
Mas Rizal menggendongku masuk ke dalam kamar, satu persatu yang melekat di tubuh ku dan ditubuh dia sudah terlempar di bawah lantai.
"Sayang aku masuk ya", kata Rizal.
"Pelan ya mas", jawab ku.
Mas Rizal memasukkan benda pusaka nya ke lubang ku.
"Tahan sayang", kata mas Rizal.
"Arhhjggg sakit mas", kata ku.
Setelah semua nya masuk mas Rizal mulai aktiv menggoyang goyang ,aku sudah beberapa kali ke luar dan permainan sudah satu jam.
"Sayang barengan ya", kata Rizal.
Kita keluar barengan, setelah itu Rizal ambruk disamping ku.
"Sayang mau lanjut gak?", tanya Rizal.
"Nanti mas, aku cape", jawab ku.
"Ok, tidur lah nanti pagi lanjut", jawab Rizal.
Aku sama Rizal langsung tertidur karena cape habis adegan panas tadi, sekitar jam 05.00 aku bangun dan langsung membersihkan tubuh ku.
"Sayang kemana?", teriak Rizal.
"Dikamar mandi mas", jawab ku.
Langsung aja mas Rizal membukakan pintu kamar mandi, untung aku sudah selesai dan pakai baju.
"Sayang kok gak ajak aku", kata Rizal.
"Mas kan masih tidur", jawab ku.
Bibir mas Rizal manyun aja, aku meninggalkan mas rizal dan menyiapkan sarapan nya. Setelah sarapan mas Rizal masih gak mau bicara sama aku dan ketika aku bicara, mas Rizal membuang muka nya.
"Sayang kenapa kok gituh", tanya ku.
Mas Rizal masih mengacuhkan ku, aku inisiatif pasti dia marah gara gara gak dikasih jatah. Aku memeluk nya dari arah belakang.
"Mas jangan gituh ,kita mau kerja kan", kata ku.
Mas Rizal membalikkan badan nya,masih dengan bibir cemberut.
"Ok kita sebelum berangkat lakukan yang semalam, tapi janji harus tersenyum", kata ku.
Langsung aja tersenyum giliran digituin mah.
"Trimakasih sayang", kata Rizal.
Tidak lama kak Rizal sudah menc***u ku, satu persatu baju ku terbuka dan semua pakaian sudah terbuka.
"Sayang aku datang", kata Rizal.
Mas Rizal langsung melahap ku sama seperti waktu semalam dia lakukan kepada ku, cuman berjalan 30menit aktivitas panas itu selesai.
Kita membersihkan diri dan bersiap siap untuk pergi ke kantor, giliran sudah dikasih jatah mukanya bahagia.
"Sayang trimakasih", kata Rizal
"Ya suami ku", jawab ku.
Rizal mencium bibir,pipi dan keningku.
"Uang buat shoping sudah mas transfer sayang", kata Ilham.
"Mas kan baru kemarin 10juta mas trasfer buat kebutuhan rumah dan itu masih tersisa", jawab ku.
__ADS_1
"Beda sayang, ini mas trasfer 10 JT lagi buat kamu belanja baju atau yang lain nya", kata mas Rizal.
"Trimakasih mas", kata ku.
"Pokok nya mas trasfer buat kebutuhan rumah dan kebutuhan pribadi istri mas sendiri ", kata Rizal.
"Ayoo kita pergi", ajak ku.
Aku dan mas Rizal pergi ke kantor di jemput sama kak Andre, sampai dikantor kita terpisah.
"Pagi Yul", sapa ku.
"Pagi Lin", jawab Yuli.
"Wah kaya nya cerah banget nih", ledek Yuli.
"Ikh apa sih", jawab ku malu.
"Yah deh percaya yang lagi kasmaran", kata Yuli.
"Dikh, sudah hari ini tugas ku apa?", tanya ku.
"Hmmm tolong kerjain ini aja", kata Yuli.
Aku mengerjakan apa yang kata Yuli itu, waktu nya istirahat aku,Yuli,ai dan Tedy pergi bersama sama ke kantin. Kita makan bersama disana, eh suami ku kirim pesan.
"Sayang, aku mau makan siang sama kamu", pesan dari Rizal.
"Ya sebentar", jawab ku.
Aku menghabiskan makanan dan lanjut ke ruangan nya suami ku.
"Aku duluan ya mas Rizal sudah menunggu", kata ku.
Aku segera pergi takut suami ku nanti marah marah lagi, aku masuk ke ruangan nya.
"Mas maaf aku telat", kata ku.
"Mmm kantin", jawab ku.
"Ayoo duduk sini kita makan bareng", ajak Rizal.
Sebenar nya perut ku sudah kenyang tapi ku gak mau mengecewakan suami ku, aku makan kembali nemenin suami ku.
"Mas, 2hari lagi acara kita persiapan nya sudah sampai mana?", tanya ku.
"Sudah beres sayang, jadi besok kita udah gak kerja. Pokok nya besok kita berdua pergi ke salon untuk persiapan nanti", kata Rizal.
"Hmmm ok", jawab ku.
"Mas punya hadiah buat mu", kata Rizal.
"Apa?", tanya ku.
"Nanti kalau sudah resepsi", jawab Rizal.
Rizal memeluk dan mencium ku.
"Hmmm jangan ngomong kalau nanti mah", kata ku.
Eh mas Rizal tersenyum.
"Aku selalu merindukan mu sayang dan gak bisa jauh dari mu sayang", semakin erat pelukan nya sampai aku merasa sesak.
"Sayang lepas", kata ku.
Tokkk tokk tokk
"Siapa sih yang mengganggu, masuk", kata Rizal.
__ADS_1
"Eh maaf, kirain gak ada kalian berdua. Zal ini aku bawain makanan", kata Ainun.
"Hmm", jawab Rizal.
Rizal gak menerima bingkisan yang dibawain Ainun ,aku tidak enak dan inisiatif untuk menerima nya.
"Trimakasih mba", kata ku tersenyum.
"Aku kembali lagi ya", kata Ainun.
Aku tersenyum melihat kepergian Ainun.
"Sayang jangan cuek gituh kasian", kata ku.
"Aku gak mau ada yang mengganggu kalau kita lagi berduaan", kata Rizal.
"Hmmm ini gimana?", tanya ku.
"Buat Andre aja", jawab Rizal.
Rizal menghubungi Andre agar dia ke sini.
"Dre keruangan ku", perintah Rizal.
Tak lama Andre datang.
Tokk tokk tokk
"Masuk", kata Rizal.
"Bos ada apa?", tanya Andre.
"Bawa pergi ini dari ku", kata Rizal.
"Baik bos", jawab Andre.
Andre sudah tahu apa perintah nya dan dia mengerti langsung membawakan bingkisan dari Ainun tadi. Andre pergi dan aku tersenyum ke suami ku.
"Kenapa?", tanya Rizal.
"Kak Andre sudah mengerti rupa nya", kata ku tersenyum.
"Hmmm", jawab Rizal sambil mengangkat alis nya.
"Mas aku balik ya sudah mulai kerja ", kata ku.
"Ya sayang tapi kiss dulu", pinta Rizal.
Aku mencium wajah nya suami ku ,aku pergi meninggalkan suami ku dan kembali bekerja.
"Lin, besok sudah libur ya?", tanya Yuli.
"Ya, besok dua hari persiapan buat nanti resepsi", jawab ku.
"Cieee aura pengantin", kata Yuli.
"Pengantin nya sudah lama", jawab ku.
Yuli terkekeh mendengar jawaban ku, pekerjaan sudah selesai dan waktu nya pulang. Aku pulang sama suami ku diantar Andre, ya seperti biasa. Sampai di apartemen aku langsung mandi dan di ikutin sama suami ku, kita berdua mandi bareng.
"Sayang mau makan apa?", tanya Rizal.
"Hmmm nanti aku masak deh", jawaban ku.
Setelah selesai mandi ,aku segera pergi ke dapur untuk masak. Mas Rizal menunggu ku duduk di depan meja makan.
"Sayang wangi banget masakan nya", kata Rizal.
"Sabar ya sebentar lagi suami ku", jawab ku.
__ADS_1
Aku segera menyelesaikan nya agar suami ku cepat makan, kita menikmati makan malam berdua.