Mencintai Kakak Tiri

Mencintai Kakak Tiri
Rasa ini


__ADS_3

Kak rayn pergi meninggalkan kita yang masih asik di kantin.


"Lin, kakak lu ngeliatin terus tuh kaya yang mau makan lu aja", kata ai.


"Biarin cuekin aja, masuk yu ada satu mata pelajaran lagi jangan sampai telat", jawab ku.


Kita bertiga meninggalkan kantin, dosen pembimbing itu sudah datang. Kita belajar sampai selesai, setelah selesai kelas bubar.


"Lin, gue duluan ya mau ke toilet", kata ai.


"Ya sana", jawab ku.


"Lin, gue juga ya mau jemput bebeb gue", kata tedy.


"Ya ya deh yang punya bebebz", jawab ku.


Aku tertawa di ikuti tedy juga, di kelas cuman ada aku saja. Aku masih beres beres tugas, tiba-tiba ada orang masuk ternyata kak rizal.


"Kak, ada apa?", tanya ku.


"Masih nanya, pulang cepat", jawab rizal.


"Sebentar lagi", jawab ku.


"Udah di rumah aja nanti kakak bantuin", jawab kak rizal.


Kak rizal membantu ku membereskan buku dan menarik ku ke luar, di sepanjang jalan kampus tangan ku di gandeng sama kak rizal. Di parkiran aku melihat kak rayn lagi menunggu ku di depan mobil nya.


"Lin", kata kak rayn.


"Kak, maaf besok aja bareng nya", jawab ku.


"Gak ada besok, selama nya linda gak bakalan ikut lu lagi", kata rizal.


"Kakak", kata ku.


"Masuk cepat", jawab kak rizal.


Aku masuk ke dalam mobil nya kak rizal, aku gak tau ada apa dengan kakak ku ini. Mobil melaju meninggalkan kampus menuju apartemen, sampai di apartemen kita turun dan masuk ke dalam.


"Kakak mau makan apa?", tanya ku.


"Terserah kamu aja", jawab kak rayn.


"Ok", jawab ku.


Aku ke kamar dulu sebelum masak, setelah selesai ganti baju barulah aku masak buat makan kita berdua.


"Dik, sudah selesai?", tanya kak rizal.


"Sudah kak", jawab ku.


Kita berdua makan sampai habis.


"Kak yang nyuci piring nya, kamu siapkan tugas nya nanti kakak ajarin", kata kak rizal.


"Ok kak trimakasih", jawab ku.


Aku bergegas ke kamar dan mengambil buku tugas tadi, aku segera ke depan ternyata kak rizal sudah menunggu nya.


"Ini kak tugas nya", kata ku.

__ADS_1


Kak rizal mulai mengajari ku secara perlahan sampai aku mengerti dan aku bisa, otak ku tidak terlalu bodoh dan juga pintar cuman sedikit lah cepat tanggap ketika kak rizal menerangkan nya.


Setelah selesai aku dan kak rizal nonton televisi, drama romantis. Ada adegan yang sangat aku tidak suka karena aku takut ini cuman kita berdua saja, untung mati lampu jadi kita tidak perlu melihat adegan itu dengan lama.


"Kak ada apa ini?", tanya ku.


"Sebentar kakak cari penerangan dulu", jawab kak rizal.


Kak rizal sudah mendapatkan nya, kita cuman duduk di depan televisi berharap listrik bisa nyala lagi.


"Kak kalau lama gimana? Aku takut tidur sendirian", kata ku.


"Ya sudah kakak temenin kamu tidur", jawab kak rizal.


Setelah lama listrik belum juga nyala dan aku sangat ngantuk sekali.


"Kak, aku ngantuk", kata ku.


"Sini tidur, kakak yang jagain kamu", kata kak rizal.


Aku tidur di pangkuan kak rizal, sangat nyaman sekali terkadang aku merasakan sentuhan lembut dari tangan nya saat kak rizal memainkan rambut ku.


Pagi hari aku bangun dan ternyata masih seperti semalam, aku tidur di pangkuannya kak rizal. Aku segera ke kamar untuk mandi dan kemudian aku masak untuk sarapan pagi, ku lihat kak rizal sudah naik ke atas.


"Kak makanan sudah siap", teriak ku.


Kak rizal turun, tampak nya kak rizal tidak enak badan.


"Kakak maaf ya semalam, jadi badan kakak pegel", kata ku.


"Ya gak apa-apa, kakak sudah pakai obat meredakan pegal", jawab kak rizal.


"Libur, gak ada jadwal ngajar dan kelas", jawab kak rizal.


"Ya sudah kakak istirahat, aku pergi dulu ya", jawab ku.


Aku pergi meninggalkan kak rizal, aku bertemu sama kak rayn.


"Hai lin mana kakak mu?", tanya rayn.


"Kak lagi libur", jawab ku.


"Bareng aku aja lin", ajak rayn.


Tiba-tiba tangan ku ada yang menarik nya.


"Gak usah", kata kak rizal.


Aku dan kak rayn kaget sampai aku pun cuman bisa mengikuti kak rizal karena tangan ku ditarik nya. Sampai di parkiran aku masuk ke mobil kak rizal.


"Bukan nya kakak libur dan lagi sakit", kata ku.


"Aku bakalan antar jemput kamu, meskipun aku lagi libur", jawab kak rizal.


"Aneh lagi si kutub utara", gumam ku.


Kak rizal malah mendekatkan tubuh nya dan muka kita sangat dekat sekali.


"Lain kali jangan pergi sama cowok mana pun", kata kak rizal.


Aku terpesona sama wajah nya tampan, mulus dan putih, dia pun smart tidak ada kekurangan nya. Kak rizal mengendarai mobil nya, meninggal kan apartemen. Sampai di depan kampus aku segera ke luar dari mobil, semenjak adegan itu di sepanjang perjalanan sangat kaku.

__ADS_1


Aku masuk ke dalam kampus dan kak rizal mungkin pulang ke apartemen nya.


"Pagi", sapa ku.


"Pagi lin", jawab ai.


"Mana tedy?", tanya ku.


"Biasalah sekarang dia hobby terlambat", jawab ai.


Tak lama tedy masuk.


"Hai", sapa tedy.


"Sekarang punya hoby baru yah", kata ai.


"Issttt aku tuh lagi di mabok asmara", jawab tedy sambil tersenyum.


Dosen nya datang kita belajar sampai selesai, kebetulan dosen yang ke dua dia lagi sibuk jadi cuman ngasih tugas kelompok saja. Kelompok nya kita bertiga.


"Kemana nih kita?", tanya ai.


"Ngerjain di kafe yu", jawab tedy.


"Boleh", jawab ku.


Aku dan mereka menuju kafe depan kampus itu, kita mengerjakan tugas disana sambil nongkrong.


"Kapan pulang? Aku nunggu di asrama", pesan masuk dari kak rizal.


"Sebentar kak, aku lagi di cafe depan kampus. Ada kerja kelompok", jawab ku.


"Ya sudah, kalau selesai segera hubungi aku. Nanti aku ke sana", pesan di balas kak rizal.


Kita bertiga segera menyelesaikan nya selama 1 jam dan selesai juga.


"Aku pergi duluan ya", kata tedy.


"Ya", jawab ku.


"Lin aku juga duluan ya", kata ai.


"Ya hati hati", jawab ku.


Aku ditinggal mereka, aku ingin melepaskan penat sejenak. Tiba-tiba dari belakang ada yang sentil hidung ku, posisi ku lagi menyender dan memejamkan mata.


Pletakkkk


"Awww", kata ku.


"Pulang cepat", kata kak rizal.


"Sebentar kak", jawab ku.


Kak rizal malah menggendong ku ke luar.


"Kak lepas, aku bisa jalan sendiri", kata ku.


"Lama", jawab kak rizal.


Sampai di depan mobil aku masuk dan kak rizal segera mengendarai mobil nya.

__ADS_1


__ADS_2