Menantu Sampah : Sang Pewaris

Menantu Sampah : Sang Pewaris
Bab 43


__ADS_3

...Bagaimana kejutan pertama dariku? Aku harap kau sangat menyukainya....


Tulisan tersebut begitu terpampang dengan sangat jelas di sebuah dinding yang ada di gedung tua, itu adalah kejutan yang ingin Bastian berikan untuk sang mertua.


Dulu Bastian berusaha untuk bersabar menghadapi setiap cacian dan hinaan yang telah Tuan Louis lakukan padanya. Namun, kini tidak lagi, dia tidak ingin dirinya dihina lagi oleh sang mertua.


Tuan Louis mengepalkan tangannya, emosinya semakin menjadi-menjadi, dia sama sekali tidak terima perusahaannya telah dihancurkan oleh seseorang, entah siapa orang tersebut.


"Shitt!" Amar mengumpat. "Bagaimana ini, Pa? Perusahaan kita akan segera hancur kalau begini."


Tuan Louis memijat-mijat kepalanya yang terasa sangat pusing, dia sama sekali tidak bisa berpikir jernih untuk saat ini.


"Bagaimana kalau kita meminta bantuan pada William Group? Bukankah kita masih bekerjasama dengan mereka?" Amar mencoba untuk mengusulkan sarannya kepada Tuan Louis.

__ADS_1


Tuan Louis terdiam sejenak, dia menjadi teringat pertemuannya dengan Tuan Athar, apakah mungkin malware yang menyerangnya berasal dari William Group? Mengingat bagaimana rasa bencinya Tuan Athar kepadanya.


Tetapi rasanya bukan Tuan Athar, jika Tuan Athar pelakunya, pasti sudah dari dulu dia melakukannya. Lagi pula Tuan Athar kecewa padanya hanya karena sopan santun sebagai keluarga dari pihak Montana yang tidak mau meminta maaf atas kecelakaan itu terjadi. Tuan Athar hanya menganggap istri pertamanya telah lalai dan ceroboh. Dia sama sekali tidak tahu ataupun curiga bahwa Tuan Louis dan Bu Salma lah penyebab kecelakaan itu.


Tuan Louis memang terkadang sering memiliki masalah dengan perusahaan lain, maka dari itu perusahaan Montana mengalami performanya semakin menurun. Padahal dulu istrinya sangat berusaha keras untuk memajukan Montana sehingga bisa menjadi perusahaan salah satu terbesar di negeri ini 14 tahun yang lalu.


Tidak ada pilihan lain, Tuan Louis harus meminta bantuan pada Edgar, walaupun dia tidak suka dengan keangkuhan pria itu, tapi terpaksa harus dia lakukan, demi kelangsungan Montana.


...****************...


Seperti biasa, Bastian datang kesana bersama Zicko, tak lupa dia saat ini berpenampilan sebagai seorang Edgar.


Saat ini di meeting room hanya terdapat Bastian, Zicko, Tuan Louis, dan Amar. Membuat Bastian berpura-pura menanyakan keberadaan Raisa? Karena Raisa biasanya selalu hadir setiap dia pergi ke kantor utama Montana.

__ADS_1


"Dimana manager Montana? Bukankah biasanya dia selalu hadir?" Tanya Bastian kepada Tuan Louis dan Amar.


Tuan Louis tidak mungkin bilang bahwa sebenarnya Raisa telah mengundurkan diri dari Montana, karena Edgar pernah bilang dia bersedia bekerjasama dengan Montana karena melihat kerja keras Raisa.


"Raisa kebetulan tidak masuk kerja hari ini." Tuan Louis terpaksa berbohong.


Bastian pura-pura mempercayai ucapan Tuan Louis, padahal dia tahu bahwa Tuan Louis sedang berbohong padanya. "Lalu untuk apa anda mengundang saya kesini?"


Tuan Louis berpura-pura terlihat sedih di depan Bastian, dia yakin Bastian pasti sudah tahu permasalahan kejadian 14 tahun yang lalu dari kakeknya. "Saya mau minta maaf atas kejadian 14 tahun yang lalu, atas kejadian yang menimpa istri pertama saya dan orang tua anda, Tuan Edgar. Kecelakaan waktu itu adalah murni sebuah kecelakaan, bahkan saya akan menunjukkan keterangan dari kepolisian waktu itu."


Bastian sama sekali tidak mempercayai apa yang Tuan Louis katakan, karena kecelakaan tersebut menurutnya terdapat beberapa kejanggalan. Karena itu dia tak ingin merespon perkataan Tuan Louis. "Lalu sebenarnya apa tujuan Anda mengundang saya kesini?"


"Montana sedang mengalami masalah yang sangat besar, ada seorang peretas yang sudah menyerang perusahaan kami, sehingga kami mengalami kerugian besar. Karena itu saya ingin meminta bantuan pada anda untuk menjadi investor di Montana." Tuan Louis telah mengemukakan tujuannya, mengapa dia mengundang Bastian kesana.

__ADS_1


Bastian tersenyum smrik. "Oke, saya akan membantu Anda. Tapi dengan satu syarat, saya menginginkan Raisa yang bertanggungjawab atas Montana setelah Anda pensiun nanti, Tuan Louis. Saya dengar Anda akan segera pensiun tahun ini."


__ADS_2