Mendadak Gangster

Mendadak Gangster
Benang Kusut


__ADS_3

Wilson mendengar suara ledakan yang membuatnya terbangun dari tidurnya, Yara yang ada dipelukan suaminya juga ikut terkejut dan terbangun.


“Ada apa, Will?“ tanya Yara khawatir.


“Ayo kita periksa!“ ucap Wilson segera memakai bajunya dan menemui anak buahnya yang berada di luar.


Salah satu anak buah Wilson mengamati ledakan yang terjadi memakai teropong. Matanya membulat saat melihat ada helicopter yang tak jauh dari helicopter yang meledak. Sebuah lambang cincin emas tersemat di helicopter itu.


“Ada apa?“


Tiba-tiba terdengar suara Wilson membuatnya langsung melapor pada bosnya.


“Ada kelompok The Golden Circle, Bos!“ lapornya.


Mendengar nama kelompok itu, Wilson mengepalkan kedua tangannya.


“Raul!“ geramnya memanggil ketua kelompok yang menjadi musuh bebuyutannya selama ini. Belum cukup ternyata lelaki itu mengambil putri kecilnya.


Yara juga tak kalah terkejut mendengar itu, dia mendekati Wilson dengan wajah yang memucat.


“Will, dia tahu pulau ini!“ ucap Yara dengan gemetar mengingat kejadian masa lalu.

__ADS_1


“Tenang sayang, kita aman. Kembalilah ke kamar, aku yang akan mengurus semuanya!“ sahut Wilson berusaha menenangkan istrinya. Lalu Wilson kembali pada anak buahnya. “Apa ada tanda-tanda dia akan kemari?“


“Tidak ada, Bos! Setelah terjadi ledakan sebelumnya, helicopter itu menjauh dari pulau!“


Sangat aneh, apa yang sebenarnya terjadi? Raul tahu mengenai pulaunya tapi tidak menyerangnya?


“Selidiki semuanya! Laporkan pada Noah!“ perintah Wilson kemudian.



Noah yang mengalami insomnia mendapat laporan dari Pulau Biru tentang peristiwa ledakan helicopter dan kelompok The Golden Circle yang diduga pelaku dibalik ledakan itu.


“Bukankah The Golden Circle tidak pernah ada kabar selama puluhan tahun? Kenapa tiba-tiba muncul?“ tanya Noah gusar, sebagai ketua kelompok dia harus bisa melindungi semua anggota kelompoknya. “Di mana Jack? kenapa bedebah itu tidak ada kabar?“


BRAK!


Sementara Ruzel yang setia ada di samping Noah berusaha melacak keberadaan Jack tapi Jack seperti di telan bumi.


Keesokan harinya, Noah dan Ruzel memutuskan untuk pergi ke markas The Hunter mencari Jack yang tidak ada kabar sama sekali. Tapi saat sampai di sana keadaan markas Jack tampak terbengkalai.


“Sepertinya Jack telah diserang!“ ucap Ruzel menarik kesimpulan.

__ADS_1


Noah menelisik ke segala penjuru berharap akan menemukan anak buah Jack yang tersisa tapi justru beberapa mayat tergeletak yang dia dapatkan.


“Jack mempunyai keamanan yang ketat, mustahil dia bisa diserang dengan mudah!“ ucap Noah kemudian.


“Ya, kecuali Jack tidak ada di tempat!“ sahut Ruzel.


“Di mana dia?“ gumam Noah yang semakin penasaran dengan keadaan.


Sampai matanya melihat anak buah Jack yang tergeletak menggerakkan tangannya, ternyata ada yang belum mati.


Noah segera mendekati dan membalik badannya karena posisi sebelumnya yang tengkurap.


“The... Gol... den Circle.“ sebelum menutup matanya dia sempat mengucapkan nama kelompok itu dengan suara terputus-putus.


“Ternyata ulah The Golden Circle!“ geram Noah yang merasa ini bukan suatu kebetulan, kelompok itu muncul menyerang markas Jack dan mereka juga tahu mengenai Pulau Biru.


Apa ini ada sangkut pautnya dengan keluarga Bill? Apa helicopter yang meledak itu ada Jack di dalamnya?


Pertanyaan demi pertanyaan bersarang di kepala Noah saat ini. Kalau memang Jack yang berada di helicopter yang meledak, berarti dia ingin pergi ke Pulau Biru bukan?


Kenapa harus ke sana, bukannya menemui dirinya?

__ADS_1


“Argh!“ Noah berteriak karena merasa keadaan seperti benang kusut.


__ADS_2