Mendadak Gangster

Mendadak Gangster
Rencana Vector


__ADS_3

Bug! Bug!


Noah memukuli samsak yang ada di depannya. Keringat sudah mengucur deras dari pelipisnya tapi lelaki itu tidak berhenti melayangkan tinjunya sekuat tenaga. Noah berusaha mengusir bayangan Violet yang tertanam di kepalanya.


Tatapan mata Violet sebelum pergi begitu mengiris hatinya bahkan gadis itu hanya menangis tanpa berkata apapun padanya.


Entah apa yang ada dipikiran Violet, Noah tidak bisa menerkanya sama sekali.


“Tidak bisa tidur lagi!“ tegur Ruzel yang terjaga dan mendapati Noah masih berada di tempat latihan.


Saat ini keduanya berada di markas besar Black Mamba, setelah kepergian Violet memang Noah memilih untuk tinggal di markasnya.


Noah menghentikan kegiatannya, tangan kekarnya meraih handuk kecil untuk mengusap peluh di wajah dan sekujur tubuhnya.


“Mau menyewa wanita penghibur seperti biasa?“ goda Ruzel dengan memberi air botol mineral pada pimpinan mafia itu.


“Sialan!“ Noah mengumpat sambil menerima air botol itu yang membuat Ruzel semakin ingin menggodanya.


Karena pada kenyataannya semenjak kehadiran Violet, Noah tidak pernah lagi menyewa wanita penghibur untuk memuaskan hasratnya.


Dan gilanya justru Noah terjebak permainannya sendiri, lelaki itu meniduri Violet tanpa henti sampai membuatnya seperti sekarang.


“Merindukan percintaan panasmu!“ sambung Ruzel yang membuatnya mendapat tatapan tajam dari Noah.

__ADS_1


“Apa tidak ada kabarnya?“ tanya Noah mencoba mengabaikan Ruzel yang menggodanya.


Ruzel sampai lupa menyampaikan laporan dari anak buah yang ditugaskan untuk mengawasi Violet.


“Vio datang ke mansion keluarganya tapi tak berselang lama dari sana, Vio justru kembali ke apartemennya!“ jelas Ruzel yang belum menerima kabar terbaru lagi.


Hal itu semakin membuat Noah penasaran, kenapa orangtua Violet memperlakukan putrinya seperti itu. Tapi menurut Violet hal sama juga dirasakan oleh Vector.


“Kita harus menemui The Hunter!“ ucap Noah.


The Hunter adalah organisasi mata-mata paling terkenal, informasi apapun mereka bisa ketahui dengan mudah dan mereka menjual informasi dengan harga yang sangat mahal.


Noah akan memakai jasa The Hunter untuk menyelidiki keluarga Bill, karena Noah merasa ada sesuatu yang janggal.


*****


Violet masih dirawat di rumah sakit karena kondisinya masih lemah. Saat terbangun sebelumnya, gadis itu terkejut bisa berada di rumah sakit, tapi Vector sang kakak menjelaskan semuanya. Akhirnya Violet menurut dirawat inap beberapa hari demi kesehatannya.


“Aku mimpi monster itu lagi!“ gerutu Violet yang lagi-lagi memimpikan Noah, bahkan kadang Violet merasa masih berada di dekapan lelaki arogan yang selalu menindasnya itu.


Gadis itu duduk menyender di kepala ranjang pasien, matanya menelisik mencari keberadaan kakaknya. Dan tak berselang lama, pintu ruangan terbuka sosok lelaki tinggi menyembul masuk dengan membawa beberapa makanan pesanan adiknya.


“Kak, dapat semuanya?“ tanya Violet yang sebelumnya memesan berbagai jenis makanan.

__ADS_1


Vector memberikan beberapa paperbag pada Violet dengan wajah masam karena butuh perjuangan mendapatkan semua makanan tersebut.


“Ck, aku sampai berkelahi dengan nenek-nenek karena berebut pai apel yang tersisa 1 di toko kue langgananmu!“ decak Vector mengingat kejadian di toko kue sebelumnya.


Violet hanya terkekeh sambil menyuapkan pai apel itu ke mulutnya. “Hm, rasanya tuh enak banget sampai mau meninggal!“


Suapan demi suapan sampai Violet mengingat orangtuanya dan bertanya pada kakaknya.


“Apa mommy dan daddy tahu aku dirawat?“ tanya Violet, penuh harap.


“Vio, kau sangat tahu peringai orangtua kita!“ sahut Vector mendengus kasar.


“Ya, aku merasa mereka bukan orangtuaku!“ ucap Violet dengan kekecewaan luar biasa.


Vector tidak mau menjawab lagi, dia duduk di sofa ruangan itu dengan mata terus memperhatikan Violet sambil memikirkan rencana agar keadaan berbalik menguntungkan dirinya.


“Kak, aku tahu semuanya masalahmu dengan Noah. Apa tidak sebaiknya kakak minta maaf padanya?“ ucap Violet, tiba-tiba.


“Kau pikir semua akan selesai dengan minta maaf?“ sahut Vector dengan kilatan kebencian.


Violet mendengus beberapa kali, ternyata antara Noah dan Vector tidak ada yang mau mengalah. Gadis itu ingin mengakhiri perselisihan antara keduanya tapi bingung bagaimana caranya.


“Vio, apa rencanamu selanjutnya?“ tanya Vector mengalihkan pembicaraan.

__ADS_1


“Um, aku belum tahu!“ jawab Violet yang tidak ingin kembali ke dunia modeling setelah tahu ada lelaki seperti Jonas yang begitu terobsesi padanya bahkan lelaki itu sampai berfantasi dengan dirinya.


“Apa kau ingin tinggal di pedesaan?“ tawar Vector yang akan menyembunyikan keberadaan Violet karena sekarang adiknya itu aset penting.


__ADS_2