
Setibanya di rumah,
Fami berjalan terlebih dahulu tanpa memperdulikan Saskia yang berjalan di belakangnya.
"Udah pulang non?" Tanya mbok Inem.
"Iya mbok....Aku ke kamar dulu ya!" Seru Saskia.
"Monggo...." Jawab mbok Inem.
Saskia sejenak merebahkan tubuhnya di atas ranjang.Tubuhnya serasa sangat lelah menjalani aktivitas hari ini.
Fami baru saja selesai mandi.Ia belum memakai baju ganti dan kini hanya memakai handuknya sepinggang saja.
"Astagfirullah!" Seru Saskia kemudian mengalihkan pandangannya.
Fami menggelangkan kepalanya sembari tersenyum melihat reaksi Saskia.
Fami segera mengambil pakaian ganti dan masuk kembali ke kamar mandi.
Beberapa saat kemudian ia keluar dengan telah memakai pakaian lengkap.
Saskia melangkahkan kakinya setengah berlari menuju kamar mandi.Tak lupa ia membawa handuk dan pakaian gantinya.
Seusainya ia keluar dari kamar mandi tanpa menggunakan hijab sebab ia lupa membawa hijabnya.
Fami menatap lekat Saskia.Terlihat sekali ia sangat mengagumi kecantikan sosok wanita yang seminggu ini telah menjadi istrinya.
"Bapak ngapain lihatin saya kek gitu?" Tanya Saskia heran.
"Ehmm...Siapa yang lihatin kamu! Orang tadi saya lihat tembok!" Bantah Fami.
Padahal ngaku aja sih tadi ngelihatin aku sampe gak berkedip gitu! Masih aja gak ngaku juga! Batin Saskia.
Saskia berdiri di depan cermin untuk memakai hijabnya.Sesekali ia melihat Fami lewat pantulan cermin.
Waktu masih menunjukkan pukul 15.30 Saskia segera melaksanakan shalat ashar.
Fami berlalu meninggalkan Saskia sebab dirinya tadi telah shalat ashar duluan.
***
Mbok Inem kini telah pulang ke rumahnya.Hingga di rumah mereka kembali berdua saja.
Saskia mendekati Fami yang sedang asik menonton tv.Ia kemudian duduk di sofa samping Fami.
"Film apa nih?" Tanya Saskia memulai obrolan.
Fami hanya diam dan tetap fokus menonton tv tanpa melirik atau menjawab pertanyaan yang dilontarkan Saskia.
Cihh sombong amat! Yaudah deh terserah! Batin Saskia.
__ADS_1
Saskia kemudian mengecek hp nya dan membuka aplikasi WhatsApp.Disana ada sebuah chat masuk dari Caca.
Sas lo udah buka e-mail belum? ~ Caca.
Belum....Emangnya ada apa? ~ Saskia.
Itu ada E-mail dari dekan yang isinya peringatan buat yang belum bayar SPP semester ini ~ Caca.
Masa? Aduhh gue lupa belum bayar😕 ~ Saskia.
Itu dia masalahnya! Gue cuma mau ngasih tau itu!.~ Caca.
Yaudah thanks infonya! ~ Saskia.
Kemudian ia menonaktifkan data selulernya.Sembari berpikir bagaimana cara menyelesaikan masalahnya.
Belum beres masalah yang satu! Sekarang dateng lagi masalah baru! Batin Saskia frustasi.
*****
Malam harinya Saskia dan Fami tengah berada di meja makan untuk makan malam.
Saskia baru kali ini menuangkan nasi beserta lauknya ke piring Fami.Biasanya mereka mengambil makanan masing-masing.
Fami merasa heran tapi tak membuatnya menegur Saskia.Ia hanya membiarkan apa saja yang Saskia lakukan.
Kini Fami mendapat ide untuk mengerjai Saskia dan ia memulai aksinya.
"Kenapa makanannya gak dimakan?" Tanya Saskia.
"Gak selera!" Jawab Fami pura-pura cuek.
Saskia mengernyitkan keningnya kemudian berpikir mengapa Fami bisa tak selera makan?
"Apa Pak Fami mau makan makanan yang lain?" Tanya Saskia lagi.
Dengan segera Fami menggelengkan kepalanya.
"Apa Bapak sakit?" Tanya Saskia sembari menyentuhkan tangannya ke kening Fami.
"Tapi gak panas!" Lanjutnya.
"Emang sakit bisa dipastikan saat panas aja!" Bantah Fami angkat bicara.
"Ehm...Yaudah sini biar aku suapin!" Tawar Saskia.
"Nggak usah!" Tolaknya.
Ini orang maunya apa sih? Huuhh nyebelin pisan! Sabar Saskia sabar! Batin Saskia menguatkan mental.
"Ayolah Pak makan ya! Nanti sakit beneran gimana? Kan aku juga yang susah!" Bujuk Saskia.
__ADS_1
Jadi dia ngebujuk karena gak mau susah kalau aku sakit! Hehh! Batin Fami kesal.
"Makan ya!" Bujuk Saskia lagi.
Akhirnya Fami menerima tawaran Saskia untuk menyuapinya.Saskia menyuapkan beberapa sendok makanan ke mulut Fami.
Hingga akhirnya mereka menyelesaikan makan malam mereka.
***
Di kamar sunyi-sunyi saja.Fami dan Saskia tidur bersampingan terpaut dengan pikiran mereka masing-masing.
Fami akhirnya memutuskan melanjutkan rencananya mengerjai Saskia.
Ia kini pura-pura tertidur duluan.Sedangkan Saskia masih belum bisa tertidur juga.
"Dingiin....Dingiin...!" Fami pura-pura mengigau.
"Pak Fami kenapa?" Tanya Saskia khawatir.
"Dingiiin...Peluk!" Jawabnya.
Saskia bingung harus berbuat apa sekarang.Sedangkan Fami sebenarnya sedang menahan tawanya dalam-dalam.
Fami mengulangi ucapannya hingga beberapa kali.Hingga membuat Saskia iba dan menuruti ucapannya.
Dan akhirnya setelah dipeluk Saskia, Fami berhenti mengigau.
"Ternyata Pak Fami ngigo!" Gumam Saskia pelan.
Saskia pun akhirnya tertidur sembari memeluk Fami.
Fami membuka sedikit matanya menengok Saskia apakah sudah tertidur apa belum? Dan ternyata ia telah tertidur pulas.
Maafin aku Saskia😆Aku cuma pengen tahu aja seberapa sabar kamu ngadepin sikap aku ketika aku ngambek atau sakit! Batin Fami tersenyum puas.
Kemudian ia pun tertidur sungguhan dalam pelukan Saskia.
.
.
.
.
.
Hay Readers🙋Don't forget Like and Vote😍Thank you😙 And See you next episod😉Good Byeee🙋
Follow Ig Author : @Rifa_nw15
__ADS_1