Menaklukkan Hati Jodohku

Menaklukkan Hati Jodohku
Bercerita Masalalu


__ADS_3

Seminggu berlalu setelah kepergian Aldo ke Jepang lagi.


Saskia telah selesai mendapatkan waktu liburan semester dari Kampus.


"Semester ini kamu harus lebih rajin lagi ya!" seru Fami menyemangati.


"Siap Pak Dosen!" Jawab Saskia antusias.


Keduanya pun bergegas pergi ke kampus.


*


Saskia turun di depan gerbang,"Belajar yang bener! Jangan lirik kanan kiri!" Tegas Fami saat Saskia telah menyalaminya.


Saskia tersenyum paksa lalu berlalu meninggalkan Fami.


Sampai kapanpun,saya tidak akan rela melepaskan sesuatu yang telah menjadi milik saya dengan orang lain! Batin Fami bertekad.


Saskia menjumpai sahabatnya yang tengah asik berpacaran dengan lelaki yang sama.


"Aduuhh....Masih pagi udah pacaran aja!" Sindir Saskia.


"Bilang aja iri!" Caca tak mau kalah.


"Kak Doni aku pinjem Caca sebentar ya?" Saskia meminta izin.


"Iya silahkan...Lagi aku juga harus kerja!" Jawab Doni santai sambil tersenyum.


"Hany? Aku kerja dulu ya! Kamu kuliah yang bener!" Seru Doni sambil berlalu.


"Oke...Hati-hati hany!" Jawab Caca melambaikan tangan.


"Lebay amat!!" Seru Saskia sensi.


"Bukan lebay tapi romantis! Gak kaku kaya lo sama si itu tuh!" Tukas Caca.


"Udahlah anter gue yuk ke ruang Dekan,mau bayar SPP!" Ajak Saskia.


"Banyak duit nih? Baru masuk udah langsung bayar aja!" Ejek Caca.


"Yehhh bagus dong! Gue baru inget waktu itu gue dikasih kredit card yang baru gue pake sekali waktu shopping sama lo waktu itu!" Jelas Saskia.


"Yang dari Pak Fami itu?" Caca mencoba menebak.


"Iya....".


Sesampainya di ruang Dekan,


"Ada apa Saskia?" Tanya asisten Dekan.


"Saya mau membayar SPP Bu!" Jawab Saskia.


"Oh...Tunggu sebentar ya!" Serunya dijawab anggukan oleh Saskia.


"SPP kamu sudah dibayar sejak semester kemarin hingga semester akhir nanti!" Ucap asisten Dekan.

__ADS_1


"Si-siapa yang bayar bu?" Tanya Saskia kaget.


"Kalau masalah itu saya kurang tahu,karena pembayarannya lewat rekening Kampus dan hanya terdapat nama singkatnya saja!" Jelasnya.


"Kalau boleh tahu singkatnya apa Bu?" Saskia penasaran.


"FaMhd...".


Gak salah lagi! Pasti Pak Fami yang bayar! Fikir Saskia.


"Sas! Kok malah bengong?" Tegur Caca.


"Oh iya...Kalau begitu terimakasih Bu...Saya permisi!" Seru Saskia.


*


Sore harinya,Fami baru saja pulang tanpa basa-basi Saskia langsung menyerbunya dengan berbagai pertanyaan.


"Pak Fami? Aku mau nanya deh! Jawab jujur ya! Apa bener Pak Fami yang udah bayar lunas SPP aku sampe semester depan?" Tanya Saskia.


Fami mengernyitkan keningnya,"Pak?" Serunya.


"Maksud aku--- ehm mas!" Saskia mengulang kembali panggilannya terhadap Fami.


"Hmm...." Jawabnya sambil berlalu.


"Anehh!" Tukas Saskia.


Fami tak keluar juga dari kamar sejak kepulangannya tadi,padahal Saskia tengah menunggunya di meja makan.


"Pantesan aja gak turun-turun! Toh,orangnya tidur!" Saskia sengaja mengeraskan suaranya hingga membuat Fami bangun.


"Heyy! Kamu ini! Dari tadi belum berhenti mengomel juga ya? Ayo sini!" Fami menarik lengan Saskia hingga Saskia refleks terjatuh di atas tubuh Fami.


"Ka-kamu mau ngapain?" Saskia gugup dibuatnya.


"Apa lagi,jika bukan---" Fami belum menyelesaikan perkataanya karenya mulutnya keburu di bungkam oleh tangan Saskia.


"Jangan aneh-aneh!" Saskia memperingati.


"Setelah sah tidak masalah kan?" Fami melancarkan aksinya.


Hingga terjadilah malam panjang untuk keduanya.


*


Keesokan harinya,


Saskia sudah berada di dapur lalu Fami menghampirinya.


"Tebak ini siapa?" Fami menutup mata Saskia dengan tangannya dari belakang.


"Siapa lagi kalau bukan suami yang paling nyebelin dan pemaksa sedunia!" Ketus Saskia.


Fami langsung menghadapkan Saskia ke hadapannya.

__ADS_1


"Apa kamu menyesal menikah dengan saya? Lalu kamu menyesal karena telah me---" Saskia langsung membungkam mulut Fami dengan jari telunjuknya.


"Jangan ngawur!" Tukas Saskia,"Apapun yang aku miliki semuanya jadi milik kamu juga!" Lanjutnya.


"Kamu yakin? Apa kamu gak berfikir untuk balikan lagi sama mantan kamu?" Raut wajah Fami berubah menjadi sendu.


"Kenapa kamu mikir kesana? Kalau aku ada niatan balik lagi sama mantan aku mungkin itu udah aku lakuin dari dulu! Masalalu biarlah berlalu karena kamulah sekarang masa depanku!" Tegas Saskia.


"Gombal!" Ledek Fami.


"Kamu mau tahu nggak cerita masalalu aku dulu?" Saskia menanyakan hal ini pada Fami.


"Boleh..." Jawabnya cepat.


"Tapi janji jangan cemburu!" Fami menjawabnya dengan sebuah anggukan.


Saskia menceritakan segala kisah cintanya yang berawal sejak ia kuliah di Kampus Z ini.


Awal mula bertemu dengan Caca,Aldo dan juga Tio ia ceritakan dengan lengkap tanpa sedikitpun yang terlewat.


"Jadi kamu kenal Caca sejak kuliah? Aku kira sudah sejak SMA!" Seru Fami.


"Iya....".


"Dan Aldo adalah sahabat yang paling dekat dengan kamu dibanding Caca! Lalu kamu dekat dengan Caca setelah Aldo pindah?"


"Heem...".


"Lalu Tio adalah cinta pertama kamu,apa kamu yakin sudah move dari dia?" Fami memastikan.


"Yakin 100%! Sudah 2 tahun aku melupakannya!" Jawab Saskia yakin.


"Oke...Tentang perasaan kamu ke Aldo? Apakah masih ada?" Fami mengintrogasi Saskia.


"Aku menepisnya saat aku tahu Aldo sudah punya pacar!" tutur Saskia.


"Berarti baru-baru ini?" Tanya Fami mulai dingin.


"Meskipun begitu tapi aku telah nekat mengikhlaskannya.Selain itu juga,aku telah jatuh hati pada seorang lelaki yang selalu ada di segala kondisiku!" Jelas Saskia.


"Siapa dia?" Fami kebingungan.


"Siapa lagi jika bukan kamu!" Saskia mencubit pipi Fami dengan gemas.


Fami tersenyum puas,"Kamu godain aku ya?" tuduhnya.


"Heyy! Aku harus kuliah!" Saskia segera berlalu dengan langkah setengah berlari.


Fami hanya bisa geleng-geleng melihat reaksi Saskia.


.


.


.

__ADS_1


Please Like,like,like😊


__ADS_2