
Aku ,ai dan Tedy ke kamar nya kak rizal.
" Kak ini ada ai sama Tedy", kata ku.
" Hai kak rizal, eh kak cellin ada disini", kata ai.
" Kak rizal ini kita bawain buah buah an", kata Tedy.
" Terimakasih ya kalian sudah ke sini", jawab kak rizal.
"Lin, ada Boomerang disini", bisik ai.
Aku cubit tangan nya ai.
"Kita ke depan yu", ajak ai.
"Kak,aku sama teman teman ke depan ya. Kak cellin tolong jagain kakak ku ya", kata ku.
"Ya Lin", jawab cellin.
Aku ,ai dan Tedy ke depan.
"Aku bawain minum sama makanan dulu ya", kata ku.
Aku ke dapur membuatkan minum sama membawakan makanan maksud nya cemilan.
" Lin, itu orang kenapa disini?", tanya ai.
" Ya ,aku juga gak tau. Dia tiba tiba datang aja, oh iya tadi ada gak dosen nya?", tanya ku.
"Gak ada, kita di beri tugas saja", jawab ai.
" Ya sudah kita kerjakan bersama saja", jawab ku.
" Boleh tuh mungpung disini", kata Tedy.
Kita mengerjakan tugas dulu sampai selesai.
"Kita pulang dulu ya lin", kata Tedy.
"Yah bukan nya nanti saja pulang nya", jawab ku.
"Aku mau istirahat Lin cape", kata ai.
"Ok lah", jawab ku.
"Salam saja ke kak rizal", kata Tedy.
"Ok nanti aku salamin", jawab ku.
" Dadah lin", kata ai.
" Dadah hati hati ya", kata ku.
Ai dan Tedy sudah meninggalkan apartemen, aku kembali ke kamar nya kak rizal.
" Kak, kak rizal tidur?", tanya ku.
" Ya Lin", jawab kak cellin.
"Kakak bisa pulang, biar aku yang jagain kak rizal", kata ku.
" Ya sudah, kak pulang dulu ya. Titip salam", kata kak cellin.
"Ya, nanti aku bilangin. Sini aku antar ke depan kak", kata ku.
"Gak usah, kamu disini saja", kata cellin.
"Hati hati kak cellin",jawab ku.
Kak cellin sama sudah meninggalkan apartemen , eh kak rizal bangun.
__ADS_1
"Huhfff kamu lama banget dik", protes kak rizal.
"Kakak gak tidur?", tanya ku.
" Gak, kakak males jadi pura pura tidur", jawab kak rizal.
Aku tertawa.
"Kenapa ?", tanya kak rizal.
" Aneh, bukan nya senang di tungguin kak cellin", jawab ku.
"Gak mau lah, mana teman teman mu?", tanya kak rizal.
"Sudah pulang kak, tadi mereka titip salam", jawab ku.
"Ohhh", kata kak rizal.
" Kak, aku mau masak dulu ya ", kata ku.
"Ya dik", jawab kak rizal.
Aku pergi meninggalkan kak rizal dikamar, aku masak dan setelah itu aku mandi,ganti baju. Aku kembali lagi ke kamar kak rizal membawakan bubur.
" Kak ini makan terus minum obatnya", kata ku.
" Ya", jawab kak rizal.
"Sini aku bantu kak",kata ku.
Aku membantu menyuapi kak rizal, setelah itu kak rizal meminum obat nya.
"Kak istirahat ya", kata ku.
"Ya dik ,terimakasih ya", jawab kak rizal.
Aku kembali ke kamar ku dan istirahat. Pagi ini weekend aku terlambat bangun , segeralah aku mandi dan ke luar dari kamar. Ternyata sudah ada kak cellin dan kak rizal sedang sarapan pagi berduaan.
"Pagi Lin", sapa cellin.
"Sarapan bareng sini dik", ajak kak rizal.
Aku tidak lagi mood untuk sarapan karena kehadiran kak cellin membuat ku hari ini tidak mood.
"Gak usah kak, aku mau jalan ke luar. Kakak sudah sembuh?", tanya ku.
" Sudah, kamu mau kemana?", tanya kak rizal.
" Aku ke luar sebentar ", jawab ku.
Aku pergi meninggalkan mereka berdua yang sedang asik sarapan bareng.
"Kak apa selama ini kakak cuman mempermainkan perasaan ku saja", lirih ku.
Aku ke luar dari apartemen, mencari jajanan agar menghilangkan rasa sedih ku. Aku matikan ponsel ku dan aku pun berjalan tanpa tujuan, aku hanya ingin sendirian.
Aku termenung di pantai setelah naik mobil umum yang mengajak ku pergi dari rasa cemburu ku.
"Kenapa aku suka sama kakak ku,apa aku salah", lirih ku.
Aku menangis diiringi desiran ombak yang menerjang ku.
****
CERITA RIZAL
Setelah sarapan pagi Rizal istirahat kembali ke kamar.
"Zal, aku balik dulu ya", kata cellin.
"Ya, terimakasih sudah bawain sarapan", jawab Rizal.
__ADS_1
Cellin pamit pulang, Rizal mencoba menghubungi Linda tapi ponsel nya mati.
"Ini anak kemana ya, tumben mati ponsel nya", gumam Rizal.
Rizal menunggu 1 jam tapi ponsel Linda masih mati.
"Lin ,kamu kemana sih", gumam Rizal .
Akhir nya Rizal memutuskan untuk mencari Linda ke asrama kampus, mungkin Linda ke sana. Sampai di asrama, Rizal menemui ai.
"Ada Linda ke sini gak?", tanya Rizal.
"Gak ada kak", jawab ai.
"Beneran, kamu lagi gak membohongi ku?", tanya Rizal kembali.
"Gak kak, memang Linda sejak kapan pergi nya?", tanya ai.
" Sejak pagi, aku kira dia ke sini", jawab Rizal.
"Coba tanya ke kak rayn, mungkin lagi sama kak rayn", jawab ai.
Rizal langsung menghubungi rayn.
"Hallo kak rizal", sapa rayn.
"Kamu sama Linda gak?", tanya Rizal.
"Gak kak, aku lagi main basket", jawab Rayn.
Kak rizal langsung mematikan telpon nya.
"Gimana kak? ponsel Linda masih belum aktif juga", kata ai.
"Gak ada, kira kira kemana ya?", tanya Rizal.
"Kalau lagi sedih biasa nya Linda ke pantai kak", kata ai.
"Oh ok terimakasih", Jawab Rizal.
Rizal meninggalkan asrama dan menuju ke pantai yang dekat sama daerah sini, sekitar 30 menit an menuju ke pantai.
Sampai di pantai Rizal menelusuri setiap pantai disana, siapa tahu menemukan Linda. Tidak lama Rizal akhirnya menemukan Linda yang sedang duduk di atas pasir.
"Linda", panggil Rizal.
Linda nengok ke arah dimana suara Rizal terdengar, Rizal menghampiri Linda .
"Lin,kenapa disini?", tanya Rizal.
"Aku lagi ingin disini kak, kakak ngapain disini?", tanya Linda.
"Kakak mencari mu,ponsel mu gak aktif . Kakak mengkhawatirkan mu", jawab Rizal .
"Kakak pulang lah, disini gak bagus buat ke sehatan kakak", kata Linda.
Linda meninggalkan Rizal,tapi dengan sigap tangan Linda dipegang sama Rizal.
"Kamu kenapa Lin?", tanya Rizal.
"Gak apa apa kak, aku cuman ingin sendiri. Kakak pulang lah", jawab Linda.
"Bicara sama kakak ada apa? Jangan seperti ini", kata Rizal.
"Aku fine kak", jawab Linda.
"Jangan kaya anak kecil Lin, bicara lah", bujuk Rizal.
"Oh iya memang aku masih kecil kak, so silahkan pergi aku masih ingin disini", jawab Linda.
"Lin, kamu kenapa sih ? Kenapa jadi begini ,ada apa?", banyak pertanyaan dari Rizal .
__ADS_1
"Kakak gak peka, silahkan pergi dan nanti aku juga pulang kok", jawab Linda.
"Aku gak mau pulang, kamu nya aja kaya gini", kata Rizal.