
Keesokan harinya,
Aldo nampak sudah siap berangkat kuliah dengan semangatnya hingga ia berencana untuk menjemput Saskia agar bisa berangkat ke Kampus bersama.
Aldo melajukan motornya dengan kecepatan sedang.Ia segera menuju arah rumah Saskia.
*
Kini ia baru saja sampai di rumah Saskia.Ia segera mengetuk pintu rumah tersebut.
Tok...Tok...Tok...!
"Iya...Sebentar!" Ujar yang ada di dalam.
Bi Asti yang mendengar suara ketukan pintu segera membukanya.
"Ehh den---?" Ucap bi Asti menggantung sebab lupa dengan nama Aldo.
"Aldo bi!" Ujar Aldo ramah.
"Oh iyaa den Aldo! Maaf bibi lupa! Mari silahkan masuk den!" Ujar bi Asti mempersilahkan.
Aldo pun segera masuk ke dalam rumah setelah dipersilahkan.Ia mendapati sosok keluarga yang tengah bersantai di ruang tv.
Aldo segera menyapa mereka dengan didahului ucapan salam.
"Assalamu'alaikum Om,tante!" Ucap salam Aldo ramah.
Yang mendengar pun segera melirik ke arah pengucap salam tersebut kemudian menjawab salamnya.
"Wa'alaikumsalam..." Jawab mereka.
Aldo segera mencium tangan kedua orang tua Saskia secara bergantian kemudian dipersilahkan duduk.
"Eh nak Aldo! mau jemput Saskia ya?" Tegur Lina.
"Hehee iya tante..." Jawab Aldo malu-malu.
Saskia baru saja turun dari lantai atas. Ia menuruni tangga dengan langkah sedikit terburu-buru.
"Lohh Curut! Ngapain lo kesini?" Tanya Saskia bingung.
"Apa tadi kamu bilang?" Tanya Wijaya sedikit tak suka dengan ucapan Saskia pada bagian 'Curut'.
"Kamu kalau ngomong yang sopan dong! Orang tua nak Aldo udah kasih nama yang baik buat dia,kenapa kamu main rubah aja jadi nama panggilan yang gak baik!" Tegurnya sedikit memperingati.
"Hehee...Iya Pa maaf! Tapi aku sama Aldo udah biasa sama panggilan itu! Lagian Aldo juga sering panggil aku Ka---." Bantah Saskia namun Aldo langsung menyelanya.
"Kasih! Iya kasih...!" Sela Aldo.
Saskia membuka mulutnya dan membulatkan matanya.
Ini Si Curut apa maksudnya coba? Batin Saskia.
"Wahhh romantiss bangeeet...!" Seru Lina.
"Tuhh Aldo aja panggil kamu Kasih! Masa kamu panggil Aldo Curut sih? Orang ganteng kaya gitu dipanggil curut? Gak cocok!" Seru Wijaya.
"Kamu panggil Aldo sayang kek,atau Cinta juga cocok." Lanjutnya memberi saran.
"Apaan sih Papa! Aku sama Al ini cuma sahabatan gak pacaran! Jadi gak pantes pake panggilan kaya gitu!" Bantah Saskia.
Aldo hanya geleng-geleng menyaksikan perdebatan kecil keluarga itu karena ternyata orang tua Saskia malah membela Aldo.
Apakah ini sebuah kode bahwa orang tua Saskia telah memberi lampu hijau untuk Aldo?
__ADS_1
Entahlah,Aldo juga masih bingung memaknainya.
"Hmmm..." Deheman Aldo menghentikan perdebatan mereka.
"Hehee...Maaf ya nak Aldo kami jadi kacangin kamu!" Ujar Lina tersenyum celingak-celinguk.
"Gak apa-apa kok tante.. " Ujar Aldo mengerti kondisi.
"Saskia aku mau ngajak kamu berangkat Kampus bareng! Apa kamu mau?" Seru Aldo mengutarakan kedatangannya.
Saskia melirik Aldo dan hanya terdiam karena belum mengetahui jawabannya.
"Apa kamu mau dianter sama Om Wijaya?" Tanya Aldo lagi.
"Nggak kok nak Aldo! Kebetulan om lagi agak males kemana-mana pengen santai aja di rumah! Tadinya om mau nyuruh Saskia buat nyari taksi online aja! Tapi berhubung ada nak Aldo jadi Saskia mending bareng nak Aldo aja!" Ujar Wijaya langsung menimpali.
"Papa!" Panggil Saskia seolah berkata menolak perkataan Wijaya.
"Ayo buruan sayang! Kamu bareng nak Aldo aja dari pada kamu telat nanti!" Timpal Lina.
Waktu menunjukkan pukul 09.15
Saskia hanya memiliki waktu 15 menit lagi sebelum perkuliah di mulai.
Akhirnya ia pun setuju untuk berangkat bersama Aldo dibanding harus terlambat masuk kelas fikirnya.
"Yaudah deh iya..." Jawab Saskia pasrah.
Saskia dan Aldo segera pergi,tak lupa mereka berpamitan dengan mencium tangan dan mengucap salam pada orang tua Saskia.
*
Aldo dan Saskia baru saja sampai di Kampus...
2 Jam berlalu,
Kini saatnya mereka pulang berhubung hari ini hanya ada satu Matkul saja.
Saskia hendak keluar dari kelas namun tiba-tiba Aldo menghadangnya.
"Sas! Nanti lo ikut gue ya!" Pinta Aldo.
"Ikut? Kemana?" Tanyanya.
"Ke rumah gue!" Jawab Aldo santai.
"Ngapain?" Tanya Saskia lagi.
"Nanti malem acara anniversary nyokap bokap gue! Jadi lo harus dateng karena mereka ngundang lo!" Tegas Aldo.
"Ngundang gue? Gimana ceritanya mereka bisa ngundang gue!" Tanyanya lagi masih belum mengerti.
Aldo pun segera menceritakan segalanya tanpa terkeculai pada Saskia.Hingga saat Kedua orang tuanya memaksanya untuk mengajak Saskia hadir dalam acara tersebut sebagai Kado katanya.
Saskia pun mengangguk-angguk paham.
"Jadi sekarang Papa lo udah baik sama lo?" Tanya Saskia memastikan.
"Ya gitu deh!" Ujar Aldo.
"Oke deh gue dateng!" Ujar Saskia membuat Aldo melukiskan senyum di wajahnya.
*
Waktu sudah menunjukkan pukul 18.15
__ADS_1
Terdengar suara motor masuk pekarangan rumah Saskia.
Itu pasti si Curut! Batin Saskia.
Saskia segera turun menuju ruang tamu dan didapatinya Aldo tengah meminta izin pada kedua orang tuanya.
Akhirnya mereka pun mengizinkannya.Namun dengan syarat seperti biasa 'Tidak boleh pulang lebih dari jam 21.00 jadi pada jam tersebut Saskia sudah harus ada di rumah'.
Aldo pun mengangguk paham dan setelah berpamitan segera berlalu.
Aldo melajukan motornya dengan kecepatan sedang.Jika ia melajukan dengan kecepatan tinggi dikhawatirkannya parno Saskia kumat.
"Al,nanti mampir dulu ke toko A ya!" Perintah Saskia.
"Mau ngapain?" Tanya Aldo.
"Mau cari kado lah! Masa gue dateng gak bawa apa-apa!" Seru Saskia.
"Gak perlu! Lo dateng aja mereka pasti udah seneng banget!" Bantah Aldo.
"Pokoknya ikutin aja kata-kata gue! Kalo nggak gue gak jadi dateng!" Ancam Saskia dan Aldo pun terpaksa mengiyakan perkataan Saskia.
Mereka berhenti di toko A tersebut.Saskia membawa sebuah paper box yang entah apa isinya.
*
Mereka kini tiba di Kediaman Ananta...
Suasana di dalam nampak rame hingga membuat Saskia ragu untuk masuk.
"Al di dalem ada siapa aja?" Tanya Saskia sembari melirik-lirik ke dalam rumah.
"Cuma keluarga besar aja kok! Udah ayo buruan!" Seru Aldo masuk ke rumah duluan dan Saskia pun mengikutinya.
"Wahh siapa ini?" Tanya seorang perempuan paruh baya.
"Ini Saskia tante,temen Al!" Ujar Aldo memperkenalkan.Saskia pun langsung mencium tangan wanita tersebut.
"Ohh jadi ini calon mantu Mama!" Ujar Lia membuat semua orang kaget.
"Perkenalkan semuanya gadis yang ada di samping saya ini adalah gadis berhati baik yang telah merubah anak saya menjadi seseorang yang lebih baik!" Seru Lia memberi pengumuman.
"Ohh jadi ini yang udah berhasil rubah keponakan tante!" Ujar salah satu tantenya Aldo.
"Kamu hebat ya! Udah Cantik,baik,sopan santun lagi!" Ujar yang lain memuji.
"Iya kamu wanita yang sholehah! Cocok nih buat cucu Oma!"
"Halalin buruan Al entar keburu ditikung orang!" Ujar sepupu Aldo.
"Jadi yang udah rubah keponakan paman ini kamu? Gadis yang cerdas!" Ujarnya.
"Bibi suka sama kamu nak! Kamu terlihat baik dan juga sopan!" Ujarnya.
"Kalian semua terlalu berlebihan! Aku ini cuma gadis biasa kok!" Ujar Saskia tersenyum merendah.
"Udahlah sayang kamu jangan merendah seperti itu! Kamu pantes dapet semua pujian dari kami semua!" Seru Lia.
"Hehee..Tante bisa aja!" Ujar Saskia tersipu malu.
Lia mengajak Saskia untuk berkeliling melihat-lihat rumah mereka.Hingga Saskia kelamaan jadi akrab dengan Lia karena sudah terlalu lama mengobrol.
Like,Coment and Votenya Mana nihh?😂
Jangan Pada Lupa yaa!!!😍😔
__ADS_1