
Setelah menempuh jarak hampir memakan waktu 30 menit akhirnya tibalah sudah di rumah Saskia.
"Jadi ini rumah baru lo Sas?" Tanya Caca terlihat kagum.
"Iya...Ehh mau mampir gak?" Tanya Saskia sembari turun dari Taksi tersebut.
"Nggak deh,udah malem!" Tolak Caca.
"Yaudah lo hati-hati! Byee!" Seru Saskia di luar kemudian berdadah.
Taksi yang ditumpangi Caca mulai menjauh dari jalan depan rumah Saskia.
Saskia segera masuk ke rumahnya.Ia masuk dengan keadaan tergesa-gesa karena Fami nampaknya sudah pulang sebab mobilnya telah terparkir di pekarangan rumah mereka.
"Assalamu'alaikum...." Salam Saskia memasuki rumah.
"Wa'alaikumsalam....Darimana aja jam segini baru pulang?" Jawab Fami diiringi sebuah pertanyaan.
"Tadi abis jalan-jalan sebentar ke mall sama Caca." Jawab Saskia jujur.
"Yakiiiin sama Caca?" Fami bertanya kembali seolah tak percaya dengan jawaban Saskia.
"Iyaa...Kalau Pak Fami gak percaya,Pak Fami bisa tanya langsung sama Caca!" Saskia memberi tantangan.
"Hmm......." Fami masih fokus pada tv hingga berbicara pun tak melirik Saskia.
Saskia segera menaiki tangga ke lantai atas menuju kamarnya untuk mandi.
*
Seusai mandi ia membaringkan tubuhnya di atas ranjang dengan mengenakan piyama panjang tanpa memakai hijab.Rambut hitamnya dibiarkan terurai ke bantal yang ia gunakan untuk menumpu kepalanya.
Tiba-tiba Fami masuk ke kamar tanpa mengetuk pintu.Ia menatap lekat tubuh Saskia yang tengah berbaring di atas ranjangnya.
"Ehm..." Fami berdehem memberi kode pada Saskia bahwa dirinya kini tengah berada di kamar juga.
__ADS_1
Saskia kaget hingga spontan langsung terbangun dari baringannya.
"Pak--Fami udah lama disini?" Tanya Saskia gugup.
"Baru aja..." Jawab Fami singkat kemudian ia duduk di sofa.
Saskia mendekati Fami dan ikut terduduk di sofa.Ia berniat meminta maaf pada Fami sebab pulang telat.
"Kamu mau ngapain?" Tanya Fami kaget saat Saskia duduk di dekatnya.
Saskia tiba-tiba memegang tangan Fami sembari menatap Fami penuh makna.
"Aku mau minta maaf karena tadi pulang telat! Kebetulan aku sama Caca udah lama gak jalan bareng jadi tadi jalan sebentar ke mall!" Tutur Saskia merasa bersalah.
"Iya gak apa-apa,tapi lain kali kamu izin dulu sama saya biar saya gak khawatirin kamu!" Seru Fami.
"Khawatirin? Pak Fami khawatirin aku?" Tanya Saskia meyakinkan.
"Emangnya kenapa? Salah? Nggakkan? Saya ini suami kamu jadi wajar saya khawatir kalau istri saya belum pulang tanpa ada kabar!" Tutur Fami membela diri.
"Nggak sih gak salah! Maaf udah bikin bapak khawatir!" Saskia kembali meminta maaf.
Dia bener-bener sabar ngadepin sikap aku yang kekanak-kanakan ini! batin Saskia kagum pada sosok suaminya.
Saskia pun mengikutinya dari belakang.Kemudian ikut merebahkan tubuhnya di samping Fami.Mereka masih belum tertidur.Keduanya sama-sama sedang menatap langit-langit kamar.
"Saskia?" Panggil Fami tanpa melihat ke arah Saskia.
"Iya?" Jawab Saskia melihat ke arah Fami.
"Kenapa kamu kalau tidur gak pake hijab?" Perkataan tersebut lolos dari mulut Fami.
"Soalnya gak nyaman aja kalau tidur sambil pake hijab apalagi di depan suami!" Jawab Saskia tanpa lama berpikir.
"Emang kamu gak malu?" Entah mengapa Fami malah bertanya seperti itu.
__ADS_1
"Kenapa harus malu? Inikan di kamar! Lagian Pak Fami kan suami aku jadi gak usah malu!" Jawab Saskia seolah menampakkan sikap dewasanya.
"Oh...Apa kamu gak takut saya apa-apain saat kamu tidur dalam kondisi seperti ini?" Fami masih mengajukan pertanyaan pada Saskia.
"Ehm...Sebenernya aku takut sih😅 Tapi aku percaya kok Pak Fami gak mungkin ngelakuin hal itu!" Jawab Saskia diiringi senyuman.
"Kalau misalkan saya khilaf gimana?" Fami terus bertanya.
Saskia tertegun mendengar perkataan Fami.Ia berfikir bagaimana jika semua itu terjadi? Apa dia harus menolak atau pasrah?
Saskia masih terdiam.Ia bingung harus menjawab apa? Sekarang ia malah merasa takut oleh Fami.
"Hahaha...Kamu kelihatannya takut banget! Udahlah lupain aja! Saya cuma iseng aja nanya kamu kaya gitu!" Perkataan Fami sedikit menenangkan Saskia.
"Kamu gak usah terlalu mikirin itu! Saya akan jadi seorang 'Suami yang penyabar'.Sabar dalam segala aspek,termasuk sabar nunggu kamu relain semua yang kamu punya untuk saya!" Lanjutnya membuat Saskia benar-benar lega.
"Udah kamu tidur! Yang tadi gak usah dipikirin lagi! Good night!" Seru Fami disertai mencium kening Saskia.
Padahal Saskia masih tersadar dan belum tertidur namun Fami dengan beraninya mencium kening Saskia.
Saskia tak menolak sebab ia akan merasa lebih bersalah jika menolak keinginan suaminya lagi.
Fami nampaknya telah terlelap dalam tidurnya.Saskia masih melamunkan apa yang baru saja terjadi.Ia memperhatikan wajah suaminya sampai tak berkedip.
"Terimakasih telah jadi suami yang penyabar😊Aku sungguh beruntung bisa menjadi istrimu Pak Dosen😍Aku janji akan berusaha untuk buka seluas mungkin hati aku untuk kamu!" Gumam Saskia pelan sembari mengelus wajah Fami.
Hingga tak terasa rasa kantuk juga menyerbunya sampai ia ikut terlelap.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Hay Readers! Jangan lupa Like dan Vote 👍Jangan pelit-pelit yaa😂Thank you and see you next episod🙋😙