Menaklukkan Hati Jodohku

Menaklukkan Hati Jodohku
Real Man!


__ADS_3

Caca terus menenangkan Saskia dan memberi nasehat agar sahabatnya itu bisa mengulang semuanya dari awal.


"Ca? Lo tahu gak?" Saskia bertanya sambil terisak.


"Tahu tentang apa?" Caca bingung harus menjawab apa.


"Ja-jadi,selama ini gue gak belum pernah sekalipun ngelakuin kewajiban gue sebagai seorang istri!" Ucap Saskia masih terisak.


"Maksud lo,kewajiban istri yang mana?" Caca masih belum mengerti dengan ucapan Saskia.


"Kewajiban layani suami di atas ranjang!" Jelas Saskia.


"Hah? Yang bener lo?" Caca kaget bukan main hingga ia langsung berdiri dari tempat duduknya.


"Iya...".


"Kok bisa? Jangan bilang lo yang gak pernah mau ngasih!" Tebak Caca.


"Selama ini dia gak pernah minta kok sama gue!" Bantah Saskia.


"Lo nikah udah jalan 7 bulan gak pernah ngapa-ngapain sama dia? Apa kalian pisah kamar?" Caca masih tak percaya.


"Bahkan gue gak inget,kalau ternyata pernikahan gue udah jalan 7 bulan ya? Jadi malah lo yang paling inget!" Ungkap Saskia jujur,"Nggak kok! Gue sama dia sekamar malah seranjang juga! Kita tidur bersampingan,paling kadang cuma sambil pelukan!" Lanjut Saskia menjelaskan.


"Wah,dasar istri gak tahu diri! Usia pernikahan sendiri aja nggak inget!" Umpat Caca,"Apa jangan-jangan suami lo itu---" Lanjut Caca belum selesai karena takut salah bicara.


"Suami gue apa?" Tanya Saskia penasaran.


"GAY!" Jawab Caca hati-hati.


"Hah? Jaga ucapan lo! Yang lo sebut gay itu suami gue! Gue gak terima ya,lo sebut dia gay!" Seru Saskia setengah marah.


"So-sorry Sas,gue gak bermaksud ngomong kaya gitu!" Ucap Caca menyesali perkataannya,"Eh tapi Sas,kalau dia gak pernah minta,gak menutup kemungkinan kan kalau dia suka sesama jenis?" Caca malah mengompori Saskia.


"Hey! Kalau dia suka sesama jenis,terus tiap kita tidur kita pelukan itu apa? Kadang kalau gue tidur duluan dia sering cium kening gue! Apa hal itu gak cukup buat ngebuktiin kalau dia bukan gay!" Tukas Saskia.


"Menurut gue sih belum! Mungkin aja dia bayanginnya lo itu adiknya atau sesama jenis yang dia suka!" Caca tetap memojokkan Fami.


"Stop sebut suami gue penyuka sesama jenis!" seru Saskia tak suka.


"Oke...Tapi sorry Sas,gue belum bisa yakin kalau suami lo itu beneran asli lelaki sebelum lo buktiin sendiri!" Tantang Caca.


"Maksud lo,gue harus buktiin lewat hubungan suami istri gitu?" Saskia menebak maksud perkataan Caca.


"Ya gitulah,gue gak tahu! Gue masih lajang!" Tegas Caca.


"Udah ah Sas,gue mau pulang! Udah sore juga,takutnya suami lo keburu pulang!" Caca beranjak dari sofa dan mengambil tasnya.


"Hari ini dia pulang telat! Lo jangan dulu pulang!" Larang Saskia.


"Nggak ah,gue pokoknya mau tetep pulang aja!" Tekad Caca,"Assalamu'alaikum...." Lanjutnya sembari berlalu.


"Wa'alaikumsalam...".


*


Waktu telah menunjukkan pukul 19.45 namun Fami belum pulang juga.


Saskia mencoba meminta bantuan Caca untuk memecahkan rasa penasaran yang dibuat oleh sahabatnya sendiri.


Ca? Sekarang gue mesti mulai dari mana nih? Bantu gue dong! ~ Saskia.


Lo salah orang karena nanya sama gadis yang masih polos plus masih lajang ini! ~ Caca.


Yaelah Ca! Bukannya lo sendiri yang nyuruh gue ngebuktiin tuduhan lo? ~ Saskia.


Payah lo! Yaudah gue kasih tahu! Lo pake pakaian yang seksi terus jangan lupa dandan yang cantik! Dari sana lo mulai goda tuh Pak Fami! ~ Caca.

__ADS_1


Lo pinter juga ya kalau masalah kek gini! ~ Saskia.


Gue tahu gue pinter! Udah lo lanjutin misi aja! Good luck😉! ~ Caca.


Saskia menonaktifkan data seluler ponselnya.


"Hufft...Bismillah!" Saskia menghembuskan nafasnya dengan kasar.


Saskia memulai aksinya sesuai arahan dari Caca.Kini ia masih berada di kamar mandi karena gugup.


Ceklek...Pintu kamar terbuka terdengar oleh Saskia yang masih berada di kamar mandi.


Ya Allah,dia udah pulang lagi! Gimana dong? Fikir Saskia.


"Saskia? Kamu dimana?" Panggil Fami.


Fami berjalan ke arah kamar mandi,ternyata pintu kamar mandi terkunci.


"Sayang? Kamu di dalam? Buka dong saya pengen mandi nih,gerah!" Seru Fami menggedor pintu kamar mandi.


"Iya sebentar!" Jawab Saskia memberanikan diri keluar dari kamar mandi.


Fami melongo saat mendapati Saskia yang malam ini berpenampilan berbeda.


Rambut yang hitam terurai dan baju piyama pendek yang ia kenakan malam ini sangat membuatnya tampil berbeda.


"Ka-kamu ngapain?" Tanya Fami gelagapan.


"Aku abis buang air kecil,kamu mandi dulu sana!" Jawab Saskia.


Saskia berlalu meninggalkan Fami yang masih mematung dekat pintu kamar mandi.


Saskia menunggu Fami di sofa sambil membaca buku.


Fami terlihat keluar dari kamar mandi dengan telah mengenakan pakaian santainya.



"Saya udah makan tadi!" Jawab Fami tanpa melirik Saskia,"Malam ini kamu agak sedikit berbeda!" Lanjutnya memberanikan diri menatap Saskia.


"Ehm...Masa sih?" Saskia merasa canggung.


"Ganti pakaian kamu!" Suruh Fami.


"Kenapa? Kamu gak suka lihat aku pake pakaian kaya gini?" Saskia mendekati Fami hingga membuat Fami pelan-pelan mundur ke belakang.


"Kamu gak suka sama perempuan ya?" Saskia memberanikan diri menanyakan hal tersebut.


"Maksud kamu?" Fami tak mengerti.


"Kamu penyuka sesama jenis ya?" Saskia memperjelas maksud ucapannya.


"Maksud kamu saya gay?" Fami mengeraskan rahangnya.


Saskia mengangkat bahunya,"Kamu meragukan saya? Hey I'm Real Man! Apa perlu saya buktiin?" Seru Fami setengah marah.


"Jawab!" Fami menggoyangkan bahu Saskia.


"A-aku gak tahu!" Jawab Saskia gugup.


"Sekarang kita buktikan saja,saya ini real man atau gay?" Tantang Fami sembari menaik-naikkan alisnya.


Gue juga deh yang kena! Awas lo Ca! Ini semua gara-gara lo! Gerutu Saskia dalam hati.


Fami menarik tangan Saskia untuk ke ranjang dan dia mulai membuktikan bahwa dia ini benar-benar lelaki asli bukan lelaki kw😆.


Malam ini terjadilah malam panjang bagi mereka berdua untuk yang pertama kalinya.

__ADS_1


*


Keesokan harinya,


Fami bangun lebih awal dari Saskia,ia memperhatikan wajah Saskia yang masih terlelap.


Ia langsung turun dari ranjang dengan sangat hati-hati karena takut membangunkan Saskia dan berlalu ke kamar mandi.


Seusainya,ia melihat Saskia yang masih belum bangun juga.Fami pun membangunkannya agar ia tak terlambat shalat shubuh.


"Sayang...Bangun! Bentar lagi shubuh! Mandi wajib dulu gih! Nanti keburu shubuh!" Seru Fami mengelus lengan Saskia yang masih tertutup oleh selimut.


Saskia mengerjapkan matanya,"Kamu!" Saskia langsung bangun dan menarik selimutnya hingga ke bahu.


"Kenapa? Kok kamu kaya takut gitu ngelihat saya?" Fami menyeringai.


"Kamu mundur! Balik badan! Aku mau mandi!" Suruh Saskia dan Fami pun mundur kemudian membalikkan badannya.


Saskia secepat kilat membungkus tubuhnya dengan selimut dan berlali ke kamar mandi.


"Heh! Ada-ada aja!" Fami menggeleng-gelengkan kepalanya.


Saskia tampak telah selesai mandi.Saat it juga suara adzan shubuh berkumandang.


"Kamu tunggu dulu! Saya mau ambil wudhu! Kita shalat berjama'ah!" Pinta Fami sembari berlalu.


Seusai melaksanakan shalat shubuh,Saskia membaringkan kembali tubuhnya di atas ranjang.


"Kamu masih ngantuk?" Tanya Fami mendekati Saskia.


"Hmm....." Jawab Saskia dengan posisi mata telah terpejam.


Fami ikut membaringkan tubuhnya di samping Saskia,"Makasih untuk yang semalam!" Bisik Fami di telinga Saskia.


Saskia sontak membuka matanya kembali dan melirik Fami sendu.


"Are you ok?" Tanya Fami memastikan.


"I'm ok..." Jawab Saskia.


"Kamu menyesal ya telah memberikan itu pada saya?" Fami jadi merasa bersalah.


"Aku gak nyesel,tapi aku cuma takut kamu berpaling aja,karena sikap aku yang selama ini kurang baik ke kamu!" Tutur Saskia.


"Sayang,please listen me! Aku gak pernah kepikiran untuk berpaling dari kamu! Baik buruknya kamu,kamu tetep istri aku! Aku akan selalu terima kamu apa adanya!" Fami menekankan perkataannya.


Aku gak salah dengerkan ini? Dia nyebut dirinya aku? Batin Saskia.


"Untuk masalah semalem,maaf kalau aku terkesan memaksa kamu!" Tutur Fami berikutnya.


Saskia langsung memeluk Fami tanpa fikir panjang.Ia merasa luluh dengan perkataan suaminya itu.


"Aku sayang kamu,kamu gak maksa aku kok! Aku ikhlas memberikan itu sama kamu! Maaf,karena telah menuduh kamu---" Tutur Saskia terhentikan oleh Fami.


"Shut!" Fami membungkam mulut Saskia dengan jari telunjuknya,"Aku paham! Kamu pasti ngira aku gak normal karena selama ini aku gak pernah nyentuh kamu lebih dari mencium juga memeluk! Jadi lupakan saja yang telah terjadi! Intinya kita sudah memiliki satu sama lain!" Ucap Fami lembut.


Saskia tersenyum mendengar perkataan suaminya ini.Ia merasa mendapat perlakuan manis yang tak henti-hentinya dari suaminya.


.


.


.


Dahlah😅Author masih polos! Author masih lajang! Jadi gak tahu masalah begitu! Yang udah pengalaman pasti lebih ngerti😅


Jangan lupa Like dan Vote yaa😉

__ADS_1


__ADS_2