan aku,padahal aku belum bisa jadi istri yang baik buat Pak Fami!" Lanjutnya.
"Sama-sama...Udah jadi kewajiban dan tanggung jawab saya sebagai suami kamu! Masalah kamu belum bisa jadi istri yamg baik untuk saya itu semua hak kamu! Yang penting saya sudah tunaikan tanggung jawab saya ke kamu!" Tegas Fami terlihat tak mempermasalahkan.
Saskia kini mematung mencerna baik-baik perkataan Fami.Kini ia merasa bingung harus bersikap bagaimana pada Fami.
"Udah jangan ngelamun terus! Nanti kamu telat masuk kantor! Sana masuk!" Perkataan Fami membuyarkan lamunan Saskia.
Saskia segera turun dari mobil,tak lupa sebelum ia berlalu ia mencium tangan Fami terlebih dahulu.
*
Waktu telah menunjukkan pukul 15.00
Saskia telah menyelesaikan pekerjaannya hari ini.Kini ia teringat perkataan Fami pagi tadi yang tak bisa menjemputnya sebab ada tugas untuk mewakili Universitas menemui para Investor.
Saskia memainkan ponselnya sejenak dan mulai membuka aplikasi WhatsApp miliknya.
Sas? Apa kabar? Sombong amat sih semenjak magang😤 ~ Caca.
Sombong apaan! Orang biasa aja kok! ~ Saskia.
Huh males dah gue sama lo😬 ~ Caca.
Kalau ngomong jangan ngarang Ca! Ehh Btw jalan yuk gue traktir deh! ~ Saskia.
Serius nih? Ayo dahh biar gue jemput!. ~ Caca.
Ciee yang udah punya mobil😂 ~ Saskia.
Hahaa mobil dari mana? Orang nanti gue jemput lo pake taksi online😤 ~ Caca.
Hahaa kiraaain😅Yaudah gue tunggu! Entar gue share lok! ~ Saskia.
Saskia segera mengirimkan lokasinya kini dan akhirnya mematikan ponselnya.
*
__ADS_1
Saskia dan Caca kini tengah berada di sebuah Mall.Kedua gadis ini sibuk memilih-milih pakaian.Yaa namanya juga perempuan kalau lihat barang bagus pasti bawaannya pengen beli.
"Sas yang ini bagus ya?" Tanya Caca meminta saran pada Saskia.
"Iya bagus...Cocok sama lo Ca!" Jawab Saskia memberi saran.
"Tapi gak usahlah,uang gue kurang!" Seru Caca pasrah.
"Kurang berapa sih? Udah ambil aja biar gue yang bayarin!" Perkataan Saskia sontak membuat Caca refleks hingga langsung memeluk Saskia.
"Makasih ya Sas! Lo emang sahabat terrrbaik gue!" Ucap Caca berterima kasih.
"Iya sama-sama...".
Kedua gadis itu kemudian berlalu setelah membayar pakaian yang mereka beli.
Kini mereka sedang berada di sebuah restoran.Mereka tengah menikmati makanan yang mereka pesan barusan.
Seusainya,
Saskia kembali mentraktir Caca.Hingga membuat Caca heran.
"Sas? Lo lagi banyak duit ya?" Tanya Caca tiba-tiba.
"Hahaa enggak juga....Tapi ada deh lumayan cukup buat setahun!" Jawab Saskia sumringah.
"Wahhh mendadak jadi orang kaya nihh! Dapet darimana tuh uang?" Caca mengajukan pertanyaan lagi.
"From my husband" Jawab Saskia menekankan perkataannya.
"Waaahhh bener-bener suami idaman yaa Pak Fami! Udah ganteng,baik,banyak duit,tanggung jawab lagi..." Seru Caca memuji.
"Iyaa gitu deh...Tapi dia gak banyak duit kok! Orang dia cuma Dosen doang bukan pengusaha! Jadi keuangannya masih standar belum jadi Milyader!" Tegas Saskia.
"Biarin,yang penting gak pelit dan tetep manjain istri dengan hasil jerih payahnya!" Caca tetap memuji Fami.
"Tapi kadang gue ngerasa bersalah,karena gue belum bisa jadi istri yang baik buat dia!" Saskia mulai sedih.
"Hmm...Iya sih Sas gue paham! Tapi gue yakin suatu saat lo pasti bakalan dapet hidayah dari Allah supaya lo bisa nyerahin apapun yang lo punya sama suami lo! Lo harus bisa jadi pemuas lahir dan batin suami lo Sas! Hidayah itu harus dijemput dengan kesadaran diri.Jadi lo perlahan harus bisa terima dan sayangi dia seutuhnya!" Caca memberikan pencerahan pada Saskia berharap ia segera berubah.
Caca memang satu-satunya orang yang paling tahu tentang rumah tangga Saskia dan Fami yang sesungguhnya berjalan tak seperti rumah tangga yang lain.
Saskia mematung.Ia berpikir keras bagaimana caranya supaya ia bisa memberikan seluruh jiwa dan raganya pada suaminya.Namun sepertinya belum untuk saat ini.
"Gue usahain Ca....!" Jawab Saskia sendu.
*
Caca dan Saskia kini tengah berada di perjalanan menuju rumah Saskia.Mereka hari ini banyak bercerita tentang kisah cinta mereka masing-masing.Caca yang juga banyak bercerita tentang kekasihnya.
.
.
.
.
.
Assalamu'alaikum Readers😊
Bagaimana kabar kalian? Mudah"an senantiasa ada dalam lindungan Allah Swt😊Mohon maaf mungkin mulai saat ini Author gak bisa Up tiap hari seperti yang sebelumnya.Author banyak kesibukan di dunia nyata😤Jadi mohon pengertiannya🙏Author bakalan Up jika ada waktu senggang saja😑Terimakasih untuk yang masih setia baca dari bab awal hingga saat ini😙Mudah"an Allah balas kalian dengan bermacam kebaikan terutama yang udah dukung Author lewat Like dan Vote😍Aamiin Yarabbal 'Alamin😊Jangan lupa untuk terus dukung Author yaaa🙏Terimakasihh😍😙
See You Next Episod🙋
__ADS_1