Menaklukkan Hati Jodohku

Menaklukkan Hati Jodohku
Apa Cemburu?


__ADS_3

Waktu menunjukkan pukul 15.00 Saskia tengah membereskan berkas-berkas yang masih berceceran di meja kerjanya.


Sebagian stap kantor telah pulang.Hanya beberapa stap saja yang masih ada karena harus lembur.


Saskia sedang berdiri di luar.Ia kini tengah berpikir untuk menumpangi apa ia pulang.


Tiba-tiba saja ponselnya berbunyi hingga membuyarkan pikirannya.


Triinngggg......


Kamu tunggu di luar! Saya lagi di jalan! ~ Pak Dosen😒.


Okeee.... ~ Saskia.


Saskia kini berhenti berpikir.Ia hanya perlu sedikit bersabar menunggu suaminya datang menjemputnya.


"Saskia? Kamu mau pulang?" Tanya seseorang.


"Ehh Pak Fatur! Iya Pak...." Jawab Saskia.


"Yaudah bareng aja sama aku! Biar aku anterin kamu!" Ajak Fatur.


Fami baru saja sampai di kantor ayahnya.Ia menatap Saskia tajam dari jendela mobil.Saskia nampak tengah mengobrol dengan seorang lelaki.


Fami pun segera turun dan menghampiri kedua orang yang sedang mengobrol tersebut.


"Hmm...." Dehem Fami.


"Ayo pulang!" Lanjutnya kemudian dibalas anggukan oleh Saskia.


"Permisi Pak Fatur,aku duluan!" Ujar Saskia pamit.


Siapa lelaki itu? Apa dia kekasih Saskia? Batin Fatur bertanya-tanya.


Di mobil seperti biasa hening saja.Keduanya sibuk dengan aktivitas masing-masing.


"Siapa lelaki tadi?" Tanya Fami memecahkan suasana.


"Yang mana?" Tanya Saskia.

__ADS_1


"Yang ngobrol sama kamu di luar tadi!" Jawabnya.


"Ohh...Itu Pak Fatur dia itu bagian akuntansi!" Jelas Saskia.


"Oh...".


"Tadi dia nawarin buat nganter aku pulang.." Ujar Saskia namun Fami tak mengubrisnya.


Hening....


Fami dan Saskia terpaut pikiran masing-masing.


"Pak Fami?" Panggil Saskia.


Fami hanya diam dan tetap fokus menyetir.


"Bapak marah sama aku?" Tanya Saskia tiba-tiba.


Fami tertegun hingga melirik Saskia sesaat dan fokus menyetir kembali.


"Aku gak macem-macem kok selama magang tadi!" Seru Saskia namun Fami tetap tak menghiraukannya.


Akhirnya Fami angkat bicara setelah Saskia bertanya seperti itu.


"Menurut kamu?" Jawab Fami meminta pendapat.


"Kalau dilihat dari wajahnya sih kayanya cemburu!" Tebak Saskia.


Fami diam kembali.


"Pak Fami ngomong dong! Jangan diem terus! Aku paling gak bisa di diemin!" Celoteh Saskia.


Fami secara mendadak memberhentikan mobilnya.Ia berhenti di tepi jalan.


"Aww!" Pekik Saskia kejedug.


"Pak Fami apaan sih? Ngapain berhenti mendadak?" Seru Saskia sedikit emosi.


"Menurut kamu?" Jawab Fami.

__ADS_1


"Apaan sih Pak? Dari tadi jawabnya menurut kamu,menurut kamu terus! Aku gak paham! Mending Bapak To the poin aja deh!" Pinta Saskia.


"Saya tahu kamu banyak Fans! Saya tahu kamu pengen bebas sama lelaki manapun.Tapi inget! Jangan berbuat ulah itu semua di depan Ayah! Kamu tahu kan kantor itu milik ayah! Gimana kalau sampe ayah liat? Terus ayah berpikiran yang nggak-nggak sama kita! Pasti ayah mikirnya rumah tangga kita ini gak seperti rumah tangga pada umumnya! Kamu boleh jalan atau deket sama lelaki manapun tapi tolong tepati kata-kata kamu untuk tak bermain api di depan keluarga kita!" Tegas Fami panjang lebar sedikit emosi.


"Ma---maaf! Aku gak bermaksud gak nepatin kata-kata aku! Aku cuma gak enak kalau harus nyuekin atau nolak ajakan dia karena dia tadi udah banyak bantu aku!" Jawab Saskia menyesal.


"Kamu bisa balas budi bukan hanya dengan cara itu saja!" Tegas Fami lagi.


Bener yang aku kira! Jadi dia tadi mata-matain aku! Batin Saskia.


"Terus sekarang aku mesti gimana?" Tanya Saskia meminta saran.


"Jauhi dia! Kamu boleh berteman dengan siapapun! Tapi tolong jaga jarak karena ayah pasti selalu tahu gerak-gerik kamu!" Sarannya.


"Iya aku akan lakuin hal itu...Sekali lagi aku minta maaf!" Seru Saskia.


Fami tak menghiraukannya dan mengusap wajahnya kasar.


"Sebagai ucapan minta maaf, Pak Fami boleh minta sesuatu dari aku asalkan bapak maafin aku!" Seru Saskia tiba-tiba.


Fami menatap Saskia tajam seraya berkata,"Are you serious?" Tanyanya.


"Yes I'm...What do you want?" Tanya Saskia.


"I want you!" Jawab Fami menggoda Saskia.


"Sorry...But not for that!" Tolak Saskia.


"Up to you!" Fami memalingkan wajahnya kemudian melajukan kembali mobilnya.


Jadi dia kalau lagi cemburu kek gini! Adduuuh Ya Allah kuatkanlah aku sebagai istri yang tak ingin di laknat oleh Mu Ya Robb! Batin Saskia.


Saskia sedang berperang dengan hati dan pikirannya.Sekarang bagaimana caranya membujuk suaminya agar bisa bersikap seperti biasa pada dirinya.


.


.


.

__ADS_1


Segini dulu dehh😊Author sibuk jadi gak sempet Up banyak! I'm so sorry Readers🙏Don't forget for Like and Vote😍Thank you and see you next episod🙋Good Sleepp😴


__ADS_2