
Nama ku linda umur ku masih 17tahun dan aku sekolah kelas 3 SMA, aku dan ibuku sudah 1 tahun ditinggal ayah. Ayah sakit selama 5 bulan dan ayah pergi meninggalkan aku untuk selama nya.
Semenjak ke pergian ayah, ibu ku jualan online shop dan sekarang ibu sudah punya toko sendiri. Ibu ku bernama Ros, dari dulu aku suruh ibu untuk menikah lagi tapi ibu masih setia sama ayah.
Ibu lebih memilih banting tulang sendiri untuk menghidupi aku. Alhamdulillah selama 1 tahun perjalanan ibu usaha onlineshop akhirnya ibu bisa punya toko sendiri dan karyawan sendiri.
Terkadang aku pun selalu membantu ibu jika pulang sekolah atau liburan, ibu menjual pakaian, tas dan sepatu serta sendal.
"Bu, hari ini aku libur. Aku ikut ke toko ya", kata ku.
"Ya boleh sayang, kita nanti berangkat bareng", jawab ibu.
Aku dari dulu memang senang membantu orang tua dan di usia ku yang anak anak normal lakukan hanya main dan nongkrong saja. Tapi tidak dengan ku, sering kali ibu ku juga bilang.
"Nak, main sana sama teman teman jangan ikut ibu terus di toko. Kamu harus nya belajar dan bermain, biarkan ibu yang bekerja", selalu itu yang ibu ucapkan jika melihat anak seusia ku bermain.
Aku itu paling jago menawarkan produk ke pembeli nya.
"Permisi mba, ada yang bisa saya bantu?", tanya ku.
"Saya mau baju yang keluaran baru", jawab pembeli itu.
"Ada, bisa ikut saya. Ini ada baju keluar baru dan harga tidak membohongi kualitas", jawab ku.
"Boleh saya coba?", tanya pembeli.
"Boleh, silahkan ke ruang ganti disana", jawab ku.
Karena pembeli ini sudah langganan dan tahu kualitas nya, akhir nya dia pun membeli nya. Hari ini aku sudah menjual 5 barang disini dan waktu nya aku pulang.
"Bu, aku duluan pulang ya", kata ku.
"Hati hati sayang", jawab ibu.
Rumah dan toko itu sangat dekat cukup 10menit berjalan kaki sudah sampai. Hari ini aku masakin ayam bakar dan sambal yang pedas, agar menjadi penambah nafsu makan.
Aku dari kecil sudah belajar masak dan bikin kue sama ibu, terkadang ibu juga menerima pesanan catring dan bolu atau kue lain nya. Ibu dibantu sama tante nisa adik kandung ayah, aku sering membantu mereka juga.
"Bu sudah pulang", kata ku.
"Ya, masak apa sayang?", tanya ibu.
"Masak ayam bakar kumplit sambal dan lalapan nya", jawab ku.
"Ibu mandi dulu ya nanti kita makan bareng", kata ibu.
__ADS_1
"Ya bu", jawab ku.
Ibu pergi mandi, aku menunggu ibu di meja makan. Selesai ibu mandi, kita makan dengan lahap. Kita berdua di rumah, ibu yang urus rumah sama toko.
"Habis ini belajar, besok sekolah. Ingat mau ujian dan kamu harus lanjut kuliah", kata ibu.
"Ya bu", jawab ku.
Setelah selesai aku masuk kamar dan belajar, aku di sekolah punya teman namanya tedy dan ai. Kita bertiga kemana mana selalu bareng, tedy orang nya tampan, pintar dan banyak cewe nya. Ai orang nya tidak bisa diam, bucin dan setia. Cuman aku saja yang tidak pernah pacaran karena menurut ku mereka berdua pun sudah asik.
Hari ini aku sekolah, aku naik mobil umum atau kadang di antar ibu naik sepeda motor. Aku bertemu sama ai di gerbang sekolah.
"Lin gak diantar ibu mu?", tanya ai.
"Gak, aku naik mobil", jawab ku.
"Hai kawan kawan", sapa tedy.
"Masuk yu sebentar lagi bel masuk", ajak ku.
Kita masuk sekolah dan hari ini sekolah membahas tentang mau melanjutkan kuliah kemana.
"Ted mau kuliah dimana?", tanya ku.
Aku melirik ai.
"Ya aku juga ingin, kan kita bertiga memang sudah berencana kuliah bareng", jawab ai.
"Ya, apa sudah ada rencana kuliah dimana?", tanya ku.
"Kita mungkin akan kuliah di kota Y dan aku dengar disana ada asrama nya loh jadi biaya nya sedikit gak usah ngontrak", jawab ai.
"Aku belum tega meninggalkan ibu sendirian", jawab ku.
"Mau gimana lagi, astronomi ya harus kuliah disana. Di sini kan gak ada kuliah yang jurusan astronomi nya", jawab ai.
"Aku bilang sama ibu dulu ya", jawab ku.
"Kita harus bareng ya, udah dulu aku mau jalan sama cewe ku", jawab tedy.
Tedy pergi meninggalkan kita.
"Ayoo pulang", ajak ku ke ai.
Ai dan aku pulang, sampai dirumah aku ganti baju dan membereskan rumah serta masak. Ibu pasti ada di toko kalau jam segini, setelah selesai aku nonton televisi sambil menunggu ibu pulang.
__ADS_1
Ibu akhir nya pulang juga, ibu masuk ke kamar untuk mandi dan aku menunggu nya di meja makan.
"Sayang hari ini happy?", tanya ibu.
"Ya", jawab ku sambil tersenyum.
Felling ibu selalu tepat, aku tidak bisa berbohong sama ibu.
"Ada apa Sayang?", tanya ibu.
"Bu, apa ibu tidak memutuskan untuk nikah kembali?", tanya ku.
"Ibu belum siap, kenapa?", tanya ibu.
"Mmm itu lupa kan lah", jawab ku.
"Ada apa cerita?", tanya ibu.
"Ibu tau kan aku ingin kuliah jurusan....", aku belum selesai tapi ibu sudah melanjutkan nya.
"Astronomi dan kamu harus merantau jauh dari ibu karena disini gak ada jurusan astronomi nya", jawab ibu.
"Ya bu", jawab ku.
"Ibu sudah tau dari cerita tedy, kebetulan tedy tadi ke toko ibu membawa cewe untuk belanja dan ibu sedikit ngobrol sama tedy", jawab ibu.
"Ya, aku bingung bu", jawab ku.
"Jangan bingung, pergi lah sayang", jawab ibu.
"Ibu sama siapa disini?", tanya ku.
"Ibu jujur sama kamu, ibu sedang dekat sama seseorang. Dia pelanggan ibu, seorang duda anak dua. Istri nya sudah 10 tahun meninggal, dia punya bisnis property dan kuliner. Dekat dengan ibu sudah ada 10 bulan, akhir akhir ini dia sering ngajak ibu nikah tapi ibu takut kamu gak setuju ",kata ibu.
" Aku pernah bilang jika ibu mau nikah, menikah lah karena aku gak mau ibu kepikiran ayah yang sudah bahagia disana", jawab ku.
"Ibu sangat sayang sama kamu lin, kamu putri ibu satu satu nya", kata ibu.
"Besok bawa calon ayah ke sini dan perkenalkan sama aku", pinta ku.
"Ya besok ibu akan perkenalkan dia dengan princes ibu yang cantik ini", jawab ibu.
"Aku sayang ibu", kata ku.
Aku memeluk ibu, aku pun tidur dikamar karena besok harus sekolah. Aku bahagia sebentar lagi punya ayah kembali walaupun ayah sambung.
__ADS_1