
Keduanya kini telah berada di meja makan untuk sarapan.Raut wajah pasangan suami istri nampak berbeda hingga membuat setiap orang yang melihatnya akan merasa bingung.
"Selamat pagi tuan,non!" Sapa mbok Inem.
"Pagi mbok....." Jawab keduanya.
"Di luar terlihat mendung tapi di dalam rumah terlihat bersinar-sinar!" Sindir mbok Inem dan hanya ditanggapi senyuman dan geleng-geleng kepala oleh Fami dan Saskia.
Triiing...Notif chat masuk berbunyi dari ponsel milik Saskia,ia pun segera membukanya.
Lo jadi nganter gue ke bandara kan? ~ Curut.
Siapa yang bilang mau nganter lo! ~ Saskia.
Tega banget sih lo sama sahabat lo yang paling ganteng ini😑 ~ Curut.
Hahaa...Ganteng sehutan iya😆 Lo duluan aja nanti gue nyusul langsung ke bandara! ~ Saskia.
Okelah! ~ Curut.
Saskia tak lagi membalasnya dan menaruh kembali ponselnya ke atas meja dekat makanannya.
"Siapa?" Tanya Fami penasaran.
"Aldo..." Jawab Saskia.
Raut wajah Fami berubah dalam sekejap seolah memperlihatkan ketidak sukaannya.
"Kamu nggak cemburu kan?" Saskia menggoda Fami.
"Biasa aja!" Jawabnya tanpa ekspresi.
"Kamu gak usah cemberut kaya gitu! Dia itukan cuma sahabat aku!" Tegas Saskia.
"Hmm...".
"Gimana kalau kamu ikut juga ke bandara?" Saran Saskia.
"Hah?" Fami menganga.
"Iya,kamu ikut aku aja nganter Aldo ke bandara!" Jelas Saskia lagi.
"Ngapain dianter! Orang udah gede gitu masa mesti dianter juga!" Tegas Fami.
"Kamu ini ya! Yaudah deh kalau gak mau! Aku mau mandi dulu,biar aku pergi ke bandara sendiri aja!" Tukas Saskia berlalu.
Fami memperhatikan punggung Saskia yang semakin jauh dari pandangannya.
Saskia telah siap untuk berangkat,ia memperhatikan Fami yang sedang fokus menonton tv.
"Aku berangkat dulu ya?" Pamit Saskia.
"Saya gak izinin kamu pergi!" Bantah Fami.
"Laaahh...Kok gitu?" Saskia memelas.
"Kamu ini ya,kayanya seneng banget bisa ketemu sama si Aldo itu!" Fami mengomeli Saskia.
"Aku udah terlanjur janji,gimana dong?" Fami tak memperdulikan perkataan Saskia.
"Kamu ikut aja ya...Ayo dong! Please! Biar gak salah faham! Sayang!" Rayu Saskia tanpa berhenti bicara.
Saat Saskia memanggil Fami 'sayang' seketika itu juga ia luluh.
"Yaudah iya!" Fami akhirnya setuju.
__ADS_1
"Yeee...." Ucap Saskia gembira dan langsung memeluk suaminya.
Keduanya berangkat ke bandara menaiki mobil milik Fami.
*
Setibanya di bandara,Fami malah hanya terdiam di mobil.
"Ayo turun!" Ajak Saskia.
"Kamu aja,aku males!" Jawabnya.
"Kamu gak takut apa? Aku dimacem-macemin cowok lain?" Saskia menakuti Fami.
"Ish! Yaudah ayo!" Fami akhirnya turun dari mobil.
"Hey Al!" Panggil Saskia saat melihat orang yang ia cari.
"Lo lama banget sih Sas!" Ketus Aldo.
"Sorry! Jalanan macet!" Saskia beralasan.
"Oh iya itu siapa?" Tanya Aldo pada lelaki yang ada di belakang punggung Saskia.
"Ini---" Saskia nampak berfikir keras.
"Saya suaminya!" Fami maju ke depan dan menawari jabatan tangan.
Aldo langsung menerimanya,"Hehee...Ini seriusan?" Aldo tertawa kecil.
"I-iya!" Jawab Saskia gugup.
"Sejak kapan lo punya suami?" Tanya Aldo berbisik.
Fami melihat ini tak suka,"Eh Al,bukannya sebentar lagi pesawat lo lepas landas kan?" Saskia mengalihkan pembicaraan.
"Lo juga hati-hati disana!" pesan Saskia,"Eh iya,kok gue gak lihat si Chealse? Kemana dia?" Lanjutnya.
"Dia udah berangkat 3 hari yang lalu!" Jawab Aldo sendu.
"Oh gitu...." Perkataan Saskia dijawab anggukan oleh Aldo.
Aldo pun berlalu meninggalkan Saskia sambil melambaikan tangannya.
"Ayo pulang!" Ajak Fami saat Aldo sudah tak terlihat lagi.
"Iya...".
Fami sudah jalan lebih dahulu.Saat Saskia menuju mobil ia tak sengaja bertabrakan dengan seseorang.
"Eh maaf-maaf! Saya gak sengaja!" Ujar pria tersebut.
"Gak apa-apa! Salah saya juga!" Saskia bangkit dari posisi duduk karena terjatuh.
Pria tersebut membuka kaca matanya,"Loh,Saskia!" Sapanya.
Saskia langsung berlalu meninggalkan Tio.Namun lengannya ditahan oleh Tio hingga ia tak bisa kabur.
"Lepas!" Ketus Saskia.
"Aku bakal lepasin asal kamu jangan kabur!" Syarat Tio.
"Oke....Lepasin dulu!" Jawab Saskia terpaksa.
Tio melepaskan tangannya dari tangan Saskia.
__ADS_1
"Kamu kesini nganter Aldo ya?" Tanyanya.
"Hmm.....".
"Oh iya,kamu kesini sama siapa? Sendiri ya? Gimana kalau aku anter kamu pulang!" Ajaknya.
"Nggak usah...Aku bisa pulang sendiri!" Tolak Saskia.
"Saskia? Please! Jangan perlakuin aku kaya gini!" Ucapnya memohon.
"Mau kak Tio apa sih?" Tanya Saskia setengah marah.
"Bersikaplah seperti dulu! Meskipun kita cuma sebatas mantan,tapi tolong jangan bersikap seolah kita baru saling mengenal!" Jawabnya menekankan.
Fami sedari tadi mencari keberadaan Saskia yang entah dimana.Seingatnya tadi mereka jalan beriringan namun tanpa ia sadari mereka terpisah.
"Jadi disini! Aku cari kemana---" Seru Fami tak melanjutkan perkataannya saat melihat sosok lelaki yang sama yang waktu itu pernah ia pergoki sedang bersama Saskia.
"Ayo kita pulang!" Saskia menarik tangan Fami.
"Tunggu!" Pinta Tio.
Saskia dan Fami pun menghentikan langkahnya.
"Anda siapa?" Tanya Tio pada Fami.
"Saya suaminya!" Tegas Fami kemudian berlalu menggandeng tangan Saskia.
Hah? Suami? Kapan dia nikah? Kok aku baru tahu kalau dia udah nikah! Kepala Tio diserbu berbagai macam pertanyaan.
Di mobil Fami hanya diam saja membuat Saskia merasa heran.
"Kamu jangan cemburu ya! Tadi aku gak sengaja ketemu sama dia!" Tutur Saskia namun Fami tak menanggapinya.
"Sayang? Aku ini udah jadi milik kamu seutuhnya! Jadi stop negative thinking tentang aku dan lelaki lain!" Tegas Saskia.
Fami tertegun mengingat perkataan istrinya ini ada benarnya juga.
Fami akhirnya melirik Saskia sembari berkata,"Aku cuma gak suka kamu terlalu akrab dengan lelaki lain apalagi dia itu mantan kamu! Aku tahu kamu udah gak ada perasaan apapun sama dia tapi itu gak menutup kemungkinan mantan kamu yang akan ada perasaan lagi ke kamu!" Jelasnya.
"Iya aku ngerti! Aku minta maaf!" Ucap Saskia memohon.
"Kali ini aku maafin! Tapi lain kali aku gak tahu..." Ucap Fami mengerjai Saskia.
"Kamu kok gitu?" Saskia memasang wajah cemberut khasnya.
"Biarin!" Tukas Fami.
Saskia tanpa aba-aba menggelitiki pinggang suaminya itu.
"Hahaa...Ampun sayang! Ampun! Aku cuma bercanda!" Ucap Fami sambil tertawa.
"Kamu berani ya ngerjain aku! Rasain ini!" Saskia tak henti-hentinya melancarkan aksinya.
"Sayang udah dong! Aku lagi nyetir ini! Gimana kalau kita nabrak nanti?" Seru Fami memohon.
Akhirnya Saskia menghentikan aksinya.Ia pun tertawa puas karena telah memberi pelajaran pada suaminya yang telah mengerjainya.
Setibanya di rumah,ponsel Saskia terus berdering.Ternyata Aldo yang menelponnya.Setelah Saskia mengangkatnya Aldo terus menyerbu Saskia dengan berbagai pertanyaan mengenai pernikahannya.Dan dengan sabar Saskia menjawab pertanyaan Aldo dengan jujur.
.
.
.
__ADS_1
Assalamu'alaikum😊
Like dan Vote nya mana nih?😩Jangan pada lupa ya😍