
CERITA LINDA
Hari ini aku berangkat ke kampus naik taxi karena kak Rizal sudah berangkat duluan. Mata pelajaran hari ini cuman 2 jadi bisa pulang dengan cepat, aku pun harus membantu kak cellin pindahan.
"Ai, Ted aku pulang duluan ya", kata ku.
"Buru buru amat Lin", tanya ai .
"Ya hari ini kak cellin pindahan dan aku mau bantuin dia", jawab ku .
Aku pergi meninggalkan ai dan Tedy, aku segera pulang naik taxi . Sampai diapartemen aku melihat kak cellin mulai pindahan.
"Kak, maaf aku telat", kata ku.
"Ya gak apa apa Lin, cuman sedikit kok", jawab cellin.
"Sini kak ,aku bantuin", kata ku.
Aku membantu kak cellin pindahan,barang nya baru sedikit ya karena mungkin kak cellin belum sempat beli barang yang lain nya .
Setelah selesai aku istirahat diapartemen nya kak cellin dulu.
"Lin, minum dulu ini", kata kak cellin.
"Trimakasih'', jawab ku.
Aku pun minum minuman yang di sediakan sama kak cellin .
"Kak, maaf ya kak Rizal gak bisa bantuin", kata ku.
"Ya, tadi juga aku sempat pamit ke Rizal dulu", jawab kak cellin.
"Oh gitu", jawab ku.
Kak cellin merapihkan sedikit barang nya yang belum tersusun, aku menikmati hidangan yang ada. Setelah selesai kak cellin istirahat dengan ku di kursi.
"Kak sudah beres semua?", tanya ku.
"Sudah, trimakasih ya", kata kak cellin .
"Ya kak, aku pamit pulang dulu ya", jawab ku.
Aku pamit pulang dan naik ke atas, aku masuk ke kamar dan langsung mandi. Rasa nya segar banget habis berkeringat tadi dan sekarang mandi.
Setelah itu aku pesan makanan buat nanti malam, aku kelelahan jadi cuman pesan makanan saja. Tak lama makanan sudah datang, aku simpan sambil menunggu kak Rizal pulang.
Tokk tokk tokkk
Aku segera ke luar dan membukakan pintu.
"Kak sudah pulang", sapa ku.
"Ya sayang, gimana cellin sudah pindah belum?", tanya Rizal.
"Sudah tadi, aku bantuin makanya tadi gak sempet masak malah pesan", jawab ku.
"It's ok baby no problem", jawab Rizal.
"Ya sudah kakak sana mandi dulu, aku nunggu di meja makan" , kata ku.
"Ok sayang", jawab kak Rizal .
Kak Rizal naik ke atas dan dia mandi, sedang kan aku segera menyiapkan makanan. Tak lama kak Rizal turun dengan tersenyum bahagia.
"Kak makan yu", ajak ku.
"Ya baby", jawab Rizal .
Kita berdua makan sampai kenyang, setelah selesai kita nonton televisi berdua.
__ADS_1
"Akhirnya kita bisa berduaan lagi ya", kata Rizal.
"Ya kak", jawab ku.
"Aku tuh kangen seperti ini sayang", kata Rizal.
"Dasar bucin", jawab ku sambil tersenyum .
Malam semakin larut dan besok kita harus beraktivitas.
"Kak, aku ngantuk", kata ku.
"Ya sudah kita tidur sayang", jawab Rizal.
Aku pergi ke kamar dan Rizal naik ke atas, aku pun langsung tidur terlelap di sepanjang malam. Pagi hari nya aku bangun dan membuatkan sarapan pagi , setelah selesai aku dan kak Rizal sarapan.
Tokk tokk tokk
"Biar aku yang buka", kata ku.
Aku buka dan ternyata yang datang kak cellin.
"Kak cellin ada apa?", tanya ku.
"Kak Rizal mana?", tanya balik kak cellin.
"Ada lagi sarapan ", jawab ku.
Kak cellin menghampiri kak Rizal yang telah duduk di meja makan.
"Pagi zal", sapa cellin.
"Hmmm", jawab Rizal.
"Zal aku ikut ya ke kantor nya", kata cellin.
"Gak bisa, aku di jemput Andre dan aku harus mengantar Linda ke kampus", jawab Rizal sambil berdiri dan meninggalkan cellin.
"Kak sabar ya", kata ku.
"Ya, Rizal selalu dingin sama aku", jawab cellin.
Aku hanya diam saja.
"Ya sudah, aku pergi ya Lin", kata cellin.
"Hati hati kak", jawab ku.
Cellin pergi dari apartemen ku, aku segera memanggil kak Rizal.
"Kak berangkat yu sudah siang", teriak ku dari bawah.
Tak lama kak Rizal ke luar dan turun dari atas.
"Orang itu sudah pergi?", tanya Rizal .
"Maksud kakak ,kak cellin? sudah barusan", jawab ku.
"Ya lah siapa lagi , masa baby ku", jawab Rizal .
Aku dan kak Rizal segera ke luar dan pergi mengantarkan ku dulu ke kampus sebelum dia berangkat ke kantor.
Sampai dikampus aku segera masuk dan menemui ke dua sahabat ku itu yang sudah pasti berada di kelas.
"Pagi", sapa ku.
"Pagi Lin", jawab ai.
"Lin, liburan seminggu mau kemana?", tanya Tedy.
__ADS_1
"Belum ada rencana", jawab ku.
"Aku sama ai paling pulang ke rumah", jawab Tedy.
"Oh, aku belum tahu", jawab ku .
"Kalau kak Rizal gak sempat, kamu ikut kita saja pulang", kata ai.
"Ya sih, nanti aku tanyain dulu ya", jawab ku.
Dosen nya datang dan kita belajar dulu, setelah selesai kita pulang.
"Ai, Ted aku duluan", kata ku.
"Hati hati Lin", jawab ai.
Aku pulang ke apartemen dan setelah sampai aku langsung masak, aku mandi dan beres beres. Aku di kamar tinggal santai saja sambil menunggu kak Rizal pulang. Tiba tiba ada pesan masuk dari kak rayn yang sudah lama tidak ada kabar nya lagi.
"Hai Lin apakabar", pesan masuk dari nomor baru .
"Siapa?", tanya ku.
Eh nomor itu malah nelpon ku.
"Hallo", jawab ku.
"Hai Lin apakabar?", tanya orang itu.
"Kak rayn ya?", tanya ku.
"Kok kamu bisa tahu", tanya rayn.
"Dari suara nya, kakak apakabar?", tanya ku.
"Wah hebat mungkin kita jodoh, baik. Kamu sendiri?", tanya rayn sambil tertawa .
"Baik kak, Kakak kemana?", tanya ku.
"Maaf ya, Kakak baru ngasih kabar. Kakak lagi di Australia", jawab Rayn.
"Lagi apa? kakak pindah kok gak ngabarin", tanya ku.
"Kakak sakit , maaf mendadak ", jawab Rayn.
"Oh sakit apa?", tanya ku.
"Maaf kakak gak bisa cerita", jawab Rayn.
"It's ok kak, so semoga cepat sembuh dan bisa balik lagi", jawab ku.
"Aminn, ya semoga saja bulan depan aku bisa balik lagi", jawab Rayn.
"Ya semoga kak biar bisa main lagi sama aku", jawab ku.
"Kalau kakak pulang nanti boleh gak jadi pacar nya kamu?", tanya rayn.
hati ku deg deg deg
"Maksud kakak?", tanya ku.
"Dari dulu sampai sekarang aku masih selalu memikirkan mu Lin, aku suka sama kamu", kata rayn.
"Tapi maaf kak, aku gak bisa. kita cuman berteman saja", jawab ku.
"Kamu sudah punya kekasih?", tanya rayn.
"Mmmm ya kak", jawab ku.
"Siapa yang beruntung mendapat kan mu?", tanya rayn.
__ADS_1
"Nanti juga kakak tau", jawab ku.
"Ok, tapi jangan lupa perkenalkan dia dengan ku", jawab Rayn.