Mencintai Kakak Tiri

Mencintai Kakak Tiri
sakit kak rizal


__ADS_3

Aku dan ai mau menuju ke asrama ternyata kak rizal sudah ada di depan pintu masuk asrama.


"Lin, itu kak rizal", kata ai.


"Ya, ngapain lagi", jawab ku.


Aku dan ai mendekat ke arah dimana kak rizal berdiri.


"Hai kak, kok disini?", tanya ku.


"Pulang yu", ajak kak rizal.


"Mmm anu kak anu", jawab ku.


Sebelum aku menjawab nya, tangan ku sudah duluan di tarik kak rizal.


"Ai, aku pulang", teriak ku.


Aku masuk ke mobil nya kak rizal, mobil nya berjalan meninggal kan asrama.


"Kak, kok disini sih bukannya sudah pulang?", tanya ku.


"Kakak nungguin kamu di asrama, terus ponsel mu gak aktif ya sudah kakak ke asrama kamu aja", jawab rizal.


Aku gak menjawab nya, sampailah kita di parkir an. Aku dan kak rizal naik lift menuju ke apartemen, sampai di apartemen aku masuk ke kamar dan kak rizal naik ke atas.


Tokkk tokk tokkk


"Ya kak", aku ke luar.


" Mau makan apa?", tanya kak rizal.


"Terserah", jawab ku.


"Ok, nanti kakak pesankan", kata kak rizal.


Kak rizal kembali ke kamar nya, aku mandi dan ganti baju. Tak lama kak rizal berteriak.


" Dik,makanan sudah datang", teriak kak rizal.


Aku langsung ke luar dan menuju ke meja makan, banyak makanan di atas meja yang kak rizal pesan.


"Makan dik", kata Rizal.


Aku mengangguk saja.


"Masalah kemarin kakak minta maaf ya", kata Rizal.


" Ya, maafkan aku juga kak", jawab ku.


" Habiskan makanan nya", kata Rizal.


Aku gak merespon apapun cuman bisa menikmati makanan yang banyak ini.


" Kak, aku duluan ke kamar", kata ku.


" Ini belum habis", jawab kak rizal.


" Bisa buat besok, tinggal dipanaskan kak", jawab ku.


Aku meninggalkan kak rizal yang masih makan, aku kembali ke kamar dan belajar. Aku belajar sampai ketiduran dan tidak tahu tiba tiba sudah pagi lagi.

__ADS_1


Pagi hari nya aku bangun dan mandi, selesai berdandan aku ke luar dari kamar. Belum ada tanda tanda kak rizal bangun, ternyata makanan semalam masih ada di kulkas. Aku tinggal menghangatkan nya saja, lumayan dari pada mubadzir di buang.


" Kak makanan sudah siap", teriak ku.


Tapi belum ada tanda tanda kak rizal merespon, mungkin lagi mandi. Sekitar 10 menit kak rizal belum juga ke bawah, aku putuskan untuk ke kamar nya.


Tokkk tokk tokk


" Kak bangun", aku berteriak dari luar.


Belum ada respon dari kak rizal.


" Kak sudah siang, itu makanan nya nanti dingin", kata ku.


Kak rizal sama sekali tidak merespon teriakkan ku dari tadi, aku terpaksa masuk ke dalam kamar nya dan rupanya tidak di kunci.


" Kak masih tidur ya, dasar begadang terus", gerutu ku.


Ku lihat kak rizal masih tertidur di bawah selimut nya, tumben AC nya di matikan dan tidur dibawah selimut.


" Kak gak gerah apa, tidur pakai selimut, AC dimatikan pula", kata ku.


Kak rizal cuman diam saja, aku mencoba mendekati nya dan ku pikir apa dia demam. Aku menyentuh kening nya dan ternyata demam.


" Kak rizal panas banget", gumam ku.


Aku mencari alat pengukur suhu tubuh di laci nya, ketemu dan aku pasang alat itu di tubuh nya. Aku menunggu hasil dari alat itu , ternyata suhu nya 39°c cukup tinggi.


" Kakak demam", kata ku.


Aku segera mengambil obat dan roti agar kakak bisa minum obat nya.


" Kak ,bangun makan roti dulu sedikit nanti minum obat", kata ku.


Aku membantu membangunkan kak rizal dan aku menyuapi roti terus membantu meminumkan obat nya.


" Kak tidur lagi", kata ku.


Aku membantu kak rizal untuk tidur kembali.


" Dik, sudah siang kamu ke kampus sana", kata kak rizal.


" Mana bisa kak , aku gak mau meninggalkan kak rizal yang sedang sakit", jawab ku.


" Kakak sudah minum obat nanti juga sembuh", jawab kak rizal.


" Pokok nya aku gak mau ke kampus, aku mau nemenin kak rizal. Sebentar ya kak, aku mau minta izin dulu", jawab ku.


Aku ke luar dari kamar kak rizal.


" Ai, hari ini aku gak masuk. Kak rizal demam, tolong mintain izin ya", aku mengirim pesan ke ai.


" Ok Lin, nanti habis pulang kampus aku sama Tedy ke sana ya", jawaban pesan dari ai.


" Ok ai", jawab ku.


Aku mengambil kompresan buat kak rizal, ternyata kak rizal sudah tidur lagi. Aku pergi untuk membuatkan bubur, nanti kalau kak rizal lapar biar langsung di panaskan saja.


Aku menunggu di samping kak rizal sambil mengompres nya, ternyata si cuek ini bisa sakit juga. Kalau lagi tidak berdaya seperti ini membuat ku merasa kasihan .


Tokkk tokkk tokkk

__ADS_1


Aku membukakan pintu, ternyata yang datang kak cellin.


" Lin, Rizal kenapa hari ini gak ke kampus?", tanya cellin.


" Kak rizal sakit kak", jawab ku.


" Sakit apa Lin?", tanya cellin.


" Demam, silahkan kak masuk aja ke kamar. Kak rizal masih tidur ", jawab ku.


Aku dan cellin ke kamar kak rizal, kak cellin meraba kening nya kak rizal.


" Sudah turun belum demam nya Lin ?", tanya kak cellin.


" Belum di cek lagi kak", jawab ku.


Kak cellin mengambil termometer dan mengecek suhu kak rizal, syukur demam nya sudah turun suhu nya 38°C.


" Tadi berapa Lin?", tanya cellin.


" 39 kak, sekarang sudah turun. Tadi sih sudah minum obat", jawab ku.


Tiba tiba kak rizal mengigau.


" Lin jangan tinggalin kakak, kakak sayang kamu", Kata kak rizal.


" Kak bangun, aku disini", jawab ku sambil mengelus rambut nya.


Kak rizal bangun dan langsung memelukku.


"Lin, jangan tinggalin kakak lagi ya", kata kak rizal.


" Ya kak, Linda ada disini. Kakak lapar gak, Linda sudah masak bubur", jawab ku.


" Boleh dik", jawab kak rizal.


Aku segera mengambil bubur untuk kak rizal, sebelum nya aku panasin sebentar agar lebih hangat lagi.


" Kak ini bubur nya", kata ku.


" Terimakasih dik", jawab kak rizal.


"Kak biar Linda yang suapin ya", pinta ku.


Kak rizal mengangguk.


" Lin sini biar kak cellin saja", kata cellin .


" Terimakasih kak, tapi gak usah biar aku saja", jawab ku.


Aku menyuapi kak rizal sampai bubur nya habis, setelah itu aku ke dapur untuk mencuci bekas makan nya.


Tookkk toook tok.


Aku segera membukakan pintu, ternyata yang datang ai dan Tedy.


" Hai Lin, bagaimana kak rizal?", tanya ai.


" Sudah turun demam nya", jawab ku.


"Dimana kak rizal?", tanya Tedy.

__ADS_1


" Ada dikamar nya, ayoo ke sana", jawab ku.


__ADS_2