
Waktu sudah sore dan pekerjaan Rizal sudah selesai, Rizal segera pamitan ke rekan kerja yang berada disini,selama disini rizal dibantu oleh mereka. Selesai pamitan Rizal dan Andre menuju ke hotel untuk beres beres dan kemudian terbang ke Indonesia.
Perjalanan dari Amerika ke Indonesia yang cukup menyenangkan karena sebentar lagi Rizal menemui sang istri. Rizal tidur di hotel bersama Andre dan Andre pun sudah menelepon Yuli untuk besok berakting didepan Linda sang istri, mereka mau bikin survraise buat Linda.
******
CERITA LINDA
Sudah satu bulan kepergian sang suami ke Amerika dan tinggal menunggu satu bulan lagi membuat ku tidak sabar ingin segera bertemu mas Rizal. Dikantor aku pun disibukkan pekerjaan tapi membuat ku senang juga sih, aku pun di kantor tinggal dua bulan lagi habis itu kembali kuliah dan akan disibukkan oleh skripsi.
"Hai Lin, kakak sudah lulus dan tinggal menunggu wisuda saja", pesan masuk dari kak rayn.
Tidak terasa waktu pun berlalu dan kak rayn sudah lulus tinggal wisuda, aku pun sama tinggal menunggu giliran bikin skripsi yang sangat susah.
"Selamat ya kak rayn", jawab ku.
"Aku ingin bertemu sama kamu bisa?", balasan dari kak rayn.
"Bisa kak", jawab ku.
Tokk tokk tokk
Aku segera keluar dan ternyata kak rayn datang.
"Lin, ayoo ikut kakak", kata kak rayn.
"Kemana?", tanya ku
Aku ditarik sama kak rayn dan aku akhir nya mengikuti kak rayn, sampai saat ini kak rayn belum tahu kalau aku sudah nikah sama kak Rizal. Mau ngasih tau tapi semenjak kak rayn balik lagi ke sini, dia menghilang sibuk dengan skripsi nya jadi tidak ada waktu untuk bertemu.
Hari ini baru kak rayn menghubungi ku lagi dan dia sudah lulus, ya waktu tidak terasa semua nya begitu sangat cepat. Aku dibawa ke taman dekat apartemen, kita berdua duduk disana.
"Lin, hari ini kakak sudah lulus dan sebentar lagi kakak akan bekerja di perusahaan Yyy", kata rayn.
"Wah selamat ya kak", jawab ku.
Rayn memegang tangan ku, membuat ku bingung dan harus bagaimana.
"Kakak dari dulu sampai sekarang dan bahkan dulu pas di luar negri, kakak selalu teringat sama kamu Lin, kakak sayang sama kamu. Hari ini kakak ingin menata hidup di masa depan bersama dengan mu, kakak akan bekerja untuk mu dan kelak anak kita", kata rayn
"Aku bingung kak", jawab ku.
"Will you marrid me", kata rayn.
Aku terdiam ,ternyata rayn memilihku untuk menjadikan istri nya.
__ADS_1
"Kamu mau kan jadi istri kakak? kita akan nikah kalau kamu sudah lulus kuliah" , kata rayn.
"Tapi kak maaf aku tidak bisa", jawab ku.
"Kenapa ,kenapa kamu terus menolak ku Lin?", tanya rayn.
"Maaf kak, aku sudah sudah dimiliki orang lain", jawab ku.
"Tapi dia kan belum tentu menikah mu, dia masih ingin pacaran bukan nikah kan?", tanya rayn.
"Dia sudah menikahi ku satu bulan yang lalu", jawab ku.
"What?", tanya rayn.
Aku mengangguk, rayn memegang tangan ku dan dia melihat cincin di jari manis ku.
"So kamu sudah nikah?", tanya rayn.
"Ya, aku mau ngasih tau kakak, tapi kakak sibuk jadi belum aku kasih tau kakak tentang aku sudah menikah" ,jawab ku.
"Sama siapa Lin? laki laki mana yang menikahi mu" ,tanya rayn.
"Mmm anu itu ...... dia kak Rizal", jawab ku.
"What? dia bukan nya kakak mu?", tanya kak rayn.
"Aku tidak menyangka Lin" , kata kak rayn.
"Maaf kak", jawab ku.
Kak rayn pergi meninggalkan ku, aku tahu dia sangat kecewa dan patah hati tapi harus bagaimana kenyataan seperti ini aku sudah menikah. Sejak kepergian kak rayn ,aku pun kembali ke apartemen, membuat ku merasa bersalah.
Aku menghubungi kak rayn berulang kali tapi tidak diangkat , terkadang telpon ku di matikan sama kak rayn.
"Kak maaff kan aku, aku harap kak rayn memaafkan aku, ini sudah takdir nya dan kenyataan nya aku pun sudah menikah", pesan aku kirim ke kak rayn.
Aku tertidur ketika menunggu balasan dari kak rayn, sampai saat ini kak rayn belum juga membalas nya. Pagi hari aku bangun dan bergegas siap siap mau berangkat ke kantor, pas aku buka pintu ternyata kak rayn sudah menunggu ku di depan pintu.
"Pagi kak", sapa ku.
"Pagi Lin", jawab Rayn.
Aku terdiam dan tidak tahu harus berbuat apa.
"Lin maafkan kakak yang egois , harus nya kakak lebih bisa menerima nya", kata rayn.
__ADS_1
"Maafkan aku juga kak", jawab ku.
"Kita masih bisa berteman kan?", tanya rayn.
"Masih kak,selama nya kita teman", jawab ku.
"Kakak duluan ya, nanti gajih pertama kakak traktir kalian ya", kata rayn.
"Ok kak janji ya", jawab ku.
"Ya janji", kata rayn.
Rayn pergi meninggalkan ku, aku pun bergegas untuk berangkat. Sampai di kantor aku tidak melihat Tedy dan ai mungkin mereka sudah masuk duluan, aku segera pergi ke ruangan nya Yuli.
"Pagi mba Yuli", sapa ku.
"Pagi mba Linda", jawab Yuli.
"Hari ini apa yang harus ku kerjakan?", tanya ku.
"Tolong antarkan berkas ini keruangan pak Rizal", kata Yuli.
"Maaf bukan nya pak Rizal gak disini?", tanya ku.
"Antarkan saja", jawab Yuli.
Aku segera mengambil dokumen nya dan berjalan menuju ke ruangan suami ku.
"Bukan nya mas Rizal masih di luar kota kenapa aku harus mengantarkan ini ke ruangan nya", gumam ku dalam hati.
Sampai di depan ruangan nya aku tidak mengetuk pintu karena aku kira gak ada orang di dalam sana, aku masuk dan ku hampiri meja nya. Tapi pas aku di depan meja nya dan meletakan berkas itu tiba tiba dari arah belakang ada tangan kokoh yang melingkar di tubuh ku.
"Ini siapa,tolong lep....", aku refleks dan langsung balik badan.
Ternyata yang datang didepan mata ku itu orang yang selama ini aku rindu kan, dia itu suami ku. Aku langsung tersenyum dan memeluk erat suami ku.
"Mas aku kangen", kata ku.
"Istri ku sayang", jawab mas Rizal.
"Mas kok sudah balik kata nya nanti?", tanya ku.
"Istri ku rupa nya tidak senang suami nya pulang", jawab Rizal.
"Bukan sayang, kapan mas ke sini?", tanya ku.
__ADS_1
Mas Rizal membawa ku duduk dipangkuan nya.
"Semalam mas pulang dan ingin ngasih survraise buat istri ku tercinta", jawab Rizal.