
Waktu menunjukkan pukul 16.00 Saskia segera berpamitan pada Uvi untuk pulang.
"Kak Uvi aku pulang duluan ya!" Pamit Saskia.
"Iya hati-hati..." Jawabnya.
Nampak seseorang yang sedari tadi selalu mengikuti gerak-gerik Saskia tanpa Saskia sadari.Dia Adalah Aldo.
Bener dugaan gue! Ternyata ini bukan cuma perasaan gue aja tapi dia beneran lagi deket banget sama abang gue sekarang! Batin Aldo.
Saskia masih setia menunggu seseorang yg menjanjikannya untuk mengantar pulang di parkiran.
Akhirnya seseorang yang ia tunggu selama kurang lebih 10 menit pun datang juga dan menghampirinya.
"Sas! Kamu nunggu lama ya? Maaf ya tadi ada rapat dadakan sama para panitia." Jelas Tio merasa bersalah membuat Saskia menunggu lama.
"Iya gak apa-apa kok aku faham!" Jawab Saskia yang mengerti akan posisi Tio.
Mereka pun masuk mobil dan Tio mulai menancap gas untuk melajukan mobilnya.
Setelah sekitar 15 menit di perjalanan Saskia merasa ada yang aneh karena dari tadi belum sampai juga.Sebab dari rumah ke kampus hanya memakan waktu kurang lebih 20 menit begitupun sebaliknya dari kampus ke rumah.
"Lohh kak ini bukan jalan menuju rumah aku? Kak Tio mau bawa aku kemana?" Tanya Saskia panik.
"Aku mau ajak kamu jalan sebentar.Boleh kan?" Jawabnya santai.
"Kemana? Kok kak Tio gak bilang dulu sih sama aku kalo kita mau jalan-jalan dulu?" Saskia masih panik.
"Ke mall...Udah kamu gak usah panik gitu sebentar aja kok! Kita nyari baju buat besok abis itu makan terus kita pulang deh.Gak akan lama! Aku pastiin kamu pulang ke rumah dengan selamat tanpa kekurangan apapan! Masih utuh pokoknya." Tio sedikit meyakinkan Saskia.
"Tapi aku belum izin kak! Mana sekarang aku pulang sore lagi! Nanti takutnya Mama sama Papa khawatir...." Saskia menunjukkan bahwa ia ini bener-bener anak Mama.
"Makanya kamu sekarang izin terus jelasin semuanya ke orang tua kamu!" Titah Tio.
"Gak bisa kak! Ponsel aku lowbatt!" Jawabnya tak semangat.
"Nihh kamu pake ponsel aku aja!" Tio menyodorkan ponsel miliknya.
Saskia mulai menekan tombol panggilan dan memasukkan satu persatu nomor Mamanya.Setelah beberapa saat akhirnya Mamanya pun mengangkat telpon dari Saskia.
Lina : Hallo,Assalamu'alaikum...Ini siapa ya?
Saskia : Wa'alaikumsalam Ma....Ini Saskia!
Lina : Loh nak kamu pake ponsel siapa ini? Terus ponsel kamu kemana?
Saskia : Ini Saskia pake ponsel temen Saskia Ma,soalnya ponsel Saskia mati.Saskia mau bilang kalau Saskia baru pulang dari Kampus karena ada acara.Terus sekarang Saskia mau izin sama Mama buat pergi keluar sebentar sama temen Saskia,boleh?
Lina : Ohh begitu....Yaudah Mama izinin tapi pulangnya jangan malem-malem ya! Bahaya! Mama tutup dulu telponnya ya nak hati-hati.Assalamu'alaikum....
Saskia : Iya Ma,Wa'alaikumsalam....
__ADS_1
Saskia mengakhiri panggilannya.Tio sedari tadi fokus mengemudi sambil mendengarkan percakapan antara ibu dan anak tersebut.
"Nah kak ponselnya! Makasih ya!" Saskia mengembalikan ponsel Tio.
"Iya sama-sama.Gimana? Dikasih izin kan?" Tanya Tio pura-pura tak tahu.
"Iya tapi pulangnya jangan malem-malem" Jawab Saskia.
"Siap bu bos!" Seru Tio mengiyakan perkataan Saskia.
Sesampainya di mall mereka tidak mampir kemana-mana dan langsung saja ke toko pakaian.
"Mbak! Tolong cariin satu setel pakaian yang berpasangan!" Pinta Tio pada salah satu pelayan.
"Baik mas..." Jawab pelayan tersebut.
"Nah ini mas tinggal ada 2 pasang lagi.." Serunya lagi.
"Yang ini aja deh!" Tio menetapkan pilihannya pada satu setel pakaian yang berpasangan dengan perpaduan warna gold dan sedikit kehitam-hitaman.
"Baik mas mari saya antar ke kasir!" Seru pelayan tersebut.
Dari tadi Saskia hanya duduk santai tanpa memilih-milih pakaian sebab ia tak ada niatpun untuk membeli pakaian baru.Ia rasa pakaian lamanya pun masih bagus-bagus dan layak pakai untuk acara tertentu jadi untuk apa membeli yang baru hanya memboros-boroskan uang saja fikirnya.
"Sas kok kamu malah bengong disini sih? Emang gak ada pakaian yang kamu suka?" Tanya Tio.
"Hehee nggak ada kak....Kak Tio udah selesai?" Tanya Saskia memastikan.
"Udah...Tinggal bayar aja....Ayo ke kasir!" Ajak Tio dan Saskia pun mengangguk kemudian mengikuti langkah Tio.
"Baik mas!" Jawab kasir tersebut,"Totalnya 950.000 mas..." Ucap kasir itu.
"Ini mbak." Tio menyerahkan kartu ATM-nya.Kasir tersebut kemudian mengembalikan Kartu ATM pada pemiliknya sambil mengucapkan,"Terimakasih mas.Selamat berkunjung kembali!" Ucap kasir dan pelayan toko ramah kemudian Tio hanya menjawabnya dengan anggukan sambil tersenyum.
"Kak aku mau langsung pulang aja.Boleh ya? Aku udah capek banget soalnya!" Pinta Saskia.
"Kamu gak mau kita nyari makan dulu? Kamu pasti laper!" Tawar Tio.
Namun Saskia hanya menggelengkan kepalanya.Tio pun memutuskan untuk menuruti keinginan Saskia.
Mereka sekarang tengah berada di mobil.Tak ada sepatah katapun yang keluar dari mulut mereka.Setelah menempuh perjalanan hampir setengah jam akhirnya tiba juga di rumah Saskia.
"Kak tio mau mampir dulu?" Tanya Saskia.
"Boleh deh sekalian aku mau minta maaf sama orang tua kamu karena udah lancang ngajak anak gadis mereka jalan..." Jawab Tio setuju.
"Yaudah ayo kak silahkan masuk!" Ucap Saskia mempersilahkan.
"Assalamu'alaikum...Ma,Pa!" Saskia mengucap salam.
"Wa'alaikumsalam...Eh sayang kamu udah pulang?" Jawab Lina tanpa sela langsung bertanya.
__ADS_1
"Iya Ma....Oh iya Ma,Pa...Kenalin ini kak Tio senior aku di Kampus." Saskia memperkenalkan Tio.
"Om,tante!" Sapanya kemudian langsung mencium tangan kedua orang tua Saskia.
"Ehh kalian udah makan belum? Pasti belum ya! Ayo kita makan malem dulu! Ayo nak Tio!" Lina yang bertanya ia juga yang menjawabnya.
"Gak usah tante! Ngerepotin aja" Tolak Tio.
"Enggak kok gak ngerepotin! Tante seneng malah!" Hawab Lina ramah.
Tio pun tak ada pilihan lain hingga mengiyakan ajakan Mama Saskia.
Di meja makan semua makan dengan khidmat tanpa ada percakapan.
Mereka pun kini telah menyelesaikan makan malam mereka.Kemudian mereka kembali ke ruang tamu dan sedikit mengobrol-ngobrol.
"Oh ya nak Tio! Baru kali ini loh Saskia bawa lelaki ke rumah." Seru Wijaya membuka obrolan.
"Iih Papa apaan sih." Bantah Saskia.
"Oh ya?" Tanya Tio tak percaya.
Dan mereka mengobrol dengan akrabnya seolah bukan baru pertama kali bertemu.Tio orangnya memang mudah akrab.Tak terasa waktu telah menunjukkan pukul 20.00.
"Maaf om,tante Tio minta maaf karena tadi udah lancang ngajak Saskia jalan." Tio meminta maaf.
"Nggak apa-apa kok nak asalkan kamu gak ngapa-ngapain anak kita aja! Iyakan Pa?" Jawab Lina meminta persetujuan dari Wijaya kemudian Wijaya pun mengangguk.
"Terimakasih om tante,sekalian saya mau pamit pulang.Terimakasih juga untuk makan malamnya." Tio pamit.
"Iya sama-sama.Yasudah hati-hati di jalan ya nak Tio." Seru Lina dan Tio pun menyalami tangan orang tua Saskia secara bergantian tak lupa mengucapkan salam.Saskia pun mengantarkannya ke depan.
Tio membuka pintu belakang mobil dan mengambil sebuah paper bag kemudian menyerahkannya pada Saskia.
"Ini buat kamu!" Ujar Tio.
"Loh kok buat aku?" Tanya Saskia.
"Jangan lupa besok pas acara di pake ya! Aku pamit dulu!" Pintanya.
Mobil Tio melaju dengan kecepatan sedang dan makin lama makin menjauh dari halaman rumah Saskia.
.
.
.
Assalamu'alaikum readers!
Gimana? Author kasih ceritanya panjang nih! Kalian seneng kan?
__ADS_1
Author gak pelit kan? Makanya kalian juga jangan pelit dong buat dukung Author dengan cara Like,Coment and Vote sebanyak banyaknya.Udah deh segitu dulu😂
Wassalamu'alikum Happy reading....💕