Mendadak Gangster

Mendadak Gangster
Aku Suka, Aku Suka


__ADS_3

Sebelumnya, Noah harus kembali ke markas karena ingin menertibkan para bawahannya. Noah meminta mereka semua dalam waktu dekat ini tidak melakukan transaksi atau misi apapun, karena kelompok mereka sudah merusak fasilitas umum pasti polisi sedang mencari pelakunya.


"Apa ini semacam liburan, Bos?" tanya mereka.


Noah mengangguk. "Anggap saja begitu, bagi jadwal jaga markas dan kalian harus menjadi orang biasa sementara waktu!"


Setelah itu, Noah beristirahat sejenak sambil membersihkan dirinya. Tapi dia begitu gelisah karena memikirkan keadaan Violet, akhirnya dia memutuskan untuk pergi ke Pulau Biru.


Saat sampai di Pulau Biru, Noah menemui Wilson dan Yara terlebih dahulu untuk menanyakan keadaan Violet.


"Vio sudah sadar, 'kan?" tanyanya.


"Menurutmu?" sahut Wilson sinis. Dia masih kesal dengan apa yang Noah perbuat pada putrinya.


"Aku tidak pernah mengasarinya hanya kasar di atas ranjang saja!" ucap Noah membela diri.


Yara segera memukul dada Noah, bagaimana lelaki itu dengan gampangnya bicara seperti itu. "Jaga bicaramu!"


Noah tergelak kecil sampai dia teringat pada Jonas, sepertinya urusannya belum selesai dengan pria itu. "Aku akan membunuh bedebah gila itu!" ucapnya meminta izin pada Yara dan Wilson.

__ADS_1


"Itu akan menjadi urusanku!" sahut Wilson dengan seringai menakutkan di wajahnya.


*****


Setelah cukup berbincang dengan kedua orang tua angkatnya yang juga akan menjadi calon mertuanya, Noah bergegas ke kamar Violet untuk melihat keadaan wanita bajanya.


Saat Noah membuka pintu, Violet yang pura-pura tidur meremas seprai karena degupan jantungnya yang semakin kencang. Apalagi saat dia merasakan jika Noah naik ke atas ranjang.


Violet berjingkat karena bajunya dinaikkan oleh Noah dan tangan kekar itu mengusap luka di punggungnya.


"Ternyata kau bangun, Baby!" ucap Noah dengan tersenyum smirk. Dia tahu jika Violet sangat sensitif dibagian itu.


Tapi Violet bergeming, dia justru semakin kuat memejamkan matanya. Dan hal itu membuat Noah menjadi gemas. Dengan nakal tangan Noah menyusup ke dalam baju Violet dan mencari dua bongkahan favoritnya.


Noah tergelak kecil akhirnya usahanya berhasil juga, dia membalik tubuh Violet supaya telentang lalu tanpa permisi Noah menyambar bibir merah muda itu.


"Hmmp!" jerit Violet dalam ciuman, dia tidak siap mendapat serangan mendadak begitu. Tangannya berusaha mendorong dada Noah supaya menjauh karena dia sudah kesulitan bernafas.


"Kau gila ya?!" teriak Violet saat Noah melepas ciuman mereka.

__ADS_1


Bukannya merasa bersalah, Noah malah terkekeh sambil mengusap bibir Violet dengan ibu jarinya. Bibir yang basah karena ciuman brutalnya barusan.


"Tapi kau suka, 'kan?" tanya Noah percaya diri.


Violet memalingkan wajahnya karena malu. "Aku tidak suka!" dustanya.


"Oh iya? Kalau begitu aku akan pergi!" goda Noah dengan menjauh dan turun dari atas ranjang.


Atensi Violet mengarah pada Noah yang turun dari ranjangnya, buru-buru dia mencegah. "Jangan pergi!"


"Katanya tidak suka jadi aku akan pergi! Aku bukan lelaki pemaksa seperti dulu!" ucap Noah sambil membalik badannya.


Saat Noah membalik badannya, dia mendengar Violet berkata lagi. "Aku suka!"


Noah menyeringai dan membalik badannya kembali, kali ini dia menyilangkan kedua tangannya di dada. "Apa tadi? Kurang jelas!"


"Aku suka, aku suka, aku suka! Apa kau puas?!" teriak Violet yang merasa Noah mempermainkannya.


Noah diam tapi tangannya sibuk membuka bajunya yang otomatis badan atletis itu terlihat jelas oleh Violet. Gadis itu menelan ludahnya beberapa kali, apalagi saat Noah menanggalkan semua bajunya sampai lelaki itu dalam keadaan polos dan si banana terpampang nyata di hadapannya.

__ADS_1


"Apa yang kau lakukan?" tanya Violet terbata, dia sangat gugup saat Noah merangkak naik ke atas ranjang lagi.


"Bukankah kau suka, Baby?" tanya Noah balik, lelaki itu mengangkat tubuh Violet supaya duduk di atas perutnya. "Aku tahu kau sangat menyukaiku sampai dalam keadaan sakit pun, kau menginginkan ku! Sekarang nikmatilah tubuhku sesuka hatimu!"


__ADS_2