
Kita jalan jalan sampai menjelang sore, banyak banget barang yang di beli Linda buat oleh oleh dan nanti suvernir buat nikahan.
Sampai di hotel kita gantian mandi dan setelah itu Rizal memesan makanan , malam ini makan di kamar saja karena cape habis jalan jalan.
"Sayang ini makanan nya sudah ada", teriak Rizal.
Linda ke luar kamar mandi dan sudah rapih, kita berdua makan terlebih dahulu setelah itu nongkrong di balkon sambil ngemil dan bercerita.
"Kak, undangan nya sudah ada?", tanya Linda.
"Lagi di urus sama Andre", jawab Rizal.
"Aku cuman mau ngundang ai sama Tedy aja, nanti kalau resepsi baru ngundang banyak orang", kata Linda.
"Sama sayang, kakak cuman ngundang 20 orang saja yang penting nya saja ,nanti kita resepsi bakalan rame kakak bakalan undang 2000 orang dan kita akan resepsi di gedung", jawab Rizal.
Handphone Rizal berdering dan ternyata Andre yang telpon.
"Hallo Dre ada apa?", tanya Rizal.
"Bos persiapan sudah beres", jawab Andre.
"Ok", jawab Rizal.
Telpon terputus.
"Ada apa kak?", tanya Linda.
"Itu Andre bilang persiapan nya sudah selesai", jawab Rizal.
Linda mengangguk.
"Kak tidur yu ,besok kan kita mau pulang", kata Linda.
"Ok baby", jawab Rizal.
Linda dan Rizal tidur.
****
CERITA LINDA
Setelah hari itu aku dengar kak Rizal mau menikahi ku dan ibu setuju, hati ku bahagia banget. Aku mengabari ai dan Tedy.
"Ai, Ted , sebentar lagi aku nikah", pesan group dari ku.
"Hah", jawab Tedy.
"Kamu mau nikah sama kak Rizal Lin?", tanya ai .
"Ya, kak Rizal ngajak aku nikah dan sehari sesudah kita nikah kak Rizal bakalan ke Amerika buat perjalanan proyek nya", jawab ku.
"Terus ngapain nikah kalau mau ditinggalkan?", tanya ai.
__ADS_1
"Gak hanymoon dong Lin", kata Tedy.
"Ya mungkin kak Rizal takut aku di ambil orang, nanti kita honeymoon nya habis kak Rizal pulang. Terus nanti nikah juga cuman sederhana, resepsi nya nanti habis kak Rizal pulang", jawab ku.
"Ya aku cuman mau ngucapin selamat aja Lin, sebagai sahabat mu kita mendukung", jawab Tedy.
"Ya Lin, semua keputusan ada ditangan mu ,kita cuman bisa mendukung saja", jawab ai.
Aku dua hari liburan bersama kak Rizal di puncak, seharian tadi aku beli oleh oleh dan suvernir disini buat nanti nikahan. Hari ini kita berdua pulang dan kembali ke apartemen, perjalanan cukup lama dan akhir nya sampai juga.
Aku masuk ke kamar dan kak Rizal ke atas, aku bereskan semua nya dan mandi setelah itu istirahat sebentar karena perjalanan cukup melelahkan.
Malam hari aku terbangun dari tidur ku, aku pergi ke dapur minum susu dan makan roti. Ku lihat di ruang baca lampu masih menyala dan pintu terbuka sedikit, aku coba mendekati nya dan membukakan nya.
"Kak belum tidur?", tanya ku.
"Eh sayang, belum. Kakak harus menyelesaikan ini buat besok meeting", jawab kak Rizal .
"Aku mau bikinin teh atau kopi kak?", tanya ku.
"Mmmm susu sama roti panggang bisa?", tanya Rizal.
"Ok, aku segera kembali", jawab ku.
Aku segera pergi kedapur dan mempersiapkan makanan nya, setelah jadi aku bawakan ke ruang baca susu dan roti nya.
"Kak ini pesanan nya", kata ku.
"Trimakasih sayang", jawab Rizal.
"Gak usah, tidur sana. Ini sebentar lagi selesai ", jawab Rizal.
"Ok, aku kembali ke kamar ya kak", kata ku.
"Ya sayang ,selamat malam", jawab Rizal.
Aku kembali ke kamar ku dan melanjutkan mimpi indah yang sempat tertunda. Pagi hari nya aku bangun, mandi dan siap siap. Ternyata kak Rizal sudah pergi aku lihat makanan sudah disediakan sama kak Rizal.
"Sayang maaf kakak harus pergi pagi, ini kakak buatin susu sama nasi goreng nya. selamat makan", pesan dari kak Rizal yang tertulis di atas meja.
Aku segera menyantapnya sampai habis, aku siap siap mau pergi ke kampus.
Tokk tokkk tokk
Aku segera membukakan pintu dan ternyata ada kak Andre asisten nya kak Rizal.
"Non, saya antar ke kampus", kata Andre.
"Gak usah kak, aku bisa sendiri", jawab ku.
"Ini perintah dari bos, bos Rizal nya lagi meeting dan aku di suruh mengantarkan non Linda ke kampus", kata Andre.
"Oh ya udah berangkat", jawab ku.
__ADS_1
Aku pun berangkat ke kampus di antar kak Andre, sampai dikampus aku masuk dan kak Andre pulang lagi ke kantor.
"Ciee calon pengantin hari ini lebih berseri", goda ai.
"Eh nanti bantuin aku ya, kalian berdua harus hadir", kata ku.
"Ok siap", jawab ai dan Tedy
"Lin, kalau kamu nikah mau kerja apa di rumah?", tanya ai.
"Aku ingin kerja, tapi terserah kak Rizal aja", jawab ku.
"Yah padahal aku ingin kerja pun kita sama ", kata ai.
"Ya sudah nanti aku bisa bilang kak Rizal, kita bekerja di perusahaan kak Rizal aja biar bisa bersama", jawab ku.
"Oh ya betul juga sih", jawab ai.
"Oh iya bulan depan kita mau magang dimana selama 3 bulan?", tanya Tedy.
"Mmmm aku coba tanya kak Rizal juga siapa tau bisa magang disana ", jawab ku.
"Memang aku gak salah punya sahabat serba bisa", kata ai.
Dosen sudah datang hari ini pulang telat karena ada mata kuliah tambahan, aku baru selesai sekitar jam 16.00. Setelah itu kita pulang, aku niat nya mau cari taxi eh sudah ada kak Rizal yang menunggu di depan kampus.
"Sayang ", sapa kak Rizal.
"Kak kok disini?", tanya ku.
"Ya, ponsel mu gak aktif dan tadi kakak ke apartemen kamu belum pulang", jawab Rizal.
"Oh iya ponsel ku mati dan tadi ada tambahan juga kak", jawab ku.
"Ya sudah pulang yu", ajak kak Rizal.
"Ok kak", jawab ku.
Kita pulang ke apartemen tapi sebelum pulang kita ke restoran dulu karena kak Rizal sudah lapar. Setelah selesai makan kita baru kembali ke apartemen, aku ke kamar untuk mandi dan kak Rizal sama naik ke atas ke kamar nya.
Setelah aku mandi, aku nonton televisi sendirian. Kak Rizal baru selesai mandi dan dia ikutan nonton televisi.
"Kak boleh nanya gak?", tanya ku.
"Apa sayang?", tanya kak Rizal.
"Di tempat kak menerima mahasiswa magang gak?", jawab ku.
"Ya menerima, kenapa?", tanya Rizal.
"Boleh gak aku sama teman ku magang disana?", tanya ku.
"Tentu boleh, kapan?", tanya Rizal.
__ADS_1
"Bulan depan", jawab ku.
"Mmmm nanti biar Yuli yang urus, kan kakak mau ke Amerika sayang", kata kak Rizal .