
Sampai dikampus aku masuk ke kelas dan ternyata hari ini kita di liburkan karena besok ada dosen special yang akan datang.
"Emang special banget ya,sampai hari ini libur dan persiapan hanya untuk menyambut nya besok", kata ku.
"Ya, katanya dosen nya cewe ,smart dan cantik ,dia dari Jepang", kata ai.
"Dasar ratu gosip", jawab ku.
"Kita kemana nih?", tanya Tedy.
"Ke mall yu?", ajak ku.
"Ok deh", jawab ai.
Kita bertiga ke mall, beli baju dan jalan jalan disana. Kita kulineran disana, banyak makanan yang kita pesan sampai kenyang . Terakhir ke bioskop nonton film, selesai sekitar jam 14.00.
"Aku pulang ya", kata ku.
"Hati hati Lin", kata ai.
Aku pulang sendirian, kita beda arah. Setelah sampai di apartemen aku masuk, langsung masak dan setelah itu beres beres. Aku mandi dan ganti baju, sambil menunggu kak Rizal pulang aku nonton film dulu.
Clekkk
Pintu terbuka dan pasti itu kak Rizal pulang.
"Sayang kakak pulang", teriak kak Rizal.
"Ya tau", jawab ku.
"Kakak ke atas ya", kata Rizal.
"Ya, aku tunggu kak, aku sudah masak", jawab ku.
Kak Rizal ke atas dan aku segera memanaskan makanan dulu yang tadi sudah aku masak. Kak Rizal turun dan kita berdua makan bersama, setelah itu kita nonton film.
"Kak, besok aku kedatangan dosen dari Jepang", kata ku.
"Oh Ainun", jawab Rizal.
Aku langsung menatap kak Rizal.
"Ya besok , kakak diminta temani Ainun ke kampus mu. Memang Ainun itu smart, dia sukses dan kampus mengundang dia", kata kak Rizal.
"Kak Rizal ikut?", tanya ku.
"Ya, kampus yang minta dan perusahaan menyetujuinya", jawab Rizal.
"Cantik kan siapa?", tanya ku.
"Cantik kan calon dari anak anak ku", jawab Rizal.
"Siapa? dia", tanya ku.
"Kamu lah sayang", goda Rizal sambil mencium bibir ku.
Tokkk tokk tokk
"Biar aku yang buka kak", kata ku.
Aku ke luar dan membukakan pintu.
"Hai Lin", tanya rayn.
__ADS_1
"Hai kak ", jawab ku.
"Ini ada kue buat kamu", kata rayn.
"Trimakasih kak", jawab ku.
"Aku pulang dulu ya Lin", kata rayn.
Rayn sudah masuk ke apartemen nya,aku menutup pintu dan kembali menemui Rizal.
"Siapa?", tanya Rizal.
"Kak rayn ,ini bawain kue" , kata ku.
"Ada acara apa?", tanya Rizal.
"Gak tahu, aku gak nanya", jawab ku.
Aku ke dapur mengambil piring .
"Sudah jangan dipikirkan, kita makan saja", kata ku.
Aku menyuapi kak Rizal, enak banget kue nya .
"Mau tidur jam berapa?", tanya Rizal.
"Sebentar lagi kak", jawab ku.
"Kakak duluan ya, jangan malam malam", kata Rizal .
"Ya kak", jawab ku.
Rizal pergi ke kamar nya, aku menghabis kan kue nya dulu. Setelah itu aku pun pergi ke kamar dan tidur. Esok harinya aku bangun dan mandi, setelah selesai ke luar dan ternyata kak Rizal sudah berangkat.
Mungkin karena hari ini harus mengantar Ainun ke kampus ku jadi kak Rizal yang harus sibuk. Aku sarapan terlebih dahulu, setelah itu aku berdandan karena gak mau terkalahkan sama Ainun itu.
Aku berangkat naik taxi, sampai di kampus aku masuk dan ternyata ai sama Tedy sudah sampai.
"Lin, gila memang cewek itu cantik banget. Namanya Ainun Fatimah", kata ai.
"Eh tapi kakak mu juga tadi ada disini,kaya nya bareng deh sama Ainun", kata Tedy.
"Ya, Ainun itu teman bisnis nya kak Rizal", jawab ku.
"Lin, ingat itu saingan mu", kata ai.
Dosen pun datang, dosen memberikan arahan dan gambaran tentang sosok Ainun Fatimah yang dianggap sosok nyata orang sukses.
Ainun sosok orang yang gak gampang di undang,karena dosen Rizal akhir nya dia pun mau ke kampus ini. Dosen itu memanggil Ainun Fatimah yang didampingi kak Rizal ,mereka masuk berdua di kelas ku.
Banyak mahasiswa disini yang bilang mereka pasangan serasi, sama sama cerdas.
"Pagi", sapa Ainun .
"Pagi", ke kompakkan anak anak.
Ku lihat kak Rizal menatap ku dan tersenyum pada ku, aku dibuat malu. Panjang lebar Ainun memperkenalkan diri, sampai membahas mata kuliah hari ini.
Aku dibuat bodyshaming sama Ainun itu , aku takut kak Rizal nanti malah suka lagi. Setelah selesai aku siap siap mau pulang dan ternyata kak Rizal menunggu ku diparkiran.
"Kakak tunggu diparkiran", pesan dari Rizal.
Aku langsung pergi ke parkiran, ternyata kak Rizal sudah disana. Dari kejauhan aku lari dengan tersenyum dan setelah dekat aku peluk kak Rizal.
__ADS_1
"Kak ,aku kangen", kata ku .
"Perasaan setiap hari sering bertemu", kata Rizal.
"Sudalah pulang yu", kata ku sambil malu.
Aku bukakan pintu depan ternyata ada Ainun duduk disana, ku kira kak Rizal sendirian .
"Eh maaf kak", kata ku.
"Mmm biar aku duduk di belakang saja", jawab Ainun.
"Gak usah kak, aku saja", kata ku.
Aku duduk dibelakang dan membiarkan Ainun duduk di depan. Mobil melaju meninggalkan kampus.
"Boleh kenalan? nama ku Ainun", Kata Ainun.
"Boleh kak, aku Linda", kata ku .
"Kalian adik kakak kah?", tanya Ainun.
"Ya", jawab ku.
"Bukan", jawab kak Rizal .
Aku dan kak Rizal mengatakan itu bebarengan , Ainun terlihat bingung.
"Aku Adik nya", jawab ku.
Kak Rizal terdiam.
"Aku pikir kalian pacaran, kakak beradik yang sangat dekat", kata Ainun.
"Kak, antrin aku pulang dulu ya", pinta ku.
"Kakak mau antrin Ainun pulang nanti kita pulang bareng", jawab kak Rizal.
"Oh kakak gak ke kantor?", tanya ku.
"Gak, langsung pulang", jawab kak Rizal.
Mobil sampai dan terparkir disebuah rumah mewah di perumahan elit.
"Kalian mau masuk?", tanya Ainun.
"Gak usah, trimakasih", jawab kak Rizal.
Aku ke luar dan pindah duduk di depan.
"Kapan kapan aja kak , kita pulang dulu", kata ku.
Aku dan kak Rizal pulang, kita sampai diapartemen. Aku masuk ke kamar dan kak Rizal naik ke atas, aku mandi dan ganti baju. Setelah itu masak untuk makan malam.
"Kakak makan yu", teriak ku.
"Ya sayang", jawab kak Rizal.
Kak Rizal turun dari kamar nya, kita makan terlebih dahulu.
"Sayang mau jalan jalan gak malam ini ?", ajak kak Rizal.
"Mmmm boleh kak", jawab ku.
__ADS_1
Malam ini malam Minggu waktu nya kita pacaran, aku dan kak Rizal siap siap untuk jalan jalan ke luar. Aku di bawa kak Rizal nongkrong di taman ,memang benar malam ini banyak sekali orang yang berpacaran. Terkadang aku malu sendiri, orang aku juga lagi pacaran.