Mengejar Cinta Om - Om Galak

Mengejar Cinta Om - Om Galak
Bab 11


__ADS_3

Malam hari di tengah rintik hujan, terlihat kenzoe yang tengah duduk melamun di ruang tamu apartemennya. Ia yang tengah menyesap sebatang rokok di bibirnya nampak tengah memikirkan sesuatu. Ya kenzoe saat ini tengah memikirkan Tania yang semakin hari semakin jauh darinya.


Semenjak karirnya melejit, Tania semakin sibuk dengan dunianya sendiri. Bahkan untuk sekedar menelepon saja ia tidak ada waktu. Apakah dirinya ini masih di anggap kekasih ?


Di tengah kegalauan dan kesepian yang tengah menyelimuti, tiba-tiba bayangan Nayla si bocah ingusan itu melintas di pikirannya. Bayangan wajah cantik dan senyum yang menggemaskan mampu menerbitkan senyum di bibir kenzoe. Apalagi jika teringat gombalan gadis itu membuat hati kenzoe begitu bahagia.


Selama ini memang banyak perempuan yang mencoba mendekatinya. Mereka akan berusaha menggoda kenzoe dengan berbagai cara. Bahkan tidak sungkan-sungkan menyerahkan tubuh mereka secara suka rela.


Tapi Nayla adalah gadis yang berbeda. Ia menunjukkan rasa kekagumannya dengan cara yang unik. Itulah yang membuat kenzoe mulai bisa menerima kehadiran Nayla.


" Astaga apa yang aku pikirkan ", batin Kenzoe merutuki dirinya yang memikirkan perempuan lain.


" Sadar kenzoe kau sudah memiliki kekasih bernama Tania ", gumam Kenzoe mengingatkan dirinya sendiri.


🌸🌸🌸🌸🌸


Seperti biasa setiap pagi ketika pekerjaan Nayla telah selesai semua, maka ia akan segera naik ke lantai atas. Saat Nayla hendak naik lif khusus karyawan, tiba-tiba seseorang tengah berdiri di sampingnya. Sontak Nayla menoleh ke samping untuk mengetahui siapa gerangan yang berdiri di sampingnya.


" Om ", sapa Nayla dengan mata berbinar. Ternyata orang itu adalah om galaknya.


" Ingin ke lantai atas ? ", tanya Kenzoe datar.


" Iya om ",


" Ikut denganku ", kata kenzoe yang terdengar seperti perintah.


Nayla pun segera menganggukkan kepalanya. Saat keduanya masuk ke lift yang sama, nampak Romi yang sedang berlari ke arah mereka. Namun sayang sudah terlambat karena pintu lift itu sudah tertutup rapat.


" Bos tunggu ",


" Ah sial jadi ketinggalan kan. Gara-gara bos sih pakai acara suruh ambil jam tangannya yang ketinggalan ", gerutu Romi kesal.


*****


Di dalam lift nampak dua anak manusia yang beda usia itu diam tak bersuara. Kenzoe sibuk dengan pikirannya sendiri, sedang Nayla sibuk memandangi om galaknya.


Saat manik mata Nayla yang tengah curi-curi pandang ke arah Kenzoe, tiba-tiba sorot matanya jadi berbinar saat mendapati dasi pemberiannya tengah bertengger di leher om galaknya.


Hatinya begitu bahagia seperti ada ribuan bunga-bunga yang mekar bersamaan di dalam hatinya. Kenzoe yang merasa di amati oleh bawahannya itu segera menoleh ke arah Nayla.


" Ada apa ? tanya Kenzoe heran.


" Dasi om miring. Boleh nay benerin ? tanya Nayla menatap kenzoe dengan sorot mata bulatnya yang penuh harap. Kenzoe yang selalu lemah ketika menatap mata bulat Nayla segera memalingkan wajahnya.

__ADS_1


" Terserah ", jawab kenzoe pada akhirnya.


Tangan Nayla segera meraih dasi itu sambil berjinjit. Maklum tinggi badan keduanya memang sangat kontras. Di tariknya dasi itu kemudian di geser ke kiri dan ke kanan. Kenzoe yang tadinya membuang muka, mencoba memberanikan diri menatap gadis di depannya.


Cantik satu kata itulah yang muncul di otaknya. Kenzoe yang terpesona tanpa sadar tangannya terulur merapikan poni Nayla yang sedikit berantakan. Sontak perlakuan kenzoe membuat Nayla menatapnya tidak percaya.


Manik mata keduanya kini saling bertemu dan terkunci sesaat. Pandangan mata Kenzoe kini beralih pada bibir merah ranum gadis di depannya. Aliran darahnya tiba-tiba berdesir hebat. Tangan kenzoe kini beralih mengelus pipi chubby Nayla. Nayla yang di perlakukan seperti itu sampai menahan napas dengan jantung berdebar kencang.


Ting


Suara lift terbuka seketika menghancurkan momen mendebarkan itu. Kenzoe yang tersadar buru-buru menarik tangannya. Sedangkan Nayla dengan jurus langkah seribu segera keluar dari lift tersebut karena saking gugupnya.


Di dalam pantry Nayla masih saja sibuk menetralkan detak jantungnya. Ia masih tidak percaya dengan apa yang barusan terjadi.


" Ini tadi beneran kan ? gue gak sedang mimpi kan ? Om galak megangin pipi gue dengan lembut " gumam Nayla sambil meraba pipinya sendiri.


" Heh bocah tengil, sinting loe ya senyum-senyum sendiri ", bentak Agnes yang tiba-tiba datang.


Nayla yang melihat Agnes berdiri di ambang pintu, membuat senyum merekahnya langsung musnah.


" Kamu nanyaaak ? ", kata Nayla segera berbalik badan memunggungi Agnes yang tengah menatapnya kesal.


Cepat-cepat Nayla menyeduh kopi itu dan bergegas membawanya ke ruangan Kenzoe. Berada satu ruangan dengan agnes si nenek lampir itu membuat Nayla sulit mengontrol emosinya.


🌸🌸🌸🌸🌸


" Ya ampun loe kenapa sih Tut butut, kenapa pakai rusak segala ", keluh Nayla yang bingung mesti bagaimana.


Pada akhirnya Nayla memutuskan untuk menitipkan motornya itu di perusahaan saja. Tidak lupa ia memberitahukan pada security yang tengah berjaga.


Nayla berjalan keluar gerbang perusahaan dengan langkah gontai. Ia memutuskan akan naik angkutan umum saja. Untungnya tidak jauh dari perusahaanya itu ada halte. Akhirnya Nayla menunggu angkutan umum di sana.


Di saat hatinya tengah merasa resah dan gelisah karena sedari tadi tidak ada angkutan yang lewat, di tambah awan hitam yang tidak sabaran sudah menurunkan rintik hujannya, berhentilah sebuah mobil mewah tepat di depannya. Pelan tapi pasti kaca mobil bagian belakang itu mulai di turunkan.


Betapa terkejutnya Nayla ketika manik matanya melihat siapa yang berada di dalam sana.


" Om galak ", gumam Nayla senang.


Ia segera menghampiri mobil mewah tersebut sambil menutupi kepalanya dengan tas selempangnya guna menghalau rintik hujan.


" Om eh pak kenzoe, nay boleh numpang mobil bapak gak ? Nay udah nunggu angkutan dari tadi tapi tidak ada yang lewat ", Keluh Nayla dengan mimic wajah di buat memelas.


Kenzoe yang melihat tingkah bocah ingusan itu sampai menghela nafas. Biasanya kalau di sinetron jika ada mobil mewah berhenti di depan seorang gadis, maka si pemilik mobil lah yang akan menawari gadis itu tumpangan.

__ADS_1


Namun kenapa ini malah kebalikannya. justru gadis ingusan itu yang malah menghampirinya dan meminta tumpangan.


Padahal Kenzoe tadi hanya reflek menyuruh Romi berhenti karena melihat Nayla berdiri sendirian di halte yang sepi. Tidak ada maksud sama sekali untuk menawari gadis itu tumpangan.


" Ada banyak taksi yang lewat ", kata kenzoe datar.


" Sayang uangnya om, kan naik taksi mahal. Boleh ya om Nayla numpang mobil om. Nay takut sendirian di sini, please boleh ya ? " kata Nayla sambil mengedip-ngedipkan mata bulatnya.


" Sial ", umpat kenzoe dalam hati. Kalau sudah begini ia tidak bisa menolak lagi. Sungguh kenzoe di buat heran, ada apa dengannya ? Setiap kali menatap mata bulat Nayla membuatnya tidak berdaya.


Dengan gerakan sedikit kasar ia membuka pintu mobilnya. Kenzoe menggeser duduknya sejauh mungkin hingga mentok di samping pintu satunya.


Nayla yang sudah masuk ke dalam mobil segera menutup pintu itu kembali. Ia menoleh ke arah kenzoe dan melemparkan senyum mautnya.


" Makasih ya om. Om tambah ganteng deh kalau baik kayak gini", puji Nayla yang membuat kenzoe melengos seketika.


Sedang Romi yang sedari tadi diam di kursi kemudi kini terlihat tengah menahan tawanya.


" Om kok duduknya jauh banget sih ? tanya Nayla yang di abaikan oleh om galaknya.


Nayla yang tidak di tanggapi mencoba menggeser tubuhnya agar lebih dekat dengan Kenzoe. Namun saat ia yang baru akan bergerak langsung mendapat ancaman dari bosnya itu.


" Jangan dekat-dekat, atau saya turunkan kamu di sini ",


Nayla yang mendengar ancaman Kenzie tidak jadi menggeser duduknya.


" Iya deh sekarang Nayla gak bakalan duduk deket-deket sama om. Biarlah nanti saja saat di pelaminan kita duduknya berdekat-dekatan ", kata Nayla yang sontak membuat romi tidak dapat menahan tawanya.


" Huahahahaha ", tawa Romi pecah seketika.


Kenzoe yang mendengar suara tawa sang asisten menjadi sangat kesal.


PLETAK


" Aduh ", pekik Romi yang kepala nya di getok dengan botol air mineral.


" Tertawa sekali lagi, ku potong habis bonusmu bulan ini ", ancam Kenzoe.


" Yaelah bos kejam amat sih ",


Kenzoe tidak menggubris omongan Romi. Ia kembali membuang muka keluar jendela. Tanpa Nayla dan Romi ketahui, bosnya itu diam-diam tengah tersenyum bahagia mendengar gombalan Nayla barusan.


***********

__ADS_1


Dukung author dengan cara pencet like, komen dan subscribe. Kasih hadiah juga boleh 😁.


Terima kasih.


__ADS_2