Mencintai Kakak Tiri

Mencintai Kakak Tiri
banyak wanita penggoda


__ADS_3

CERITA RIZAL


Setelah malam dan seharian bercinta dengan Linda membuat Rizal bersemangat kerja. Tadi nya Rizal mau segera pulang karena dia ingin cepat bertemu dengan Linda. Tapi teringat di apartemen ada cellin yang membuat Rizal malas pulang.


Rizal memutuskan untuk lembur bersama asisten pribadi nya Andre.


"Pak, sudah malam apa mau pulang?", tanya Andre.


"Sebentar lagi Dre", jawab Rizal.


Andre baru seminggu menjadi assisten pribadi nya rizal, tapi dia sudah mengerti apa mau nya bos.


"Dre mulai besok kamu bawa mobil kantor ya buat antar aku pulang pergi, aku malas nyetir sendiri", kata Rizal.


"Ya pak", jawab Andre.


Rizal sudah di beri mobil dari perusahaan berikut assisten pribadi nya.


"Dre, kamu sudah punya cewe belum?", tanya Rizal .


"Gak pak jomblo", jawab Andre .


"Aishhh asisten gue jomblo", kata Rizal.


"Ada apa pak?", tanya Andre.


"Dre, apa sebaik nya aku cari rumah aja kali ya dari pada di apartemen?", tanya Rizal.


"Oh ya itu harus pak, apalagi bapak mau nikah kan sama....", Andre terputus karena tidak tau nama Linda.


"Nama nya Linda", jawab Rizal.


"Nah itu sama nona Linda", kata Andre.


"Besok kamu cariin rumah", perintah Rizal.


"Ya pak", jawab Andre.


"Aku pulang lah cape", kata Rizal.


"Pak mau saya antar?", tanya Andre.


"Gak usah, besok saja jemput saya", jawab Rizal.


Rizal pergi mengendarai mobil nya, meninggalkan kantor. Sampai di apartemen dikira Rizal yang nonton itu Linda tapi ternyata cellin, untuk belum bilang sayang.


"Zal, sudah pulang", tanya cellin.


"Ya", jawab Rizal sambil pergi ke kamar nya.


Cellin berpenampilan seksi, bahkan Rizal pun tergoda tapi dia ingat yang lebih hot itu Linda.


"Zal mau makan dulu?", tanya cellin.


"Gak", teriak Rizal.


Rizal langsung masuk kamar dan mandi, Rizal pun langsung tidur karena kecapean. Dimalam hari Rizal lagi bermimpi Linda, tiba tiba tangan nya seperti memeluk seseorang. Rizal terbangun dan kaget ternyata yang dia peluk itu cellin.


"Kamu...ngapain?", tanya Rizal.


Rizal bangun dan menatap marah.


"Zal, apa kamu gak merasakan aku tuh suka sama kamu", kata cellin.


"Sudah dibilang aku gak suka dan sekarang pergi", jawab Rizal.


Cellin mendekati Rizal, Rizal mulai menjauh dan berdiri.


"Cell ke luar", teriak Rizal.


"Apa malam ini kamu gak mau melewati nya dengan ku?", tanya celiin.


"Gila", jawab Rizal.


Rizal menarik cellin ke luar dan Rizal langsung menutup pintu dan mengunci nya.

__ADS_1


"Dasar wanita ******", geram Rizal.


Rizal tidur kembali. Pagi nya Rizal berangkat sebelum cellin dan linda bangun karena Rizal gak mau bertemu cellin.


"Sayang, aku berangkat ya. Aku gak mau bertemu cellin", pesan dikirim ke Linda.


"Kenapa?", tanya Linda.


"Gak sayang, aku gak mau aja", jawab Rizal.


"Kak hari ini kak cellin pindah ke lantai bawah", kata Linda.


"Cellin beli apartemen disini?", tanya Rizal.


"Ya kak", jawab Linda.


"Cihhh dia mau dekat sama gue, gak bisa", gumam Rizal.


Rizal di jemput sama Andre, sampai di kantor Rizal langsung masuk dan memesan makanan.


"Dre beliin bubur ayam", pinta Rizal.


"Ya bos", jawab Andre.


Andre pergi dan Rizal kembali berhadapan dengan komputer nya. Setelah menunggu Andre beli bubur dan bubur nya datang, Rizal langsung memakan nya .


Rizal kembali bekerja lagi setelah perut nya terisi dengan bubur tadi.


Tokk tokk tokk


"Masuk", kata Rizal.


"Zal ,aku bawain makanan", kata cellin.


Ternyata cellin yang datang.


"Aku sudah makan", jawab Rizal.


"Terserah kamu mau makan kapan", jawab cellin.


Rizal terdiam, dia tidak merespon cellin.


"Ohh iya", jawab Rizal


"Aku sudah beli apartemen yang di lantai bawah, pas atas nya itu apartemen mu'', kata cellin.


Rizal masih diam saja.


"Ya sudah, aku kembali bekerja dulu", kata cellin.


Cellin pergi ke ruangan nya, Rizal langsung memanggil Andre.


"Ada apa bos?", tanya Andre.


"Nih ambil buat kamu", kata Rizal.


Andre mengambil bungkusan diatas meja nya Rizal.


"Trimakasih bos", kata Andre.


Andre ke luar sambil membawa bungkusan dari cellin itu. Rizal kembali lagi bekerja, ada telpon masuk dari Ainun.


"Hallo pak Rizal", kata Ainun.


"Ya", jawab Rizal.


"Nanti siang bisa ketemu saya?", tanya Ainun.


"Bisa", jawab Rizal.


"Ok, nanti saya kirim alamat nya ke asisten bapak", kata Ainun.


Rizal langsung menutup telpon nya Ainun.


Tokk tokk tokk

__ADS_1


"Masuk", kata Rizal.


"Bos ada pertemuan nanti siang dengan ibu Ainun", kata Andre.


"Oh iya, siapkan saja sama Yuli berkas nya", kata Rizal.


"Baik bos", jawab Andre.


Andre langsung ke meja nya Yuli, Rizal masih terfokus ke komputer nya.


Tokk tokk tokk


"Masuk", kata Rizal.


"Ini pak berkas buat nanti siang", kata Yuli.


"Ya trimakasih", jawab Rizal .


"Pak mau saya bikini kopi?", tanya Yuli.


"Boleh", jawab Rizal.


Yuli pergi dan lagi bikin kopi buat Rizal, Yuli kembali membawa kan kopi.


"Pak ini kopi nya", kata Yuli.


Yuli sengaja pura pura jatuh dan posisinya duduk diatas paha Rizal, Rizal tau dia sengaja.


"Maaf pak", kata Yuli.


"Kamu mau mati", jawab Rizal dengan marah.


"Aku gak sengaja maaf", kata Yuli.


Yuli bangun dan langsung menunduk.


"Jangan sampai kamu ulangi lagi hal bodoh ini", kata Rizal.


"Ya pak maaf", kata Yuli.


Rizal kembali lagi bekerja, semenjak Rizal jatuh cinta sama Linda sikap nya ke cewek lain selalu tempramen. Langsung marah marah, dulu waktu sebelum kenal Linda sikap nya lembut tidak gampang marah.


Tokk tokk tokk


"Masuk", jawab Rizal.


"Bos mobil sudah siap", kata Andre.


"Ok ,kita berangkat", jawab Rizal.


Rizal berangkat ke restoran dimana akan meeting bersama Ainun, sampai di tempat Rizal dan Andre turun. Andre langsung mencari tempat dimana keberadaan nya Ainun, ketemulah sama Ainun.


"Hai zal", sapa Ainun.


Rizal tidak menyapa nya balik, dia langsung duduk saja.


"Bisa kita mulai, untuk mempersingkat waktu", kata Rizal.


Meeting berdua mereka sedang berjalan langsung, Andre juga membantu nya. Ainun dibantu sama asisten nya juga, sekitar 30 menitan meeting selesai.


"Zal bisa temenin aku makan siang?", tanya Ainun.


"Ok", jawab Rizal.


Andre langsung memesankan makanan buat Rizal, akhirnya mereka makan siang bersama.


"Zal, kapan kapan kita jalan yu", ajak Ainun.


"Maaf aku sibuk", kata Rizal.


"Mmm kalau gak sibuk mungkin bisa kali", kata Ainun.


"Mmm", jawab Rizal singkat.


Makan siang segera di habis kan oleh Rizal.

__ADS_1


"Ok, aku harus kembali lagi ke kantor. Selamat siang Ainun", kata Rizal.


Rizal dan Andre meninggalkan restoran itu dan kembali ke kantor.


__ADS_2